Bagi yang ingin mengamalkan silakan izin kepada admin melalui kolom komentar sebagai sambung sanad yang sangat penting dalam pengamalan sebuah ilmu/amalan.
WARGA SAMUDERA DOA

Friday, 18 July 2014

MUSTIKA DAN TUAH KEGAIBAN NYA


Mustika adalah benda-benda yang sarat dengan muatan gaib, karena itu secara alami benda-benda mustika lebih banyak berada di alam gaib daripada di alam nyata manusia. Umumnya energi gaib dari khodam di dalam sebuah mustika mengisi dan menyatu dengan bendanya, sehingga sebuah batu mustika akan terasa sekali setrumannya di tangan jika sengaja dirasakan. Khodamnya menyatu dengan mustikanya, sehingga tuah dari sebuah mustika lebih terasa daripada tuah benda-benda alami lain. Itu berbeda dengan jenis batu akik yang walaupun batunya juga berkhodam, biasanya setruman energinya tidak begitu terasa dan tuahnya tidak lebih baik daripada sebuah mustika.

Kegaiban mustika itulah yang menyebabkannya banyak diinginkan orang. Sebuah mustika yang kegaibannya sempurna, kegaibannya itu akan bisa dirasakan langsung oleh pemiliknya. Misalnya yang kegunaannya untuk kekuatan, keselamatan dan kekebalan, maka kegaibannya itu bisa ditunjukkannya dengan menjadikan manusia pembawanya tahan menerima pukulan, menjadi kebal tidak mempan dibacok, kebal terhadap tusukan senjata tajam, rambutnya tidak dapat dicukur, tahan panasnya api dan tidak akan terbakar. Kekuatan kegaiban itulah yang menjadikannya sebuah mustika yang berbeda dengan benda-benda serupa di dunia manusia. Walaupun ada benda-benda mustika ini yang ditemukan di alam nyata manusia, tetapi lebih banyak lagi yang berada di alam gaib.

Khodam dari sebuah mustika (yang asli alam), umumnya bukan bangsa jin. Khodamnya adalah jenis tersendiri. 
Tapi ada juga mustika yang khodamnya adalah bangsa jin.
Mustika yang sejenis biasanya khodamnya juga dari jenis yang sama (wujud sosoknya saja yang berbeda-beda). Mustika yang berbeda, khodamnya juga dari jenis yang berbeda.Khodam dari berbagai mustika wesi kuning umumnya sejenis.Khodam dari banyak mustika merah delima umumnya juga sejenis. Tetapi khodam mustika wesi kuning berbeda jenis dengan khodam mustika merah delima.
Khodam mustika keong buntet, kul buntet dan batu puser bumi biasanya adalah bangsa jin dari golongan putih.

Selain yang diperoleh dari alam gaib, ada juga mustika yang diperoleh dari alam nyata (alam manusia), karena di alam manusia pun banyak benda-benda yang serupa dengan benda-benda mustika di alam gaib. Tetapi mustika dari alam manusia ini kualitas kegaibannya adalah kelas 2 dan seringkali kualitas kegaibannya tidak dapat ditunjukkan dengan nyata, seperti yang bisa ditunjukkan oleh mustika dari alam gaib. Karena itu, yang terbaik adalah mustika yang didapat dari alam gaib, yang hasil penarikannya sempurna.

Mustika dari alam gaib, yang didapat dari hasil penarikan gaib, akan benar menjadi sebuah mustika dengan syarat hasil penarikannya sempurna (kalau tidak sempurna maka kegaibannya sulit untuk dapat ditunjukkan). Biasanya proses penarikan dari alam gaib dilakukan dalam 2 tahapan. Tahap pertama adalah menarik / memindahkan benda gaibnya dari tempatnya semula ke tempat kita. Tahap ke 2 adalah proses menghadirkan / mewujudkan benda gaibnya ke alam nyata manusia dan menyempurnakan kegaiban benda gaib tersebut supaya 'mapan' di tempatnya dan berfungsi dengan semestinya.

Misalnya hasil penarikan batu mustika merah delima. Bila penarikannya sempurna, maka kegaibannya akan dapat ditunjukkan, seperti bila dicelupkan ke dalam air, maka airnya akan berubah warna menjadi merah, bila digenggam, maka orangnya akan kebal senjata tajam, tidak mempan dicukur, tahan panasnya api dan rambut pun tidak terbakar, dsb. Bila penarikannya tidak sempurna, maka batu itu tidak dapat digolongkan sebagai batu mustika, karena tidak dapat menunjukkan kegaibannya seperti tersebut di atas, dan batunya sendiri hanya akan mirip dengan batu merah siam biasa. Bila ini yang terjadi maka batu tersebut harus diproses lagi untuk disempurnakan kegaibannya.

Ketidak-sempurnaan mustika hasil penarikan gaib seringkali terjadi karena dalam proses penarikan itu digunakan jasa khodam gaib tertentu untuk menarik dan mewujudkan bendanya ke dunia manusia. Dengan cara ini biasanya akan terjadi "pemaksaan", yaitu dengan kekuatan gaibnya yang lebih besar khodam tersebut memaksa benda mustikanya untuk wujud di dunia manusia, sehingga menjadikan khodam mustikanya sakit hati, ngambek dan tidak mau menyatukan dirinya dengan si manusia dan tidak mau memberikan tuahnya / keistimewaannya.

Yang sering terjadi adalah, walaupun bendanya berhasil mewujud, tetapi tidak dengan kegaibannya, sehingga terpaksa harus disempurnakan lagi kegaibannya. Itu juga kalau si pelaku penarikan gaib bisa menyempurnakan kegaibannya.

Pada banyak kasus penarikan gaib, benda gaibnya malah kosong, khodamnya tidak ikut serta di dalam benda gaibnya, sehingga sosok halus yang kemudian datang dan masuk menghuni benda gaib tarikan itu bukan khodam aslinya. Bila itu terjadi, maka khodamnya harus dipanggil lagi untuk kembali tinggal di dalam bendanya. Tetapi walaupun kemudian khodamnya sudah kembali, biasanya kegaiban benda itu sulit sekali untuk disempurnakan.

Cara yang terbaik dalam melakukan penarikan gaib adalah dengan mengsugesti khodam benda gaibnya sendiri untuk mewujudkan bendanya (dengan amalan gaib) dan memenuhi sesajinya sesuai persyaratan khodam benda gaibnya. Jika ini dilakukan, biasanya benda gaibnya akan mewujud dengan kegaiban yang sempurna.

Masing-masing mustika, walaupun sejenis, belum tentu kualitas dan kekuatan kegaibannya sama, masing-masing ada kelasnya sendiri-sendiri, tergantung pada kekuatan gaib dan perwatakan masing-masing khodam gaib di dalamnya (bisa dicaritahu dengan cara seperti menayuh keris). Karena itu walaupun mustikanya sejenis, belum tentu kualitas dan kekuatan tuahnya sama, tergantung masing-masing sosok gaib di dalamnya.

Masing-masing benda gaib, baik mustika, batu akik ataupun pusaka dan benda-benda jimat isian, mempunyai karakteristik kegaiban sendiri-sendiri dan antar jenis yang berbeda satu dengan lainnya tidak dapat diperbandingkan karena karakteristik kegaibannya berbeda.

Ada benda-benda gaib yang kegaibannya murni bersifat gaib, yang tuahnya hanya bisa dirasakan pengaruhnya dengan rasa / batin, misalnya yang tuahnya untuk penjagaan gaib, kewibawaan, kerejekian, pengasihan, dsb. Ada benda-benda gaib yang kegaibannya bisa dirasakan secara fisik, yang tuahnya bukan hanya bisa dirasakan pengaruhnya dengan rasa / batin, tetapi juga terasa pengaruhnya secara fisik, misalnya yang tuahnya untuk kekuatan, kekebalan, pengobatan, dsb. Masing-masing sifat tuah di atas sesuai dengan karakter sosok khodamnya.

Benda-benda gaib yang tuahnya bisa dirasakan secara fisik biasanya adalah yang paling banyak diinginkan orang, karena secara umum orang lebih menginginkan sesuatu yang bisa langsung dirasakan pengaruhnya, bisa dibuktikan keampuhannya dan bisa dipertunjukkan, karena itu harganya biasanya mahal sekali.

Kegaiban sebuah mustika sebagai jimat keselamatan fisik hanya akan didapatkan jika benda tersebut dapat memberikan tuah kekebalan tubuh, yang bila bendanya digenggam atau dikantongi, maka orangnya akan kebal senjata tajam, tidak mempan dicukur, tahan panasnya api dan rambut pun tidak terbakar, selamat dalam kecelakaan, dsb. Kekuatan gaib sebuah mustika sampai bisa menjadikan seseorang kebal seperti itu adalah patokan standar nilai ukuran kualitas sebuah jimat keselamatan.

Tetapi kekuatan gaib khodam benda yang bisa untuk kekebalan belum tentu lebih tinggi dari kekuatan khodam benda lain yang tidak bisa untuk kekebalan. Begitu juga sebaliknya, sesosok khodam yang sakti benda gaibnya belum tentu bisa untuk kekebalan.
Selain ditentukan oleh sifat alami benda gaibnya dan kesempurnaan pemrosesan penarikan gaibnya, kemampuan gaib jimat kekebalan juga ditentukan oleh perwatakan sosok gaibnya yang berwatak keras dan menonjolkan kekuatan / kegagahan. Walaupun khodam gaibnya berkesaktian tinggi, tetapi jika sosok gaibnya tidak berwatak keras, tidak menonjolkan kekuatan dan kegagahan, benda tersebut seringkali tidak dapat menjadi jimat kekebalan, hanya akan berguna untuk menambah kekuatan tubuh / pukulan, menambah wibawa, dsb, atau untuk penjagaan gaib saja.

Walaupun ada banyak benda-benda gaib yang sering disebutkan bisa bertuah untuk kekebalan, tetapi benda-benda tersebut yang dimiliki oleh manusia kebanyakan tidak bisa untuk kekebalan, tidak bisa dibuktikan / dites keampuhannya sebagai jimat kekebalan. Penyebabnya sudah disebutkan di atas. Selain itu, kegaiban sebuah benda gaib juga tergantung pada kekuatan sugesti (keyakinan) si manusia pemakainya.

Khodam dari sebuah mustika biasanya tetap berdiam di dalam mustikanya, tidak menjadi khodam pendamping, sehingga untuk mendapatkan tuahnya bendanya harus selalu dipakai / dibawa. Jika ada sebuah mustika yang dikatakan bertuah penjagaan gaib, umumnya mustika itu tidak sungguh-sungguh bertuah penjagaan gaib, umumnya hanya memberikan tuah kekuatan badan dan ketahanan tubuh terhadap serangan gaib, khodamnya pasif, tidak aktif seperti benda-benda gaib yang khodamnya menjadi khodam pendamping.


Beberapa contoh jenis Mustika :

1. Mustika Merah Delima.

Batu Mustika Merah Delima memiliki banyak kegunaan dan keistimewaan yang menjadikannya mustika yang paling diinginkan orang dan harga maharnya mahal sekali (milyaran rupiah). Batu mustika ini berisi jenis gaib yang istimewa pula, yaitu sosok gaibnya berkarakter seperti seorang resi yang mandito, artinya sosok gaibnya berwatak baik, tidak meminta sesaji dan juga tidak mau diberi sesaji. Tetapi batu mustika ini juga mempunyai tuntutan, yaitu bersifat pemilih dalam memilih orang pemiliknya, tidak suka dites-tes dan tidak suka dipertontonkan atau dipamerkan keampuhannya kepada orang lain, dan batunya dapat pergi menghilang atau luntur kegaibannya bila pemiliknya atau ada perbuatan si pemilik yang ia tidak berkenan, sehingga si pemilik mustika harus berhati-hati jangan sampai melakukan perbuatan yang dapat menyebabkan mustikanya hilang atau menjadi tidak berfungsi dan jangan terlalu sering mengetes mustikanya seolah-olah tidak yakin dengan keampuhannya dan jangan mem-pamerkan atau mempertontonkan keampuhannya.

Keistimewaan yang bisa ditunjukkan mustika merah delima antara lain :
- Bila digenggam, maka orangnya akan kebal senjata tajam, tahan panasnya api dan rambutnya pun
tidak akan terbakar.
- Bila dicelupkan ke dalam air bening, maka airnya akan berubah warna menjadi merah (airnya berubah
warna menjadi merah, bukan batunya yang menyala di dalam air).
- Bila air rendamannya diminum akan menyebabkan orangnya menjadi kebal, tidak mempan dibacok,
rambutnya tidak mempan dicukur, tetapi biasanya keajaiban tersebut hanya berlaku sampai saat
orang tersebut buang air.
- Air rendamannya juga dapat diminum atau dibasuhkan untuk tujuan pengobatan.

