Tuesday 5 February 2013

ASMA SONGAI RAJEH MADURA-SUMENEP

S-SAWUNGGALING
singarajeh_madura@yahoo.com
ASSALAMUALAIKUM
Salam hormat,ta’dzim untuk semua para sesepuh Padepokan Maya KWA, ijinkan saya untuk berbagi dengan satejeh taretan anggota KWA tentang amalan Asma Songai Rajeh madura utara dari sumenep. amalan ini konon saya dapatkan secara tidak sengaja yang saat itu saya menjadi pemantau pemilu di daerah kepulauan di sumenep Madura pada tahun 2004 dari seorang “tokoh” masyarakat, beliau tidak dipandang sebagai kyai/ustadz dilingkungannya,karena beliau memang bukan kyai dan bukan nasab kyai, penampilannya yang biasa dan sederhana seperti masyarakat lainnya yang kadang memakai celana pendek. dan saya memanggil beliau “Ki Atun” termasuk masyarakat disitu,dan kata masyarakat disitu,beliau juga tukang Nembang Macapat, sebutan “Ki” dikalangan masyarakat Madura khususnya di sumenep adalah sebutan untuk seseorang yang sudah sangat sepuh, karenanya sama dengan sebutan “kakek” .
Dari pertemuan singkat itu dengan beliau yang hanya 2 hari (termasuk dengan kerja pemantauan saya) sayapun juga di ijazah “Nakaban”,begitulah beliau menyebutnya…dan setelah saya kenal dengan beberapa sesepuh termasuk di KWA, baru saya tau bahwa itulah Asma Nakaban yang sama dengan beberapa sesepuh warisi.
(………) Setelah agak lama saya tidak bersua dengan beliau dikarenakan jarak yang harus melewati laut,saya berkeinginan untuk menemui beliau lagi, hasrat itu ada pada tahun akhir 2006 saat saya bekerja di PT Lapindo Brantas.Inc dan PT Minarak Lapindo Jaya sebagai tim sosial dan tim verifikasi korban luapan lumpur Sidoarjo sampai awal tahun 2009, selain rasa kangen pada beliau,ada sesuatu yang ingin saya “minta” bukan untuk apa waktu itu saya ingin “meminta“ sesuatu pada beliau…. saya waktu itu sadar yang saya hadapi tiap hari ditempat kerja adalah warga yang panik yang secara psikologis mereka lebih tempremental,emosional saya mafhum karena mereka korban.dengan kesadaran itu saya berharap bagaimana mereka bisa “kasihan” pada saya..minimal tidak berbuat sesuatu yang “salah” pada saya.
Singkat cerita…setelah saya sampai dikediaman beliau saya dikasih tau oleh keluarga beliau, ternyata beliau sudah meninggal beberapa tahun yang lalu…Inna lillah…Allahummaghfirlahu…
Untuk mengabadikan amal baik beliau saya ijazahkan Asma ini buat sedulur Anggota KWA yang telah terdaftar,Semoga bermanfaat dan barokah.Amin.
BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM
Cara Mengamalkan
Tawassul:
Nabi Muhammad SAW
Sayyidina Malaikat Jibril,Mikail,Isrofi dan “izroil
Nabiyullah Khidir A.S
Kholafaur Rosyidin Sayyidina Abu Bakar,Umar,Usma dan Ali
Sulthanul Auliya Syeh Abdul Qadir al Jailani
Syeh Basaniyah Bujuk Tompeng Pamekasan Madura
Syekh Abu Syamsudin
Syeh Habib Muhammad Alwiy Bawean Sumenep Madura
Syeh Moh. Kholil Bangkalan Madura
Ayah dan Ibu kita
Shohibul Ijazah dan semua guru Asma Sungai Rajeh
Ilaa Ruhi wa jasadi…………….wa ala niyati wal hajat……………..
BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM
INNA QUWWATI ASMA’AN KAFANZA IHYA FATAROH. 1000x (3-7 malam)
INNA QUWWATI AHIYAN SYAROOHIYAN ASMA’AN KAFANZA IHYA FATAROH.1000x (3-7 malam)
Cara mengamalkan:
Di amalkan seperti ASR Madura Utara selama 3-7 malam
Cara penyelarasannya sama dengan Asma Kajuh/Kayu Rajeh
Untuk Asma yang no-2 (bukan tingkatan) insyaallah selain untuk pengobatan,kesurupan, juga bisa digunakan oleh pengijazah ASR dan semua variannya untuk mencabut ASR yang pernah di ijazahkan pada seseorang yang dianggap melanggar pantangan/sombong,takabbur,atau alasan lain.
Cara mencabut/mengembalikan:
Baca ASR yang no-2 sebanyak 7x tahan nafas lalu lepas pelan-pelan, lalu baca niatnya;ya allah semua ilmu dari engkau dan akan kembali juga pada engkau ya allah,kembalikan ASR yang pernah saya ijazahkan pada……(sebut nama).lalu baca ASR yang mau di cabut 3x tahan nafas (ASR,AKR,ALR dll) lalu lepas nafas pelan-pelan.
Kemudian baca “INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI ROOJI_’UUN.3X sambil menarik nafas dan menvisualisasikan menarik sesuatu dari seseorang sembari menyilangkan tangannya di dada.(tangan kakan di dada kiri,tangan kiri di dada kanan.) nafas taruh di bawah di pusar. dan lepas lagi pelan-pelan sambil membaca Hauqolah 7x sembari jempol tangan kanan menekan pusar dan memvisualisasikan mengunci.
Keterangan:
Yang bisa mencabutnya hanya pengijazahnya. misal saya mengijazahkan ASR kepada si A. dan si B mengijazahkan pada si C. jadi saya hanya bisa mencabut ASR si A tidak bisa untuk si C.
tapi perlu di fahami bahwa ASR itu warisan waliyullah, tidak sembarangan bisa di cabut/dikembalikan.namun jika sipewaris/pengamal lebih istiqomah dan suci hatinya dari pada si mujiz/pengijazah, insyaallah tidak bisa di cabut lagi. apalagi ijazah yang melalui “jual beli” dengan harga yang di patok jutaan….hehehe gak tau deh ane kalo getooo.
Demikian dari saya…BERKAT DI GURU MAKBUL DI AKU..BERKAT KUASA ALLAH, BERKAT SYAFAAT ROSULALLAH BERKAT KAROMAH WALIYULLAH.amein!
WASSALAM…!
MATOR SAKALONGKONG
@@@

2 comments:

  1. assalamualaikum ki saya hanya ingin konsultasi,saya dengar asmak nakaban tidak boleh di amalkan di dalam rumah.
    pertanyaan saya jika saya pada saat riyadloh apakah mewiridkanya harus di luar rumah....?
    dan apa bahanya jika di baca di dalam rumah.....?
    mohon penjelasanya,terima kasih.wassalam

    ReplyDelete
  2. M.afndi...menurut saya semuanya kembali kpd niat kita semula...keyakinan yg membuat energi/tuah suatu amalan berfungsi. Jika niat anda hanya mencari kesaktian mungkin akan berhawa panas karena anda yakin riyadoh yg anda lakukan akan membuat anda sakti.
    Jika niat anda lurus dalam arti hanya merasakan saja reaksi yg terjadi atau membiarkan mengalir saja. Rasakan jika ada reaksi namun jangan mencoba merasakan suatu reaksi yg anda pikirkan.
    Intinya jika anda was was riyadoh di rumah baiknya lakukan di tempat terbuka atau mushola/masjid yang mampu meredam energi panas

    ReplyDelete

silahkan komen,share ilmu dan pengalaman nya di sini