Umumnya khodam dari banyak mustika merah delima adalah dari jenis yang sama, yaitu dari jenis khodam mustika merah delima (bukan bangsa jin), tetapi wujud sosoknya bisa bermacam-macam, tidak selalu sama. Ada yang seperti seorang ksatria muda laki-laki atau perempuan, ada yang seperti ibu-ibu, ada yang seperti kakek-kakek, ada juga yang seperti anak-anak. Walaupun sosoknya berbeda-beda, tetapi mereka dari jenis gaib yang sama. Selain itu ada juga sebutir batu mustika merah delima yang isi gaibnya sepasang (isi gaibnya ada 2, biasanya suami-istri).
Secara umum sebuah batu Mustika Merah Delima mempunyai kekuatan 9 kali lipat kekuatan gaib Mustika Wesi Kuning.

Kekuatan gaib Mustika Merah Delima terbagi dalam 3 kelas :
Kualitas kelas 1 (terbaik) adalah yang batunya berwarna merah (seperti merah fanta).
Kualitas kelas 2 adalah yang berwarna merah keunguan, kekuatan gaibnya 90% yang merah fanta.
Kualitas kelas 3 adalah yang berwarna merah jambu atau merah jambu keunguan, kekuatan gaibnya 75% yang merah fanta.

Bentuk batu mustika merah delima ada yang bulat, ada yang bulat lonjong, ada yang setengah bola seperti batu cincin (bagian bawahnya datar), ada juga yang seperti biji jeruk (ada bagian yang meruncing). Kebanyakan bentuknya kecil-kecil, paling besar sebesar biji jeruk atau biji kedelai. Tetapi ada juga, walaupun sedikit sekali jumlahnya, yang bentuknya sebesar kelereng dan sebesar bola pingpong.

Batu mustika merah delima yang dari pulau Jawa umumnya seperti batu merah siam, tidak ada ster-nya, tapi yang dari pulau Bali dan Nusa Tenggara kebanyakan batunya ada ster-nya (ada sinar garis putih bersilangan bila terkena cahaya seperti batu american star).

Umumnya batu mustika merah delima bentuk fisiknya keras menyerupai batu cincin pada umumnya. Namun ada juga, walaupun jumlahnya tidak banyak, yang bentuk fisiknya lembek seperti karet, tetapi bila dijatuhkan di atas kaca atau lantai akan berbunyi "tek" seperti batu keras. Kekuatan kegaibannya sedikit di bawah mustika merah delima yang bentuknya keras.

Dalam kondisi aslinya di alam gaib batu mustika merah delima ada yang hanya 1 (sendiri), ada yang sepasang. Bila aslinya sepasang, sebaiknya jangan dipisahkan, jangan dibagi menjadi 2.
Untuk jenis mustika merah delima yang sama, yang batunya sepasang kekuatannya bisa 110% - 125% dari kekuatan mustika merah delima yang sendiri, tetapi jika yang sepasang itu dipisah, maka masing-masing batunya kekuatannya hanya 75% dari mustika merah delima yang sendiri.

Ada juga yang kondisi aslinya memiliki cupu, rumahnya, berbentuk batu atau kepompong. Sebaiknya rumahnya juga jangan dipisahkan. Dalam kondisi aslinya, tidak semua mustika merah delima memiliki cupu. Sebagian besar tidak bercupu. Mustika merah delima yang sejenis, yang bercupu atau pun yang tidak bercupu, kekuatannya sama.

Untuk jenis mustika merah delima yang sama, yang bentuknya besar seperti kelereng atau bola pingpong kekuatan gaibnya bisa 1,5 - 2,5 kalinya yang bentuk fisiknya kecil-kecil.

Umumnya batu mustika merah delima akan memancarkan hawa dingin seperti uap es ketika digenggam, terutama saat pertamanya di dunia manusia (tetapi ada juga yang hawanya hangat). Hawa dingin batu itu ada yang bertahan dalam jangka panjang, ada juga yang kemudian memudar (tidak dingin lagi) karena penyesuaiannya dengan lingkungan.

Banyak orang mengukur kekuatan gaib mustika merah delima dari banyaknya jumlah gelas berisi air yang berubah warna menjadi merah ketika disusun sejajar segaris dengan gelas yang berisi batu mustika merah delima di dalamnya, ada yang memerahkan 7 gelas, ada yang 15 gelas, 20 gelas, dsb.

Menurut hemat Penulis pandangan di atas tidaklah tepat. Banyaknya jumlah air di gelas yang ikut berubah warna tidaklah menjadi ukuran kekuatan gaib dari mustika merah delima, karena itu hanyalah merupakan pancaran aura energi dari karakter khodam gaibnya yang berwatak keras ataukah berwatak halus (kalem).

Yang berwatak keras secara alami getaran / setrumannya akan lebih keras terasa dan pancaran energinya lebih luas dibandingkan yang berwatak halus (yang berwatak keras akan memerahkan gelas air lebih banyak daripada yang berwatak halus). Tetapi baik yang berwatak keras maupun yang berwatak halus secara rata-rata kekuatan gaibnya hampir sama. Pembedaan tingkatan / kualitas kekuatan gaibnya lebih banyak ditunjukkan dari warna batunya seperti yang sudah disebutkan di atas.

Untuk memperbandingkan batas kekuatan gaib masing-masing batu mustika merah delima, kita harus membuatnya "bekerja". Misalnya, bila setelah mengsejajarkan gelas-gelas berisi air, sebuah batu mustika merah delima hanya memerahkan 7 gelas, jika kemudian batu itu kita berikan sugesti / perintah : "merahkan semua air di gelas-gelas itu ! ", maka semua air di gelas-gelas itu akan menjadi merah semua, bisa 10, bisa 20, bisa 50 gelas, bisa juga 100 gelas.

Begitu juga bila batu merah delima itu kita celupkan ke dalam air danau, air danau yang berubah menjadi merah hanya dalam radius 5 - 15 meter. Tetapi bila kita berikan sugesti / perintah : "merahkan semua air di danau ini ! ", maka semua air di danau yang luas itu akan menjadi merah.

Jadi, untuk mengukur kekuatan gaib sebuah batu mustika merah delima haruslah dengan membuatnya "bekerja" seperti contoh di atas. Setelah "bekerja" seperti itu barulah kita tahu batas kemampuan gaib masing-masing batu merah delima untuk diperbandingkan.

Ada mustika lain yang kegaibannya mirip dengan batu mustika merah delima, yaitu yang sering disebut dengan Batu Rubah. Batu Rubah mempunyai kegaiban yang sama dengan mustika merah delima. Perbedaannya adalah bila dicelupkan ke dalam air bening, maka airnya akan berubah warna menjadi merah, dan airnya akan kembali menjadi bening lagi setelah batu itu dikeluarkan dari airnya. Jadi airnya akan berubah warna hanya ketika batu itu dicelupkan ke dalamnya. Sedangkan mustika merah delima, airnya akan tetap berwarna merah, walaupun batunya sudah dikeluarkan dari dalam airnya (atau airnya menjadi bening kembali, tetapi perlahan-lahan, tidak seketika). Fungsi Batu Rubah sama dengan mustika merah delima.

Ada juga mustika lain, yaitu batu mustika delima, yang didapatkan dari dalam buah delima. Fisiknya mengikuti bentuk dan warna biji buah delimanya (berwarna putih atau merah jambu). Bila dicelupkan ke dalam air, airnya juga akan berubah warna. Berguna untuk pengasihan dan rejeki / dagang.


2. Mustika Keong Buntet.

Bentuknya menyerupai fosil keong. Yang terbaik adalah yang batunya tua berwarna hitam gelap.
Mustika keong buntet yang berwarna hitam gelap banyak yang bisa untuk kekebalan tubuh dan banyak yang memiliki wibawa kegaiban tinggi menyerupai keris tindih.

Secara umum mustika keong buntet memiliki kekuatan gaib lebih tinggi daripada Mustika Merah Delima, bahkan bisa sampai puluhan kalinya, tergantung pada sosok gaib yang bersemayam di dalamnya, tetapi kekuatan tuahnya sebagai jimat, apakah sampai bisa digunakan untuk jimat kekebalan, tergantung pada kekerasan karakter sosok gaib di dalamnya dan kesempurnaan pemrosesan penarikan gaibnya.
Gaib di dalam mustika keong buntet bila sudah cocok dengan manusia pemiliknya atau pembawanya, akan menyelaraskan dirinya dan membantu setiap usaha / aktivitas yang dilakukan oleh orang pemiliknya. Apalagi bila orang tersebut dapat mengsugesti khodam gaibnya untuk membantunya.

Ada pembaca yang mengajukan pertanyaan :
Sebenarnya keong buntet yang asli itu bentuknya seperti apa ?
Rumah keong yang membatu ataukah batu yang menyerupai keong ?

Demikian penjelasannya :
Secara fisiknya, mustika keong buntet memang adalah sebuah batu yang bentuknya menyerupai keong. Tetapi kegaiban batu itulah yang menjadikannya sebuah mustika dan kegaiban itu pula yang membedakannya dengan batu fosil lainnya.
Menurut penelusuran Penulis, awal terbentuknya mustika keong buntet adalah karena adanya keong yang mati karena tertimbun longsoran tanah atau lumpur, atau kejadian lain yang mirip seperti itu. Cangkang keong itu membatasi tubuhnya yang mati, sehingga tidak seluruhnya langsung membusuk dan terurai menyatu dengan tanah. Cangkang keong itu juga membatasi aura energi bekas kehidupan di dalamnya, sehingga tidak cepat memudar.

Kemudian cangkang itu terisi oleh tanah, pasir, endapan lumpur, dsb, menggantikan tubuh keongnya yang sudah membusuk. Aura energi bekas kehidupan di dalamnya mengundang datangnya sesosok mahluk halus, biasanya bangsa jin, yang merasa cocok untuk tinggal di dalamnya. Kondisi membatunya keong terjadi melalui proses ratusan tahun. Keberadaan energi mahluk gaib di dalamnya ikut mempercepat proses penuaan batunya.

Seiring berjalannya waktu, cangkangnya menjadi semakin rapuh dan mungkin kemudian pecah tidak tampak lagi, sedangkan tanah / endapan di dalam cangkang itu mengeras dan membatu mengikuti bentuk cangkangnya. Jadi sebenarnya tidak tepat menyebut keong buntet adalah batu fosil, karena keong buntet itu adalah tanah yang membatu mengikuti bentuk cangkang keong, bukan fosil dari tubuh keong yang membatu. Tetapi istilah fosil itu cukup berguna untuk menjelaskan asal-usul keong buntet.

Kunci awal terjadinya keong buntet menjadi sebuah mustika adalah adanya aura energi bekas kehidupan di dalam cangkang keong yang mengundang kehadiran sesosok gaib untuk bersemayam di dalamnya. Dan itu tidak dapat terjadi pada keong yang mati dengan sendirinya di atas tanah dan membusuk, atau keong yang terkena lahar panas, sehingga dagingnya menjadi matang dan tidak ada aura kehidupannya lagi. Aura energi bekas kehidupan juga ada di pemakaman / kuburan manusia, sehingga mengundang gaib-gaib tertentu untuk tinggal di sekitarnya.

Setelah sempurna menjadi sebuah mustika, khodam gaibnya akan membawanya masuk ke alam gaib. Biasanya orang mendapatkan sebuah mustika keong buntet melalui proses penarikan gaib, tetapi ada juga orang yang tidak sengaja menemukannya di alam manusia.

Penulis pernah melihat beberapa macam bentuk dan warna fosil keong buntet. Ada yang bentuknya kecil, ada juga yang besar seperti keong mas sawah atau bekicot. Ada yang warnanya hitam, coklat, putih, ada juga yang kuning transparan tembus cahaya. Semua tergantung bentuk cangkang keongnya dan jenis tanah yang mengisi cangkang keong tersebut. Masing-masing sosok gaib di dalamnya mempunyai perwatakan yang sesuai dengan fisik batunya.

Kebanyakan khodam gaib dari mustika keong buntet adalah dari jenis bangsa jin golongan putih. Sesuai tingkat kualitasnya masing-masing, mustika keong buntet ada yang dapat untuk kekuatan tubuh dan pukulan, perisai gaib, kewibawaan, keselamatan dan kekebalan.

1. Keong buntet yang berwarna putih dan kuning, sosok gaibnya berwatak halus, memancarkan aura
pengasihan, kerejekian dan kesepuhan.
2. Yang berwarna coklat wataknya ada di tengah-tengah antara yang putih dan yang hitam.
3. Keong buntet yang batunya tua berwarna hitam legam, keras dan padat, adalah yang terbaik,
biasanya sosok khodamnya berwatak keras. Cocok untuk jimat kesaktian, kekebalan dan wibawa.
Biasanya sosok khodamnya seperti manusia laki-laki kekar bertelanjang dada dan berkepala botak,
berwatak keras menonjolkan kekuatan dan kegagahan dan lebih berpotensi untuk menjadi jimat
kebal. Keong buntet jenis ini kebanyakan khodamnya berwatak keras dan berwibawa, sehingga sifat
wataknya serupa dengan sifat watak keris tindih, mampu meredam gangguan gaib dari jimat, pusaka
atau dari mahluk-mahluk gaib di sekitarnya.

Secara umum mustika keong buntet khodamnya adalah dari jenis khodam mustika atau jenis bangsa jin. Yang khodamnya dari jenis khodam mustika biasanya tuahnya lebih baik, lebih terasa ampuhnya, dibandingkan yang khodamnya jenis bangsa jin.
Keong buntet memiliki banyak tuah dan dapat dimanfaatkan untuk kerejekian, penglaris dagangan, pengasihan, pengobatan gaib dan banyak macam kegaiban lain sesuai yang diinginkan oleh pemiliknya (banyak fungsinya tergantung kemampuan sugesti pemakainya), tetapi yang sudah ampuh untuk kekebalan sebaiknya jangan diperintahkan untuk memberikan tuah lain supaya tuah kekebalannya itu tidak luntur.

Ada jenis mustika lain yang penamaannya mirip dengan keong buntet, yaitu yang disebut Kul Buntet. Penamaan Kul Buntet ditujukan untuk fosil kerang laut. Fisiknya menyerupai kulit kerang dengan bentuk setengah bola (bagian bawahnya datar) berwarna putih halus mengkilap, kebanyakan di bagian kulit atasnya ada garis / corak melingkar ke dalam dengan warna lain. Di bagian bawahnya juga ada garis atau lekukan berbentuk melingkar ke dalam. Bagian dalam fosil ini padat berisi endapan sejenis batu kapur atau batu karang. Kebanyakan isi gaibnya adalah dari jenis khodam mustika, jenis tersendiri, bukan bangsa jin.
Secara fisiknya, kualitas kul buntet yang paling baik adalah yang fisiknya dominan berwarna putih mengkilap. Biasanya sosok gaibnya seperti manusia laki-laki bertelanjang dada dan berkepala botak, berwatak keras dan lebih berpotensi untuk menjadi jimat kekebalan.
Ada lagi yang disebut Batu Kijing, bentuknya seperti fosil kerang air tawar.

Ada juga mustika lain yang disebut Batu Puser Bumi. Fisiknya seperti batu kali berwarna coklat gelap kehitaman, berbentuk bulat agak gepeng. Biasanya ukurannya sebesar kelereng. Di bagian yang agak gepeng itu ada gambar garis yang melingkar ke dalam. Isi gaibnya biasanya adalah bangsa jin golongan putih.
Secara fisiknya, kualitas batu puser bumi yang paling baik adalah yang fisiknya dominan berwarna gelap atau hitam. Biasanya sosok gaibnya seperti manusia laki-laki berbadan kekar bertelanjang dada dan berkepala botak, berwatak keras dan lebih berpotensi untuk menjadi jimat kekebalan.

Keempat jenis mustika itu, yaitu Mustika Keong Buntet, Kul Buntet, Kijing dan Puser Bumi, biasanya kekuatan gaibnya jauh di atas mustika merah delima, bisa puluhan kalinya, tetapi yang dapat untuk menjadi jimat kekebalan sangat ditentukan oleh kekerasan watak sosok khodamnya (sesuai kualitasnya masing-masing), terutama yang kekerasan watak khodamnya mirip dengan watak khodam mustika Wesi Kuning.

Mustika-mustika itu khodam aslinya bisa dari jenis khodam mustika, bisa juga dari jenis bangsa jin. Sosok wujud khodamnya juga bermacam-macam, tidak semuanya sama, ada yang seperti bapak-bapak berjubah, ada yang seperti ibu-ibu jawa memakai kemben, ada juga yang seperti manusia laki-laki berbadan kekar dan bertelanjang dada.

Sebagian khodamnya ada yang keluar mendampingi manusia pemiliknya untuk memberikan penjagaan gaib dan/ kerejekian, biasanya adalah yang sosoknya seperti bapak-bapak berjubah putih atau seperti ibu-ibu jawa. Sebagian lagi ada yang tetap berdiam di dalam batunya, biasanya adalah yang sosoknya seperti manusia laki-laki berbadan kekar dan bertelanjang dada.

Yang sosok khodamnya seperti manusia laki-laki kekar bertelanjang dada kekerasan watak khodamnya lebih daripada yang lainnya, bendanya akan berfungsi sebagai jimat kekuatan berkelahi (dan tahan pukul), sebagian lainnya khodamnya berwatak sangat keras dan menonjolkan kekuatan dan kegagahan, bendanya berpotensi menjadi jimat kekebalan. Sebaiknya penyimpanannya jangan disatukan, jangan berdekatan dengan benda-benda lain yang berkhodam, seperti batu akik berkhodam atau jimat lain.

Kekerasan watak khodamnya menjadi faktor yang menentukan apakah bendanya akan berpotensi menjadi jimat kebal. Dengan demikian, sekalipun ada benda-benda itu yang bentuk dan warnanya serupa, tetapi khodam di dalamnya belum tentu sama kekerasan wataknya, sehingga sekalipun bendanya mirip dan serupa, tidak semuanya bisa menjadi jimat kebal. Misalnya saja ada beberapa mustika keong buntet hitam. Tidak semuanya keong buntet itu bisa menjadi jimat kebal, karena kekerasan watak khodamnya masing-masing tidak semuanya sama. Dalam hal ini diperlukan proses selanjutnya untuk meningkatkan kekerasan watak khodamnya dan menjadikan energinya lebih padat, misalnya diwiridkan amalan gaib khusus untuk jimat kekebalan, supaya nantinya benda itu benar menjadi jimat kebal. Tetapi karena sifat kekebalannya itu bukan aslinya, maka wiridan itu harus dilakukan secara berkala, 3 bulan atau 6 bulan sekali, untuk menjaga kestabilan kegaiban jimatnya itu. (Amalan gaibnya bisa dicari di internet, atau diserahkan saja kepada spiritualis atau orang-orang yang biasa wiridan atau yang biasa membuat jimat kebal).

Mustika Keong Buntet, Kul Buntet, Kijing dan Puser Bumi sifat perwatakan khodam gaibnya sejenis, yaitu keras dan berwibawa, dan tuah / fungsinya sejenis. Jika anda memilikinya, janganlah menganggapnya sama dengan benda gaib lain yang hanya memberikan fungsi tertentu saja, seperti khusus untuk pengasihan, dsb. Benda-benda itu bersifat multi fungsi, tuahnya akan mengikuti sugesti pemiliknya. Jadi pemiliknya juga harus mempelajari cara-cara memberikan sugesti, misalnya seperti contoh yang sudah dituliskan dalam tulisan berjudul Ilmu Tayuh / Menayuh Keris, atau berinteraksi dengan cara kontak rasa, atau dengan mewirid / mengamalkan amalan gaib. Tetapi yang sudah bisa untuk kekebalan (dan bisa dites untuk kekebalan) sebaiknya jangan disugestikan untuk memberikan tuah / fungsi lain, supaya tuah kekebalannya tidak berubah / luntur.



3. Mustika Wesi Kuning.

Mustika Wesi Kuning adalah penamaan tersendiri yang artinya tidak sama dengan istilah besi kuning (kuningan) yang bentuknya bisa bermacam-macam dan terbuat dari bahan kuningan. Bentuk Mustika Wesi Kuning seperti kepompong ulat yang di dalamnya ada sebentuk jarum. Bentuk kepompongnya keras dan berat seperti besi, berselimut seperti serat-serat kayu berwarna coklat atau coklat keemasan.
Secara rata-rata Mustika Wesi Kuning memiliki kekuatan gaib 100 kali lipat kekuatan gaib kuntilanak atau 50 kali gondoruwo.

Dalam kondisi aslinya di alam gaib, mustika wesi kuning ada yang hanya 1 (sendiri), ada yang sepasang. Bila aslinya sepasang, sebaiknya jangan dipisahkan, jangan dibagi menjadi 2.
Keberadaannya di alam gaib seringkali ada bersama dengan mustika merah delima.
Umumnya khodam dari berbagai mustika wesi kuning adalah dari jenis yang sama, dan wujudnya juga sama, yaitu seperti manusia laki-laki berbadan kekar dan bertelanjang dada, berkepala botak, dan berwatak keras, menonjolkan kekuatan dan kegagahan.

Sesuai kelas kualitasnya masing-masing mustika wesi kuning dapat berguna untuk :
- Kelas 1, terbaik, untuk kekebalan badan, kekuatan pukulan (dan tahan pukul), dan kewibawaan.
- Kelas 2, untuk kekuatan pukulan (dan tahan pukul) dan kewibawaan.
- Kelas 3, untuk kewibawaan dan membantu usaha dagang.

Untuk menentukan mana yang kualitas kelas satu, yang bisa untuk kekebalan, dan membedakannya dengan yang kelas 2 atau 3 sulit dilihat ciri-cirinya secara fisik. Harus dites langsung. Tetapi secara kebatinan, dengan melihat tingkat kekerasan watak khodamnya masing-masing dan kepadatan energinya bisa diperkirakan apakah mustika itu bisa untuk kekebalan ataukah tidak.

Mustika wesi kuning yang kualitasnya kelas satu selalu siap sedia kapan saja untuk dites anti cukur dan kekebalan. Tapi kelemahannya, khodamnya berwatak keras, dan menonjolkan kekuatan dan kegagahan, sehingga bisa bermasalah jika tempat penyimpanannya disatukan dengan benda-benda lain yang berkhodam, bisa luntur kegaibannya jika benda-benda lain itu lebih tinggi kekuatannya.

Sebuah mustika wesi kuning berisi khodam yang sifat wataknya menonjolkan kekuatan dan kegagahan dan pancaran energinya stabil, sehingga yang asli bisa berfungsi untuk kekebalan, fungsi kekebalannya itu bisa dites oleh siapa saja, kapan saja dan dimana saja. Tetapi karena watak khodamnya menonjolkan kegagahan, maka suatu saat mustika itu dapat mengalami masalah, yaitu khodamnya hilang atau bendanya menjadi tidak berfungsi atau menjadi luntur kegaibannya jika penempatannya disatukan dengan benda gaib lain (misalnya penyimpanannya disatukan dengan batu-batu akik berkhodam) atau ketika benda itu berada di tempat-tempat yang penguasa gaibnya lebih sakti dari khodam wesi kuning itu.

Mustika wesi kuning dan benda-benda gaib lain yang khodamnya menonjolkan kekuatan dan kegagahan, terutama yang bisa untuk kekebalan, ibaratnya seperti binatang yang tidak mau campur dengan binatang lain, yang akan mengusir binatang-binatang lain dari dekatnya. Khodam yang lebih lemah akan menyingkir menjauh. Tapi akan bermasalah kalau mustika itu berdekatan dengan benda lain yang kekuatan gaibnya lebih tinggi. Kemungkinannya khodamnya itu akan "mengkeret" ketakutan kalau diserang balik, dan akan luntur kegaibannya. Jadi sebaiknya tempat penyimpanannya disendirikan. Kalau dibawa bepergian juga tempatnya disendirikan, misalnya ditempatkan di kantong kanan, sedangkan benda-benda lain di kantong kiri.

Mustika wesi kuning cukup baik untuk kekebalan, untuk membantu keselamatan sehari-hari, sayangnya kekuatan gaib khodamnya tidak cukup tinggi, sehingga mudah sekali kegaibannya luntur. Kalau tempat penyimpanannya disatukan dengan benda-benda gaib lain, misalnya saja penyimpanannya disatukan dengan cincin batu akik berkhodam, bisa jadi mustika wesi kuning yang bisa untuk kekebalan itu akan luntur kekebalannya. Sudah ada beberapa pemilik mustika wesi kuning yang mengalaminya. Jadi penyimpanan wesi kuning harus dipisahkan dari benda-benda lain yang berkhodam. Begitu juga halnya dengan penyimpanan benda-benda lain yang bisa untuk kekebalan.

Banyak mustika, apapun jenisnya, bila dicari dengan sengaja biasanya tidak akan ditemukan, tetapi kadangkala ada orang yang beruntung, karena menemukannya dengan tidak sengaja.
Ada orang yang beruntung tanpa sengaja menemukan sebuah mustika wesi kuning menggantung di pohon jati, menggantung di pohon pisang, ada juga yang di pohon seri. Semula mereka mengiranya sebagai kepompong biasa. Tetapi setelah dipegang, kepompong itu keras, tidak lembek. Kemudian kepompong itu diambil dan dibawanya pulang. Beberapa kejadian ajaib pun dialaminya setelah mendapatkan kepompong itu. Mustika wesi kuning yang ditemukan dengan posisi menggantung di atas, kira-kira 2 meter di atas tanah, biasanya bisa untuk jimat kekebalan, kegaibannya lebih baik daripada yang ditemukan di tanah atau yang posisinya di bawah, yang biasanya tidak bisa untuk jimat kekebalan.


4. Mustika Tapak Jalak.

Batu tapak jalak juga banyak yang berbentuk mustika. Bentuknya bercincin seperti batu kendit, tetapi memiliki 2 cincin yang bertemu saling bersilangan. Yang terbaik biasanya adalah yang batunya tua dan cincin bersilangnya tebal dan timbul menonjol keluar seperti lapisan lilin. Warnanya bisa apa saja.

Sesuai tingkatan kualitasnya masing-masing, batu ini dapat berguna untuk kekuatan tubuh dan pukulan dan tahan pukul (untuk kejadugan) dan ada juga yang bisa untuk kekebalan. Sisi negatifnya adalah batu jenis ini mengeluarkan aura panas yang menyebabkan pemakainya menjadi temperamental, mudah marah, disegani dan dijauhi orang.

Hawa aura yang bersifat panas dapat mempengaruhi manusia menjadi merasa lebih segar / bugar kondisi tubuh dan pikirannya, tetapi juga dapat mempengaruhi manusia menjadi mudah marah, mudah naik darah, mudah terpancing emosinya, memudahkan timbulnya pertengkaran.
Hawa tersebut juga dapat memberikan suasana panas yang berpengaruh negatif terhadap kerejekian, hubungan sosial / pergaulan dan ketentraman di dalam keluarga.
Sebagian juga berpengaruh negatif terhadap kesehatan, baik bagi si manusianya sendiri maupun orang lain di sekitarnya.
Walaupun menimbulkan efek bersemangat, segar dan bugar, tapi dapat juga menyebabkan manusia pemakai / pembawanya mudah sakit panas dalam, dehidrasi, dsb, yang jika kondisi tubuhnya lemah atau sudah tua, akan memudahkannya mengalami sakit-sakitan atau menyebabkan kerusakan organ tubuh bagian dalam.

Di dunia manusia banyak sekali batu yang bentuknya seperti batu tapak jalak dan biasa dijadikan cincin batu akik, tetapi tidak semuanya memiliki kegaiban sama dengan batu tapak jalak yang asli. Dalam hal ini batu-batu tersebut, walaupun juga berkhodam, tetapi hanyalah batu biasa saja yang bentuknya ada garis bersilangnya menyerupai batu tapak jalak.

Secara umum yang disebut batu tapak jalak adalah batu yang ada garisnya bersilangan tebal menonjol keluar seperti lapisan lilin. Tetapi yang umum ditemui adalah batu yang garisnya bening transparan tembus sinar.
Dalam kesempatan ini Penulis ingin meluruskan pandangan orang tentang pengertian tapak jalak.
Yang disebut tapak jalak, baik batu akik maupun mustika, adalah yang garis persilangannya tebal padat dan tidak bening transparan. Lebih bagus lagi kalau garis persilangannya itu tebal menonjol keluar seperti lapisan lilin (garis bersilangnya timbul). Yang dihuni oleh mahluk halus khodamnya adalah bagian batu bersilangnya itu, sedangkan batu di bagian lainnya kosong tidak berpenghuni gaib.

Jadi berdasarkan spesifikasi di atas, mustika atau batu akik yang garis persilangannya bening transparan sebenarnya bukanlah jenis tapak jalak, hanya saja karena kesalah-pengertian orang maka semua batu yang mempunyai garis bersilangan itu disebut tapak jalak. Ada banyak batu yang mempunyai corak gambar garis bersilang. Batu yang seperti itu, walaupun juga berkhodam, dan juga berfungsi untuk kekuatan berkelahi, biasanya kegaibannya tidak persis sama dengan batu tapak jalak yang asli.

Batu mustika ataupun akik tapak jalak yang asli sebaiknya dijauhkan dari minyak jafaron, karena khodamnya akan pergi jika bendanya diolesi atau terkena asap bakaran minyak jafaron (khodamnya termasuk jenis berenergi negatif karena mengeluarkan hawa panas yang tidak selaras dengan kondisi normal energi tubuh manusia) dan penyimpanannya harus dipisahkan dari benda-benda lain yang berkhodam.

Batu akik atau mustika tapak jalak yang asli kebanyakan khodamnya bersosok seperti manusia laki-laki kekar bertelanjang dada dan berkepala botak yang sifatnya menonjolkan kekerasan dan kegagahan. Kekuatan gaibnya bisa sampai puluhan kalinya kekuatan gaib mustika merah delima.

Sesuai karakter khodamnya yang keras batu / mustika tapak jalak berguna untuk kekuatan tubuh dan pukulan dan tahan pukul (untuk kejadugan) dan ada juga yang bisa untuk kekebalan. Tetapi kekerasan watak khodam tapak jalak melebihi kekerasan watak khodam wesi kuning, penuh dengan hawa kekerasan sehingga mengeluarkan aura panas yang sampai menyebabkan orang pemakainya terpengaruh menjadi temperamental mudah marah. Khodam Wesi Kuning juga penuh dengan hawa kekerasan, tapi tidak sampai orangnya terpengaruh menjadi temperamental, hanya terpengaruh menjadi (sombong) penuh percaya diri.

Sifat karakter dan aura panas tapak jalak itu bersifat negatif bagi manusia, tidak selaras dengan kondisi energi manusia yang umum. Kondisi ini menyebabkan khodam tapak jalak akan pergi bila bendanya diolesi / diasapkan minyak jafaron merah.Khodam tapak jalak karakternya menonjolkan kekerasan dan kegagahan. Penyimpanannya harus dipisahkan dari benda-benda lain yang berkhodam.


5. Mustika Stambul.

Bentuknya kecil menyerupai kitab Al Qur'an mini.
Kegunaannya untuk keselamatan, kekebalan, membantu keilmuan gaib dan kerohanian.
Kebanyakan mustika jenis ini berisi khodam gaib Jin Muslim dan hanya cocok untuk dimiliki oleh orang-orang muslim. Mustika ini memiliki kekuatan gaib setingkat dengan Mustika Wesi Kuning.
Bila anda memiliki mustika stambul, berhati-hatilah dalam sesajinya, karena ada sebagian dari jenis mustika ini yang akan kehilangan kegaibannya jika diolesi atau diasapi minyak jafaron.


6. Mustika Kendit.

Bentuknya seperti batu biasa, tetapi memiliki satu cincin berwarna putih seperti lapisan lilin mengelilingi batu itu yang ujungnya saling bertemu. Biasanya yang terbaik adalah yang batunya berwarna hitam tua dan cincin putihnya tebal menonjol keluar. Kegunaannya adalah untuk pengasihan / pelet.

Selain yang berada di alam gaib, batu jenis ini juga banyak yang berada di alam manusia. Dalam kondisi aslinya di alam, batu ini mempunyai keistimewaan tersendiri, yaitu mempunyai kemampuan halimunan, khodamnya mampu menyelimuti batunya dengan suatu energi yang membuat orang tidak dapat melihat atau menemukannya, walaupun batu itu ada di hadapannya, kecuali batu itu berkenan kepadanya untuk dilihat dan diambilnya.

Di pedesaan dan perbukitan banyak sekali batu yang bentuknya seperti batu kendit, misalnya yang berwarna merah ati ayam dan batu kali hitam atau coklat, masing-masing memiliki garis putih melingkari batunya seperti cincin, tetapi jarang sekali yang memiliki kegaiban sama dengan batu kendit. Dalam hal ini batu-batu tersebut bukanlah batu kendit, hanya batu biasa saja yang bentuknya mirip batu kendit.


7. Mustika Wesi Angkus.

Mustika Wesi Angkus fisiknya terbuat dari bahan logam. Bentuknya seperti pipa kecil hampir sebesar batang rokok kretek dengan panjang sekitar 3 sampai 5 cm. Salah satu ujungnya bisa dibuka dan di dalamnya terdapat cairan hitam seperti minyak madat atau candu Arab. Dalam penggunaannya cairan candu Arab ini harus selalu terisi, tidak boleh kosong, sebagai sesajinya. Tapi paling baik sesajinya adalah menyan jawa.
Mustika ini berguna untuk pengasihan dan penglaris usaha perdagangan.

Mustika ini seringkali bersemayam secara gaib di dalam tubuh burung liar kecil yang bulu badannya berwarna kuning dan bulu kepalanya berwarna hijau.
Mustika ini kadang juga berdiam di dalam batang pohon nangka (bisa juga di batang pohon nangka yang sudah mati). Tanda-tandanya, bila diperhatikan, dari batang pohon nangka tersebut kerap berbunyi cuit-cuit seperti suara burung, padahal sedang tidak ada burung yang hinggap di batang pohon tersebut. Biasanya suara tersebut terdengar pada pagi hari dan pada sore hari menjelang mahgrib.


8. Mustika Bambu Buta dan Mustika Bambu Petuk (Pring Pethuk).

Mustika Bambu Buta (Bambu Buntet) berbentuk kayu bambu, tetapi bagian tengahnya padat seperti rotan, tidak bolong. Kegunaannya untuk jimat kanuragan (untuk jimat kekuatan pukulan).
Ukuran batang bambunya biasanya sebesar jari tangan orang dewasa sampai seukuran pipa 1/2 inci.

Mustika Bambu Petuk (Pring Pethuk) berbentuk kayu bambu, memiliki ruas yang tunasnya saling berhadapan (pethuk). Kegunaannya untuk membantu mewujudkan keinginan si pemilik dalam bidang keilmuan gaib / kebatinan / spiritual dan dalam bidang usaha ekonomi. Isi gaibnya biasanya adalah sesosok khodam mustika berwujud bapak-bapak berjubah, 40 md.

Penggunaan tuah Bambu Petuk bukan untuk keperluan sehari-hari, tapi untuk keperluan khusus saja, untuk meluluskan suatu keperluan, misalnya saat akan menemui seseorang untuk keperluan tertentu, atau untuk pergi bernegosiasi dengan relasi dagang / bisnis, dsb.

Kualitas kegaiban bambu petuk yang kita dapat dari alam manusia (alam nyata), kualitasnya adalah nomor 2. Bambu petuk kualitas kelas satu adalah yang didapat dari alam gaib, dengan syarat kondisi hasil penarikannya sempurna (di alam gaib juga ada pohon bambu petuk).

Keistimewaan :
- Bila dimasukkan ke dalam air sungai yang mengalir, maka bambu ini akan mengambang bergerak
melawan arus air.
- Bila digenggam dan dicelupkan ke dalam air panas, si pemegang tidak akan merasakan panasnya
air dan tangannya juga tidak akan melepuh.

Sebagai catatan penting, kegaiban benda-benda dari jenis bambu petuk dan bambu buta, kegaibannya berasal dari mahluk gaib yang berdiam di dalamnya (khodam). Dengan demikian, jika ada manusia yang menemukannya di alam manusia, bambu-bambu itu harus dipotong dengan hati-hati. Sebaiknya meminta petunjuk dahulu (dengan komunikasi gaib atau meminta petunjuk gaib / wangsit) tentang kapan memotongnya, bagaimana memotongnya, dan tata cara beserta sesaji apa yang harus disediakan sebelum melakukan pemotongan. Dengan demikian proses pemotongannya harus mengikuti persyaratan yang ditentukan oleh sosok gaib bambunya.

Bila persyaratan yang diminta oleh mahluk gaibnya itu tidak dipenuhi, biasanya kegaibannya kemudian akan hilang, tidak lagi bertuah seperti seharusnya, kegaibannya tidak sempurna. Jadi walaupun kita memiliki potongan bambunya, dan bambu tersebut juga ada isi gaibnya, tetapi tidak akan ada kegaibannya, hanya bentuk bambunya saja yang sama, tetapi kegaibannya tidak ada, hanya akan menjadi potongan bambu biasa saja sama seperti potongan bambu lain yang tidak bertuah.

Begitu juga bila kita akan membeli sebuah potongan bambu yang katanya bertuah, harus ditentukan dulu dengan teliti apakah potongan bambunya benar bertuah, apakah sempurna kegaibannya. Jadi potongan bambunya bukan hanya sekedar ada isi gaibnya, tetapi juga harus benar bertuah. Kalau tidak, maka mungkin yang kita dapatkan hanya sepotong bambu saja, tapi tidak mendapatkan tuah apa-apa.


9. Mustika Badar Besi.

Bentuknya seperti campuran batu dan besi. Kebanyakan berwarna hitam. Yang terbaik biasanya yang berwarna putih seperti baja. Bentuknya batu tetapi keras seperti besi dan menempel pada magnet. Sesuai tingkat kualitasnya masing-masing, kegunaannya untuk kekuatan pukulan / tahan pukul dan ada yang berpotensi menjadi jimat kekebalan. Mustika ini memiliki kekuatan gaib setingkat dengan Mustika Wesi Kuning, tapi ada juga yang kekuatan gaibnya sampai puluhan kali mustika wesi kuning dan merah delima.

Biasanya ada pantangan bagi si pembawa batu mustika ini, yaitu mustika ini tidak boleh dibawa berenang atau dibawa masuk ke lubang sumur atau lubang galian atau naik tangga ke tempat yang tinggi, karena orangnya akan merasa berat seperti menggendong batu besar.

Sekalipun mengandung unsur besi, tetapi tidak semua mustika badar besi sungguh-sungguh bersifat besi, dan tidak semuanya menempel pada magnet, sehingga disebut batu badar.
Begitu juga yang terjadi pada banyak keris, yang secara fisiknya jelas-jelas logam, tetapi tidak semuanya menempel pada magnet dan tidak semuanya terdeteksi oleh detektor logam di bandara, sehingga bisa dibawa ke luar negeri.
Atau emas hasil penarikan dari alam gaib yang tidak sempurna, sehingga hanya menjadi kuningansari. Bila kuningansari diteliti di laboratorium teknik, apa jenis logamnya tidak jelas.
Ini adalah salah satu keunikan dari benda-benda gaib yang tidak bisa disamakan dengan benda-benda biasa di dunia manusia.

Ada banyak di dunia manusia sejenis batu yang mengandung unsur besi sehingga menempel di magnet. Batu-batu jenis itu biasa dipecah dan diasah menjadi batu cincin. Batu-batu jenis itu memang mengandung unsur aura kekuatan dan juga sering disebut batu badar besi. Tetapi batu-batu itu tidak tergolong sebagai mustika, hanya batu biasa di dunia manusia yang mengandung unsur besi.


10. Mustika Rante Babi.

Bentuknya melingkar seperti gelang bulu binatang.
Berguna sebagai jimat keselamatan dan kekebalan.
Mustika ini memiliki kekuatan gaib 30% lebih tinggi dibandingkan Mustika Wesi Kuning.

Mustika ini berisi khodam gaib yang berenergi negatif, yang dapat mengakibatkan orang pemakainya mengalami gatal-gatal sakit kulit seperti kudis dan kurap. Benda mustika ini harus dijauhkan dari minyak jafaron, karena khodamnya akan pergi bila bendanya diolesi atau diasapi bakaran minyak jafaron.


11. Mustika Kelapa.

Batu mustika kelapa didapatkan dari dalam buah kelapa. Bentuknya seperti kentos kelapa berwarna putih dan keras seperti batu, menempel di daging kelapa di dalam tempurungnya. Ukurannya sebesar kelereng dengan salah satu bagiannya meruncing. Biasanya ada 2 buah (sepasang). Biasanya khodamnya juga sepasang suami istri, jadi sebaiknya jangan dipisahkan, jangan dibagi menjadi dua. Berguna untuk digunakan mempertahankan makanan supaya tidak basi walaupun sudah berhari-hari.

Ada juga mustika kelapa yang posisinya berada di air kelapanya. Biasanya bentuknya bulat lonjong. Mustika kelapa biasa warnanya putih.
Mustika kelapa ijo warnanya hijau.


12. Mustika Batu Bambu.

Mustika Batu Bambu adalah sebuah batu yang didapatkan dari dalam batang bambu. Warnanya putih susu, ada juga yang bercorak seperti batu marmer. Banyak kegunaannya sesuai yang diinginkan oleh pemiliknya, tetapi kekuatan gaibnya agak lemah.


13. Mustika Ikan.

Mustika ikan didapatkan dari dalam perut atau kepala ikan. Biasanya berwarna putih bening atau merah.
Biasanya berisi khodam mustika bersosok perempuan muda cantik berpenampilan seperti putri keraton atau seperti Ibu Ratu Kidul.
Jika didapatkan dengan cara yang benar, yaitu memintanya dengan baik-baik, mustika ini berguna untuk menangkap ikan, untuk mengundang ikan supaya datang berkumpul, ada juga yang bukan hanya bisa untuk membantu menangkap ikan, tetapi bisa juga mendatangkan kekayaan.

Tetapi jika didapat dengan cara yang tidak benar, berupa penarikan gaib dengan pemaksaan (penarikan gaib menggunakan khodam), mustika ini tidak akan memberikan tuah apa-apa, malah akan membawa celaka kalau dibawa memancing / menangkap ikan. Jika terjadi begitu berarti kondisinya tidak bisa diperbaiki, nantinya akan lebih banyak akibat negatifnya daripada positifnya, lebih baik dikembalikan saja ke sungai, dicelupkan saja biar tenggelam sendiri, jangan dilempar.


14. Mustika Buaya.

Mustika buaya didapatkan dari dalam perut buaya. Biasanya berwarna putih. Kegaibannya untuk jimat kekuatan pukulan (jimat berkelahi) dan untuk jimat bersenggama.

Sosok gaib mustika buaya berwatak jahat dan tidak baik untuk manusia, mendorong manusia menjadi berwatak jahat, sok kuasa, sok kuat, sok sakti dan penuh nafsu bersenggama. Anak-anak yang kemudian dilahirkan pun bisa-bisa adalah keturunan gaib mustika buaya tersebut.
Mustika ini berisi khodam gaib berwatak jelek. Benda mustika ini harus dijauhkan dari minyak jafaron, karena khodamnya akan pergi bila bendanya diolesi atau diasapi bakaran minyak jafaron.


15. Mustika Ular dan Mustika Naga

Mustika ular didapatkan dari dalam perut atau kepala ular. Biasanya berwarna putih atau merah.
Mustika ini bisa mengundang datangnya ular-ular gaib maupun yang nyata.
Bila kita membawa mustika ini, dimanapun kita berada biasanya banyak ular akan mendatangi kita, mengira kita adalah induknya.
Menimbang potensi efek buruknya, sebaiknya jangan kita menyimpan mustika ini, apalagi kalau kita dianggap sudah merebut mustika itu dari mereka.
Benda mustika ini harus dijauhkan dari minyak jafaron, karena khodamnya akan pergi bila diolesi atau diasapi bakaran minyak jafaron.

Mustika naga didapatkan dari dalam perut atau kepala mahluk halus berwujud naga. Biasanya berwarna merah. Berguna untuk menambah wibawa kekuasaan dan menjauhkan mahluk-mahluk halus dari sekitar kita.


16. Mustika Telur.

Kadang-kadang manusia mendapati sebuah telur ayam / burung / angsa yang tidak menetas seperti telur-telur lainnya. Setelah diperiksa, ternyata itu bukanlah telur biasa. Fisiknya memang mirip dengan telur lainnya, tetapi keras dan berat seperti batu. Itulah Telur Mustika. Berguna untuk kerejekian, penglaris dagangan, dan perkembangan peternakan burung / ayam. Bila anda memilikinya, simpanlah di dalam kantung kain katun putih atau kendil kecil yang diberi sejumput beras di dalamnya di tempat usaha anda. Gantilah beras tersebut sebulan sekali.

Ada juga orang mendapati sebuah batu mustika berwarna bening seperti batu es, menempel di dalam tembolok ayam yang disembelih. Batu itu berguna untuk kerejekian / penglaris dagangan.

Jenis mustika lain yang berfungsi sebagai penglaris dagangan adalah Mustika Beras. Bentuknya kecil seperti kedelai dan berwarna bening (atau berkabut putih di dalamnya). Pemeliharaannya sama dengan mustika telur.


17. Mustika 'Untu Bledeg'.

Mustika Untu Bledeg atau gigi petir didapatkan setelah terjadinya petir yang menyambar sebuah pohon. Biasanya menancap di pohon tersebut atau tergeletak di dekatnya. Bentuknya seperti gigi taring dengan salah satu bagiannya meruncing. Berguna untuk penyembuhan berbagai macam penyakit.

Ada juga yang berbentuk gulungan rumput kering (suket). Biasanya didapati di sekitar orang yang tersambar petir di sawah. Gunanya untuk diusapkan ke seluruh tubuh orang yang tersambar petir dan biasanya orang tersebut akan selamat dan berangsur-angsur sehat kembali.


18. Batara Karang dan Jenglot.

Batara Karang dan Jenglot adalah jasad manusia yang dahulu semasa hidupnya memiliki ilmu kebal, yang setelah kematiannya jasadnya itu tidak mengalami pembusukan seperti jasad manusia pada umumnya. Rohnya sendiri terkunci di dalamnya tidak dapat keluar dari jasadnya. Dengan kondisi seperti itu, jasad itu memiliki energi kehidupan di dalamnya dan tidak membusuk, mirip seperti mumi. Setelah beratus-ratus tahun kemudian jasad tersebut menyusut, mengecil, tetapi karena adanya energi kehidupan di dalamnya, ada bagian-bagian tubuh jasad tersebut yang tetap tumbuh, seperti bagian kuku dan rambut.

Batara Karang dan Jenglot menyukai darah manusia untuk menyegarkan energi kehidupan fisiknya, dan yang sudah sering diberi minum darah maka gigi taringnya akan tumbuh memanjang seperti drakula.

Umumnya Batara Karang dan Jenglot yang dikenal manusia panjangnya sekitar sejengkal tangan orang dewasa. Tetapi Penulis pernah mendapati (di alam gaib) Batara Karang seperti bayi yang panjangnya 3/4 meter, mungkin umurnya belum terlalu tua.

Di dalam tubuh Batara Karang dan Jenglot ada roh manusia yang terkunci di dalamnya, sehingga roh tersebut berwatak seperti orang stress / depresi dan karenanya dapat berkecenderungan jahat. Dan kebutuhannya akan darah membuatnya akan melakukan apa saja asalkan darah itu diberikan.

Sekalipun rohnya terkunci di dalam jasadnya, tetapi roh tersebut dapat memancarkan kekuatan energi gaibnya keluar tubuhnya, sehingga orang yang membawanya bisa kebal senjata tajam / pukulan dan memiliki kekuatan tubuh dan pukulan seperti orang sakti. Bahkan dengan pancaran energinya Batara Karang dan Jenglot dapat membunuh manusia. Pancaran energinya bisa menghipnotis, menyebabkan manusia terpaku kehilangan kesadaran atau mengamuk seperti orang kesurupan. Pancaran energinya juga bisa memanipulasi pikiran manusia, membuat manusia merasa bisa melihat / berkomunikasi dengan roh / khodam Batara Karang / Jenglot di luar tubuhnya seperti halnya terhadap roh lain, padahal itu hanya halusinasi saja.

Batara Karang dan Jenglot sulit dibedakan secara fisik, karena terutama yang membedakannya adalah perwatakan dari roh yang ada di dalamnya.

Batara Karang berwatak tidak berkecenderungan jahat, tetapi bukan juga berarti berwatak baik.
Bila tidak diberi darah manusia, dia mau juga diberi darah ayam (yang masih segar).
Batara Karang tidak menuntut untuk selalu diberi minum darah. Tetapi bila diperintah untuk melakukan suatu perbuatan gaib, maka dia akan menuntut diberikan darah sebagai upahnya.

Jenglot berwatak jahat. Walaupun tidak diperintah untuk melakukan suatu perbuatan, Jenglot menuntut untuk selalu diberi minum darah. Apalagi bila diperintahkan untuk melakukan suatu perbuatan tertentu, maka pemberian darah itu wajib untuk diberikan kepadanya.
Jenglot hanya mau diberi darah manusia. Jika darah manusia tidak diberikan, dia dapat menghisap aura / energi darah manusia pembawanya atau manusia lain dengan sorot matanya dan membunuhnya. Itulah sebabnya si pemilik jenglot akan selalu menutup mata Jenglotnya dengan kain yang tidak tembus pandang.

Kebanyakan Batara Karang memiliki kekuatan gaib setingkat dengan mustika wesi kuning, atau lebih sedikit, tetapi Jenglot dapat memiliki kekuatan gaib sampai 3 kali kekuatan gaib mustika wesi kuning.

Batara Karang dan Jenglot sebenarnya tidak tergolong sebagai mustika. Tulisan ini ditujukan hanya untuk menambah pengetahuan saja, karena banyak cerita di masyarakat tentang keberadaan Batara Karang dan Jenglot yang dipelihara oleh seseorang dan dimuliakan. Walaupun tidak selalu, tetapi seringkali kepemilikan Batara Karang dan Jenglot dimanfaatkan untuk tujuan perbuatan gaib yang tidak baik menurut norma umum di masyarakat, misalnya untuk teluh dan santet, guna-guna, secara gaib mengambil uang milik orang lain, mendatangkan uang gaib, pesugihan, dsb.

Menimbang efek buruknya, dan menimbang asal-usul Batara Karang dan Jenglot yang adalah jasad manusia, sebaiknya manusia tidak memeliharanya. Sebaiknya dimakamkan saja dengan baik dan pantas seperti layaknya jasad orang yang sudah meninggal.


19. Batu-batu Mustika Lain dan Batu Fosil Mustika.

Batu fosil tercipta secara alami dari proses alam. Batu fosil adalah fosil dari mahluk hidup atau bagian-bagian tubuhnya, yang telah membatu. Contohnya adalah fosil kayu, fosil binatang, fosil buah-buahan, dsb. Sebagian daripadanya merupakan batu bertuah dan tergolong sebagai mustika.
Fosil kayu biasanya dijadikan batu cincin atau kalung atau dijadikan suiseki bila bentuknya besar.

Fosil kayu kelor mempunyai kegaiban yang sama dengan daun kelor, memancarkan suatu aura energi yang dalam jarak 2 meter akan dirasakan panas oleh mahluk halus, terutama terhadap jenis-jenis mahluk halus tingkat rendah (bangsa dedemit dan mahluk halus lain yang kesaktiannya rendah). Jenis gaib dari sukma manusia tidak terpengaruh oleh fosil kelor ini.

Kegaiban fosil kayu kelor bersifat alami. Batu fosil ini memancarkan energi yang dalam jarak 2 meter akan menolak mahluk halus jenis kuntilanak, gondoruwo atau dedemit lainnya dan bangsa jin kelas rendah, tetapi diperlukan ketelitian dalam memilihnya, jangan sampai membeli batu fosil biasa yang hanya mirip dengan fosil kayu kelor. Cara membedakannya adalah kalau dipegang akan terasa ada setruman halus di tangan kita dan pada jarak beberapa centimeter dari bendanya akan ada terasa hawa hangat / panas.
Di pasar batu akik Rawa Bening, Jakarta, biasanya ada dijual murah hanya dengan harga Rp. 20.000,- tidak sampai 100.000 rupiah.

Batu fosil kayu kelor cukup baik digunakan sebagai penjagaan gaib di rumah dan untuk melindungi anak-anak dari jenis gaib tingkat rendah yang biasa mengganggu anak-anak, juga cocok untuk digunakan memijat / urut, supaya jika si pasien sakit karena ketempelan atau kesambet mahluk halus tingkat rendah, dengan batu fosil kayu kelor itu sosok gaib tersebut akan terusir pergi.

Batu fosil kayu kelor biasanya tidak berisi sesosok gaib di dalamnya (tidak berkhodam), tetapi jika ada batu fosil kayu kelor yang berpenghuni sesosok mahluk halus di dalamnya, mahluk halus itu akan menambah kuat kegaiban fosil kayu kelor itu.
Fosil binatang dapat berupa bagian-bagian tertentu dari tubuh binatang atau dapat juga keseluruhan tubuh binatang yang telah membatu, seperti fosil ikan atau mustika keong buntet dan kul buntet.

Fosil buah-buahan biasanya memberikan tuah yang sangat baik untuk kerejekian penglaris dagangan.
Fosil buah-buahan ini berbentuk seperti buah aslinya, tetapi yang tuahnya paling baik biasanya adalah yang bentuknya pecah-pecah seperti buah yang merekah karena sudah terlalu matang dan sudah mulai membusuk dan batunya tua, tidak muda. Fosil buah-buahan yang bentuknya pecah-pecah seringkali tidak tampak seperti fosil buah-buahan, tetapi dari sisi kegaibannya bisa diketahui sifatnya yang sama dengan fosil buah.
Fosil buah-buahan seperti jahe, biasanya berguna untuk pengobatan.

Yang membedakan batu fosil biasa dengan batu fosil yang merupakan sebuah mustika adalah unsur kegaibannya. Bila batu fosil itu tidak memiliki kegaiban tertentu, maka itu hanyalah batu fosil biasa saja, bukan sebuah mustika. Dan sekalipun sebuah batu fosil berisi sesosok gaib yang berdiam di dalamnya, bila tidak memberikan tuah tertentu seperti layaknya sebuah mustika, maka batu itu tidak tergolong sebagai batu mustika, tetapi hanya batu fosil biasa yang di dalamnya ada berpenghuni gaib.

Ada juga jenis-jenis batu lain yang tidak termasuk fosil, tetapi memiliki kegaiban dan fisiknya terbentuk oleh alam, sehingga digolongkan sebagai jenis mustika. Contohnya :
- Batu Tahi Ayam, bentuknya mirip seperti tahi ayam, bagian bawahnya datar dan melingkar mengerucut
ke atas. Biasanya berwarna putih. Berguna untuk pengobatan. Tetapi tidak semuanya jenis batu ini
bertuah, karena ada yang batunya masih sangat muda, sehingga tidak dihuni sesosok gaib di dalamnya
dan juga tidak bertuah.
- Batu Kodok, bentuknya kecil mirip hewan kodok. Tuahnya untuk pengobatan dan penawar racun.


20. Batu Mulia dan Akik dari alam gaib.

Di alam gaib ada banyak sekali mustika yang bentuknya serupa dengan batu permata dan batu akik di alam nyata manusia, seperti batu berlian, batu giok, biduri bulan, safir, jamrud, tapak jalak, kendit, dsb. Batu-batu tersebut memberikan tuah seperti batu sejenisnya di alam manusia, tetapi kekuatan tuahnya bisa puluhan atau ratusan kali lipat dibanding batu sejenisnya di alam manusia karena kegaiban mahluk gaib (khodam) di dalamnya. Perwatakan mahluk gaib di dalamnya dan tuah / karisma yang berasal daripadanya sesuai dengan sifat dari masing-masing batunya.

Ada beberapa jenis batu mustika dari alam gaib, selain batu mustika merah delima, yang bila dicelupkan ke dalam air, maka airnya akan berubah warna.
Misalnya batu mustika safir biru yang bila dicelupkan ke dalam air, maka airnya akan berubah warna menjadi biru. Kegunaannya untuk pengasihan, membersihkan aura tubuh dan wajah dan menyelaraskan aura tubuh supaya menjadi positif, dan untuk pengobatan sakit ringan.
Ada juga batu-batu mustika yang bila dicelupkan ke dalam air, maka airnya akan berubah menjadi 2 warna, 3 warna, atau 5 warna (panca warna).
Ada batu berlian mustika yang bila terkena sinar / cahaya akan memantulkan warni-warni cahaya yang indah dan mencolok mata, lebih daripada batu berlian biasa, apalagi bila dicelupkan ke dalam air, maka airnya akan memancarkan cahaya warna-warni yang indah sekali dipandang mata. Kegunaannya untuk menaikkan kharisma dan membersihkan pancaran aura tubuh dan wajah. Hasilnya akan luar biasa sekali bila mustika berlian ini dijadikan susuk di wajah.
Ada juga emas mustika, biasanya berbentuk bola-bola kecil seperti bola pingpong atau seperti telur burung / ayam, yang bila sempurna diwujudkan ke alam manusia, mustika emas itu akan memancarkan cahaya berwarna kuning yang indah dipandang mata, berbeda dengan emas-emas lain yang biasa saja.

SEMOGA MENAMBAH WAWASAN KITA SEMUA......

Friday, 27 June 2014

ILMU HAWA AYAT KURSI

KI KALACAKRA
ki_kalacakra@ovi.com








Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Apabila anda, keluarga, atau teman anda yg dikhawatirkan akan terkena serangan santet, sihir, guna2 atau apapun serangan ilmu hitam lainnya, maka lakukan amalan Ilmu Hawa Ayat Kursi brkt ini agar dpt terhindar dr serangan gaib :

a).Siapkan 1 gelas air putih.


b).Lakukan sholat Hajat 2 roka’at pd tengah malam.
 

c).Stlh salam, bacalah Ayat Kursi sebnyk 3x sambil tahan nafas.
Jika sanggup, baca sebanyak 3x dlm 1 tarikan nafas.
Namun jika tdk sanggup, cukup baca 1x 1 tarikan nafas diulangi sampai 3x.
 

d).Setelah itu langsung ditiupkan dgn keras lwt mulut sambil menekankan di bagian perut, sambil ucapkan brkt ini dlm hati: “JADILAH ENGKAU KEKUATAN BAGI TUBUHKU”.
 

e).Ulangi teknik tersebut beberapa kali sampai anda merasa sempurna, kemudian baca berikut ini:

“Bismillaahirrohmaanirrohiim.
HAWA AYAT KURSI BANGKITLAH DALAM BATANG TUBUHKU DAN BERUBAH MENJADI KEKUATANKU”.
 

f).Tiupkan 3x pd air trsbt dan lngsng diminum sampai habis.


Apabila anda sungguh2 dlm melkknnya, maka anda akan mendapatkan kekuatan dr apa yg dsbt dgn “HAWA AYAT KURSI”.
Dgn amalan ini, mata batin anda akan lbh peka dan semakin tajam.
Apabila ada jin atau kekuatan jahat yg berniat mengganggu, maka secara otomatis akan binasa krn pengaruh dari “HAWA AYAT KURSI” yg anda amalkan.
 

NB : Jika anda melakukan amalan ini hingga 99x, maka tubuh anda akan dibentengi oleh kekuatan gaib yg sangat dahsyat.


Wassalamu’alaikum Wr.Wb. @@@

ASMA KURUNG

KI KALACAKRA
ki_kalacakra@ovi.com



Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Dinamakan Asma’ Kurung krn menurut para Ahli Hikmah, barangsiapa yg mengamalkan dgn ikhlas dan istiqomah, maka dirinya akan “dikurung” atau dilindungi oleh selubung cahaya Illahiyah atau dsbt jg sbg Nur Illahi.
Brkt ini tatacaranya :

1. Amalkan 4 ayat dibwh ini setiap usai sholat subuh & ashar :

“BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM.

  • HASBUNALLAAH WA NI’MAL WAKIIL. 100X.
  • LAA ILAAHA ILAA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAADZ ZHOLIMIIN. 100X.
  • FA’ASALLAAH AYYA’TIYA BIL FATHI AUU AMRIM MIN INDIHI FAYUSBIHU ALAA MA’ASARRU FII ANFUSIHIM NADIMIIN. 100X.
  • WA UFAWWIDU AMRI ILALLAAH INNALLAAHA BASHIIRUM BIL ‘IBAD”. 100X.

2. Disamping itu anda hrs melakukan puasa disetiap hari kelahiran (puasa weton).

3. Amalkan dgn istiqomah.

Insya Allah dgn adanya selubung Nur Illahi trsbt, maka meskipun seluruh jin & manusia yg ada di muka bumi ini berkumpul semuanya utk mencelakakan pengamal ilmu ini pasti tdk akan bs melkknnya, mereka semua tdk akan bs mencelakai anda berkat amalan ilmu Asma’ Kurung trsbt.


Wassalamu’alaikum Wr.Wb. @@@

Wednesday, 25 June 2014

MEDITASI

Meditasi, semadi, tapa brata, merenung, menyepi, dsb, adalah bentuk laku yang sangat umum dilakukan oleh orang-orang yang sedang menekuni suatu laku kebatinan dan spiritual.

Di negara India dan sekitarnya, yang sampai sekarang masih tetap sebagai wilayah dengan budaya kebatinan dan spiritual tertinggi nomor 1 di dunia, ada banyak sekali ajaran tentang keilmuan kebatinan dan spiritual. Salah satunya adalah ajaran membangkitkan dan mengolah energi kundalini dengan olah kebatinan dan spiritual yang banyak dilakukan dengan cara yoga dan meditasi. Dalam proses pembelajaran meditasi kundalini diajarkan cara membuka cakra-cakra tubuh, dari cakra yang paling dasar sampai cakra mahkota.

Keilmuan membuka cakra-cakra tubuh dan pengendalian kundalini itu diajarkan sebagai pelajaran tingkat tinggi dan tingkat lanjut untuk orang-orang yang sebelumnya sudah menjalani keilmuan kebatinan / spiritual dan tenaga dalam / kanuragan, sebagai pelengkap, dan sebagai upaya tingkat tinggi untuk melipat-gandakan besarnya energi tubuh, bukan seperti sekarang yang diajarkan kepada orang-orang awam yang belum mengerti apa-apa tentang kundalini dan kebatinan.

Tujuan utama pembukaan cakra-cakra tubuh adalah untuk mempermudah mengolah energi yang dihasilkan oleh masing-masing cakra tubuh untuk kesehatan dan vitalitas, juga untuk menambah kekuatan tenaga dalam, kesaktian gaib dan untuk tujuan laku spiritual. Pembukaan cakra-cakra tersebut tidak dikhususkan untuk bisa melihat gaib. Dengan sudah terbukanya cakra di dahi tidak berarti seseorang langsung bisa melihat alam gaib, dan dengan sudah terbukanya cakra di ubun-ubun kepala atau sudah terbentuknya cakra mahkota tidak berarti seseorang langsung mengetahui seluk-beluk alam dunia spiritual. Untuk dapat melihat gaib sugesti pembukaan cakranya haruslah untuk kemampuan melihat gaib, dan pengetahuan spiritual haruslah dipelajari sendiri berdasarkan proses “pencarian spiritual”.

Seseorang yang ingin memiliki kemampuan tertentu yang terkait dengan pembukaan cakra-cakra energi tersebut harus datang ke tempat-tempat membuka dan mengolah cakra yang sesuai dengan tujuan niatnya, karena masing-masing cakra tubuh harus dibuka dan diolah dengan cara / sugesti sendiri-sendiri sesuai masing-masing tujuannya.

- Bila ditujukan untuk pengolahan energi, maka sugesti pembukaannya haruslah untuk pengolahan energi.

- Bila ditujukan untuk melihat gaib, maka sugesti pembukaannya haruslah untuk kemampuan melihat gaib.

- Bila ditujukan untuk olah spiritual, maka sugesti pembukaannya haruslah untuk tujuan olah spiritual.

Awalnya suatu pengetahuan spiritual dapat diterima dari ajaran orang lain atau dari cerita di masyarakat, tetapi kemudian harus dicari sendiri kebenarannya. Segala kegaiban dan rahasia yang tidak terungkap melalui indera manusia, yang hanya bisa dirasakan secara batin, itulah yang harus dipelajari, dari kegaiban tingkat rendah sampai kegaiban tingkat tinggi. Seberapa kuat ketekunan dan olah spiritual yang dilakukan seseorang akan menentukan tingkat kekuatan spiritualnya (yang ditandai dengan lebar / luas lingkaran halo di belakang kepalanya), dan seberapa dalam dan tingginya dimensi pengetahuan yang telah dicapainya akan menentukan tingkat pengetahuan spiritual yang berhasil dicapainya (yang ditandai dengan warna dari lingkaran halo di belakang kepalanya).

Setelah seseorang dapat mendeteksi dan membuktikan sendiri kebenarannya, barulah dia benar menguasai laku dan pengetahuan spiritual itu. Cakra di ubun-ubun kepala dan cakra mahkota akan terbuka dengan sendirinya mengikuti perkembangan spiritual seseorang. Jadi dengan telah terbukanya cakra ubun-ubun dan cakra mahkota tidak berarti seseorang langsung mengetahui seluk-beluk alam spiritual (misalnya yang dibuka dengan cara meditasi kundalini). Tetapi dengan telah terbukanya cakra di ubun-ubun akan mempermudah laku seseorang menyerap dan menghimpun intisari energi alam spiritual dan mempermudah mempelajari dunia spiritual.

Dapat diibaratkan seperti seseorang yang sedang mencari makanan untuk dimakannya. Setelah ditemukannya makanan itu dan dia akan memakannya, maka otomatis mulutnya akan terbuka dengan sendirinya untuk ia memakan makanan itu. Berbeda dengan orang yang sejak awal sudah membuka mulutnya. Sekalipun mulutnya sudah terbuka, tidak secara otomatis makanan akan masuk sendiri ke dalam mulutnya dan ia bisa kenyang. Makanan itu harus dicarinya terlebih dahulu. Setelah ditemukannya, barulah ia membuka mulutnya untuk memakannya.


Tanda-tanda cakra mata ketiga di dahi untuk melihat gaib mulai terbuka adalah ketika pada saat meditasi (mata terpejam) seolah-olah kita seperti melihat kabut putih tebal. Sesudah itu akan kelihatan gelap gulita. Sesudah itu barulah, dengan mata tetap terpejam, kita mulai bisa melihat sosok-sosok halus di dalam kegelapan. Kalau sudah terlatih nantinya sosok-sosok halus itu akan tampak lebih jelas dan kita dapat melihatnya dengan mata terbuka, tidak lagi harus dengan mata terpejam.

Tanda-tanda cakra di ubun-ubun kepala mulai terbuka adalah ketika kita memikirkan atau menerawang gaib akan terasa ada tekanan di ubun-ubun kepala. Tapi itu baru cakra di ubun-ubun kepala. Di atas kepala masih ada cakra mahkota. Cakra mahkota akan terbentuk dan terbuka dengan sendirinya mengikuti perkembangan spiritual seseorang setelah cakra di ubun-ubun kepala terbuka dan kuat energinya.

Cahaya dan bola energi bisa dihasilkan dengan kekuatan pikiran, tapi hanya bisa dilihat secara gaib. Itulah yang diajarkan dalam pelatihan meditasi kundalini. Dalam pembelajaran meditasi kundalini energi yang dihasilkan digunakan untuk membuka cakra-cakra tubuh yang kemudian dapat juga digunakan untuk menambah kekuatan tenaga dalam / kanuragan atau untuk menambah kekuatan kebatinan / spiritual. Sebenarnya itu pelajaran tingkat tinggi, pelajaran tingkat lanjut, yang hanya diajarkan kepada seseorang yang sudah menguasai olah kanuragan, tenaga dalam / kundalini / prana dan kebatinan. Jadi seperti sekarang diajarkan kepada masyarakat umum dan awam, seringkali pesertanya bingung energinya mau digunakan untuk apa ?

Dalam menurunkan energi, di dalam meditasi kundalini dan reiki sugestinya menggunakan olah pikiran, sehingga energinya bersifat tajam. Energi-energi yang tajam tidak boleh diserap ke dalam tubuh karena energi tajam itu tidak selaras dengan energi alami tubuh manusia. Energi yang tajam hanya baik untuk digunakan keluar, seperti untuk kekuatan pukulan atau untuk membunuh sel kanker, atau untuk menyerang mahluk halus, tidak untuk dimasukkan / diserap ke dalam tubuh.
Sedangkan di dalam semua metode meditasi menurunkan energi Penulis menekankan digunakannya sugesti yang berasal dari batin dan rasa, kekuatan rasa, bukan pikiran, sehingga energi yang diturunkan besar dan padat, tetapi tidak tajam, selaras dengan energi tubuh, boleh dimasukkan ke dalam tubuh, boleh juga diturunkan untuk orang lain.

Setelah mengetahui perbedaannya seperti tertulis di atas, jika para pembaca berniat menjalankan metode-metode meditasi dari Penulis diharapkan supaya bisa menerapkan kekuatan rasa. Kekuatan pikiran hanya digunakan untuk bervisualisasi membentuk energi tertentu saja yang sifatnya tidak diserap tubuh, misalnya untuk membuat bola cahaya, pagaran gaib, sinar laser, dsb, yang itu tidak untuk dimasukkan ke dalam tubuh, supaya tidak terjadi efek resiko dari adanya kesalahan prosedur.

Laku spiritual biasanya dijalani orang bersama-sama atau merupakan kelanjutan dari laku kebatinan, sehingga olah spiritual itu sebenarnya bukanlah suatu jenis ilmu yang berdiri sendiri yang dipelajari secara tersendiri, tetapi sebenarnya berhubungan dan menjadi satu kesatuan dengan olah kebatinan dan merupakan tindak lanjut dari laku kebatinan. Dengan demikian seseorang yang menjalani laku spiritual biasanya adalah bagian dan kelanjutan dari laku kebatinannya dan seseorang yang menjalani laku kebatinan biasanya juga menguasai tingkat spiritualitas tertentu sesuai pencapaian spiritualnya pada bidang interest-nya masing-masing.

Begitu juga dalam laku melatih energi kekuatan spiritual, biasanya juga dijalani dengan kombinasi kebatinan. Pada jaman dulu orang-orang yang sedang khusus menjalani laku kebatinan dan spiritual (olah batin) biasanya akan melakukannya dengan jalan menyepi, berpuasa, semadi, atau tapa brata. Selain dilakukan untuk tujuan mendapatkan pencerahan spiritual yang terkait dengan kesaktian atau dunia spiritual, kekuatan dari laku mereka itu juga akan menambah tinggi kekuatan gaib kebatinan dan spiritual mereka, sekaligus juga menambah tinggi kekuatan kesaktian kanuragan mereka.


Semua laku yang bersifat kebatinan dan spiritual di dalamnya selalu mengedepankan penghayatan, baik itu laku yang bersifat kerohanian / ketuhanan / keagamaan, maupun yang bersifat keilmuan, bukan kepintaran berpikir dan berlogika, bukan sebatas terlaksananya bentuk laku formalitasnya, bukan juga mengedepankan amalan doa dan mantra. Kualitas seseorang atas penghayatan dan penjiwaan itu, selain ketekunannya, akan sangat membedakan hasil dan prestasi yang mampu diraihnya dibandingkan orang lain yang sama-sama melakukan aktivitas yang sama.

Karena itu jika seseorang menjalani suatu laku yang bersifat kebatinan dan spiritual, baik kerohanian maupun keilmuan, selalu dituntut supaya orangnya memahami tujuan dari lakunya itu dan mampu menghayati lakunya, sehingga jika orang itu mengalami kesulitan dalam ia menjalani lakunya itu kemungkinan penyebabnya adalah karena ia belum bisa menghayati lakunya (atau belum tahu tujuan dari lakunya).

Jika seseorang sudah bisa menghayati lakunya, maka ia akan menemukan suatu rasa yang bersifat khusus, yang itu hanya ada dalam lakunya itu saja, tidak ada dalam aktivitasnya yang lain, yang kemudian setelah semakin didalami dan matang, maka itu akan menjadi kekuatan rasa.

Kekuatan rasa setelah semakin didalami dan matang, jika seseorang menerapkan itu dalam semua aktivitas kehidupannya maka semua perbuatan-perbuatannya akan mengandung suatu kegaiban yang akan bisa dirasakan perbedaan kegaibannya dibanding jika ia melakukan perbuatan yang sama dengan sikap batin yang normal saja.

Pada tahap selanjutnya untuk ia melakukan suatu perbuatan dalam lakunya itu ia melakukannya dengan cara bersugesti, yaitu mengkondisikan sikap batinnya secara khusus , mendayagunakan penghayatan rasa untuk melakukan suatu perbuatan tertentu, mendayagunakan kekuatan rasa.

Penghayatan, olah rasa dan olah sugesti adalah dasar-dasar dalam keilmuan kebatinan dan dpiritual, selalu ada dalam semua laku yang bersifat kebatinan dan spiritual yang itu harus lebih dulu bisa dikuasai oleh para pelakunya sebelum mereka menapak ke tingkatan yang lebih tinggi.

Karena itu jika para pembaca ingin mempelajari dan menjalani suatu laku yang bersifat kebatinan dan spiritual, maka poin-poin di atas harus lebih dulu dimengerti dan harus diterapkan dalam lakunya itu supaya lakunya itu lebih bisa diharapkan keberhasilannya dibanding jika poin-poin itu belum dikuasai. Selain ketekunan anda, kualitas penghayatan dan penjiwaan anda itu akan sangat membedakan hasil dan prestasi yang mampu anda raih dibandingkan orang lain yang sama-sama melakukan aktivitas yang sama.


Dalam laku meditasi energi, energi yang berhasil dihimpun dari alam (energi potensial) jika sudah diolah menjadi bentuk energi kekuatan kanuragan, atau kekuatan kebatinan / spiritual, kemudian akan menjadi berbeda sifat dan karakteristiknya, tidak sama lagi dengan energi aslinya yang dari alam, mengikuti bentuk pengolahannya.

Energi alam sangat besar dan berlimpah, tetapi sifatnya halus, tidak padat dan tidak tajam.

Jika energi alam itu hanya dihimpun / ditampung saja di dalam tubuh, maka kemudian akan menjadi energi potensial yang sewaktu-waktu bisa digunakan dalam aktivitas tertentu dengan kekuatan rasa, atau secara alami kekuatannya akan muncul sendiri tanpa disengaja, misalnya ketika sedang emosi atau sedang berkelahi. Tetapi jika seseorang menguasai teknik penggunaan energi, maka energi potensial itu akan dapat digunakan untuk banyak tujuan penggunaan energi, bisa untuk kekuatan kanuragan, untuk pengobatan gaib, membuat pagaran gaib, pembersihan gaib atau untuk menyerang mahluk halus sampai yang kekuatannya setingkat dengan energi potensial itu.

Jika energi potensial itu berhasil disatukan dengan energi tubuh, akan menjadikan tubuh seseorang terasa bertenaga, padat dengan energi. Metode ini berguna sekali untuk orang-orang yang aktif secara fisik, para pesilat, olah ragawan, dsb, yang jika mahir menguasai tekniknya akan bisa dengan seketika menyerap energi alam untuk menambah kekuatannya sehingga tubuhnya terasa padat bertenaga, dan untuk mengisi kembali energinya yang habis terkuras (recharge), dan untuk membersihkan tubuh dari sampah-sampah energi sisa-sisa pembakaran tubuh dan menggantinya dengan energi baru yang bersih.

Jika energi hasil laku meditasi energi itu berhasil disatukan dengan tenaga dalam, energinya mengalir mengisi cakra-cakra energi tubuh, yang sesudahnya diolah kembali bersama dengan olah gerak dan olah nafas untuk menyatukan energinya dengan energi tenaga dalamnya, akan bisa signifikan memperbesar kandungan energi tenaga dalam seseorang.

Jika energi hasil laku meditasi energi itu berhasil disatukan dengan kekuatan kebatinan, energinya akan menjadi besar dan padat, diolah dengan olah kebatinan yang mengedepankan kekuatan rasa di dada (dan visualisasi). Selain murni untuk kemampuan kebatinan, energi kebatinan ini juga dapat diolah untuk tujuan mempertinggi kekuatan kanuragan seseorang (dikombinasikan dengan kekuatan tenaga dalam atau bahkan menggantikan kekuatan tenaga dalam), disatukan dengan kekuatan kebatinan dan kanuragan, misalnya dengan olah laku dan amalan lembu sekilan seperti dicontohkan dalam tulisan berjudul Sedulur Papat Kalima Pancer.

Jika ditujukan untuk menaikkan kekuatan sukma, maka selama menurunkan energinya kondisikan batin untuk kita sebagai pancer menyerap langsung energinya dan sugestikan para sedulur papat untuk bersama-sama menyerap energi yang turun.

Jika energi hasil laku meditasi energi itu diolah dengan laku dan sugesti spiritual, energinya akan menjadi halus tetapi tajam, diolah dengan olah spiritual yang mengedepankan kekuatan pikiran (dan visualisasi). Kekuatan spiritual ini lebih banyak bersifat kekuatan gaib yang tajam yang dapat disalurkan melalui kekuatan pikiran.

Dalam laku meditasi tersebut di atas kekuatan energi potensial di dalam tubuh bisa diolah dengan sugesti kebatinan supaya menjadi energi yang besar dan padat, menjadi kekuatan kebatinan atau menjadi kekuatan fisik / kanuragan, atau diolah dengan sugesti spiritual supaya menjadi energi gaib yang tajam.

Contoh lain, jika energi itu dimaksudkan untuk dijadikan pagaran gaib, dengan sugesti kebatinan diolah supaya energinya membentuk bola pagaran yang besar dan padat, dan dengan sugesti spiritual diolah supaya energi pagarannya menjadi tajam, sehingga kesudahannya energi pagarannya akan menjadi besar, padat dan tajam, yang hasilnya akan jauh berbeda dengan pagaran energi yang hanya berbentuk bola atau perisai energi saja, tetapi energi pagarannya tidak besar, tidak padat dan tidak tajam, yang akan mudah ditembus walaupun oleh serangan gaib yang rendah kekuatannya.


Dalam latihan resmi pengolahan tenaga dalam yang menggunakan teknik olah pernafasan tenaga dalam, dasar asumsinya adalah mengisi tubuh dengan energi dari olah gerak pernafasan, dimasukkan / dihisap ke dalam tubuh, ditekan / dipompa ke dalam cakra-cakra tenaga dalam untuk merangsang / membangikitkan / menambah besar kandungan isi tenaga dalam di cakra-cakra yang terkait. Ini adalah teknik dasar pengolahan tenaga dalam yang diterapkan untuk para pemula.

Pada tingkat keilmuan yang tinggi orang melakukannya tidak lagi melulu dengan teknik pernafasan dan olah gerak, tetapi dengan laku kebatinan dan spiritual, dengan teknik meditasi energi dan doa-doa sugesti, menyepi, berpuasa dan bertapa brata, untuk bisa lebih efisien dan efektif memasukkan energi yang besar ke dalam tubuhnya, sesudah itu barulah disempurnakan penyatuannya dengan tenaga dalamnya dengan olah pernafasan dan olah gerak.

Dengan demikian teknik meditasi energi itu adalah teknik keilmuan tingkat tinggi yang jika seseorang belum memiliki pemahaman tentang teknik olah energi, maka efektivitasnya dalam memperbesar tenaga dalam seseorang atau untuk keperluan kanuragan, atau untuk kekuatan tubuh, menjadi terbatas. Begitu juga jika seseorang belum memiliki pemahaman tentang olah batin dan olah spiritual dan keilmuannya, maka efektivitas penggunaannya dalam keilmuan kebatinan dan spiritual menjadi terbatas. Karena itu metode meditasi energi itu bukanlah suatu ilmu / teknik yang berdiri sendiri, tetapi adalah tingkatan lebih lanjut dari keilmuan lain yang menjadi dasarnya, bersifat menambahkan efektivitasnya, bukan menggantikan. Karena itu para pelakunya diharapkan sudah mengikuti pelatihan tenaga dalam, atau sudah memiliki pemahaman yang cukup tentang olah energi, olah kebatinan dan olah spiritual, supaya laku meditasi itu bisa efektif secara signifikan meningkatkan kapasitas kemampuan seseorang.

Semua laku meditasi merupakan laku tingkat tinggi yang biasanya hanya dilakukan oleh orang-orang yang sudah "senior" dalam keilmuannya, bukan untuk yang masih "yunior". Jika laku meditasi dilakukan untuk tujuan kebatinan / spiritual, sebelumnya seseorang harus sudah memiliki pemahaman tentang tujuan meditasinya dan proses lakunya, sehingga laku meditasinya menjadi lebih terarah, lebih fokus kepada tujuannya, supaya menjadi lebih efektif dalam mencapai apa yang menjadi tujuan dari meditasinya, tidak mengambang mengawang-awang.

Semua laku meditasi merupakan laku tingkat tinggi yang untuk melakukannya seseorang diharapkan sudah cukup "sepuh" secara psikologis untuk bisa mengendalikan pikiran dan perasaannya, untuk bisa mengendapkan gelombang energi tubuh, pikiran dan perasaan, untuk bisa semuanya diselaraskan dalam laku meditasinya. Jika itu belum bisa dikuasai, maka akan sulit seseorang berhasil menjalankan suatu laku meditasi, apalagi mencapai hasil dari tujuannya bermeditasi.

Bukan berarti laku meditasi hanya cocok dilakukan oleh orang-orang yang sudah cukup sepuh psikologisnya, justru laku meditasi itu bisa menjadi sarana untuk belajar membentuk psikologis yang sepuh, untuk belajar mengendalikan dan mengendapkan gelombang energi tubuh, pikiran dan perasaan. Tetapi untuk bisa mencapai hasil yang sesuai dengan tujuan meditasinya, maka orangnya harus lebih dulu bisa mengkondisikan kebatinan dan spiritualnya, pikirannya, perasaannya, kondisi psikologisnya, menyelaraskannya dengan kondisi yang disyaratkan dalam meditasinya.

Yang perlu dipahami jika seseorang ingin melakukan meditasi adalah sebelumnya seseorang harus sudah tahu, memiliki pemahaman tentang tujuan meditasinya dan proses lakunya, sehingga laku meditasinya menjadi lebih terarah, lebih fokus kepada tujuannya, supaya menjadi lebih efektif dalam mencapai apa yang menjadi tujuan meditasinya, tidak mengambang mengawang-awang. Semua proses lakunya harus dijalankan dengan benar, jangan ada kesalahan, dan jangan menyimpang, supaya lakunya bermeditasi tidak mendatangkan efek resiko dari adanya kesalahan prosedur.

Sunday, 8 June 2014

AL FATEHAH SEBAGAI PENARIK KHODAM DALAM POHON/BENDA

Ki Cokro Wardana
rezaw3700@gmail.com




Ilmu Ini Saya Dapatkan Dari Ki Rizki & Ki Egi tetapi 60% saya ubah
tetapi tetap sama fungsinya.

Ilmu Ini Sering Digunakan Saat Sedang Mengambil Jin/Khodam Dalam Pohon, Benda dll yang tidak dikunci oleh kekuatan Gaib .

Tata Caranya Sebagai Berikut :

- Peganglah pohon dengan posisi telapak tangan di buka ( seperti menerawang ) .
Kalo untuk menarik didalam benda , posisi tangan kiri atau kanan
terserah tersebut memegang benda tsb.

- Lalu konsentrasikan pikiran anda & baca Surah Al Fatehah 3x atau 7x
atau 10x tahan nafas ( Memang agak Sulit Harus Pake Latihan Pernafasan).
- Kalo udah ketarik maka tangan akan terasa hangat atau panas (
Biasanya Kalau besar (power nya)  jin/khodamnya akan terasa panas,bergetar & tubuh
berkeringat )

- Kalo udah terasa genggamlah / tutuplah tangan yg digunakan untuk
menarik tadi dengan posisi tangan tadi dikepalkan.

- Setelah itu silahkan masukan khodam tersebut ke benda atau yang lain
( misal : Tasbih,Cincin,Keris dll ) dengan membaca doa Ini :

” Dengan Memohon Ridho Dari Allah aku perintahkan kamu supaya pindah
ke ( isi sendiri ) ”
Baca sambil tahan nafas dan kalo sudah hembuskan
sambil berkata HU lalu tangan yang masih dalam keadaan dikepalkan tadi
di sentuhkan ke dalam benda atau tubuh lalu lepaskan atau buka telapak
tangannya dan telapak tangan yang sudah terbuka tersebut memegang
benda atau tubuh tersebut kira kira selama 5-10 detik agar benar-benar
sudah masuk.

- Kalo sudah berarti sudah masuk khodamnya.

- Lalu Coba pegang benda yang tadi kalo panas/hangat berarti khodam
tsb sudah masuk , kalo benda tersebut berbau agak gosong berarti benda
tsb tidak kuat menahanya dan harus diambil dan dipindah kembali
dengan membaca doa berikut :

Al Fatehah 1x

An Naas 3x

Sura Al Jinn ayat 1-6

Ayat Kursi

dan dilanjutkan dg doa berikut :

” Dengan Memohon Ridho Dari Allah Kuperintahkan Kau supaya kembali ketanganku “
Membaca doa diatas dengan tahan nafas ( doa nya aja kalo Surahnya gk
usah ) . Saat membaca surat + doanya posisi tangan memegang ujung
benda tsb, kalo udah selesai tarik tangan kita dari ujung benda tadi
ke bawah sampai lepas maka tangan kita akan mengepal kembali . Lalu
terserah mau anda kembalikan atau dimasukan kebenda yg laen tentunya
pakai doa yang diatas tadi doa untuk memasukan jin/khodam ke dlm benda
. Kalo ingin dilepaskan ya tinggal buka aja telapak tangan anda.
Catatan : Kalo Banyak Tidaknya Baca Surah Al Fatehahnya tergantung
Penunggu Khodamnya jika penunggunya kuat maka bc Suratnya 7/10x . Kalo
biasa ya cukup 3x aja , Yang Penting Tingkat Konsentrasi , Keseriusan
& Keikhlasan .


CARA MENERAWANG KHODAM YANG KITA TARIK DAN SUDAH DI DALAM KEPALAN TANGAN KITA

- Pejamkan mata & kosongkan lalu baca do’a ini :

” Dengan memohon kepada ALLAH , hamba memohon kepadamu Ya Allah supaya
hamba dapat mengetahui apa khodam yang terdapat di genggaman hamba”
dengan tahan nafas , kalo sudah hembuskan . Maka INSYA ALLAH
dibayangan anda , anda akan melihat khodam yang ada digenggaman anda.

NB: SEMUA DOANYA DIBACA BATIN / DIHATI

Ilmu ini digunakan dan biasanya dimasukkan ke tubuh orang saat ada
tradisi tarian masyarakat ‘ JATILAN ‘ di daerah saya ( Bantul, DIY )

SAYA IJAZAHKAN UNTUK SIAPAPUN YANG INGIN MENGAMALKANNYA .
INGAT ! : KITA HANYA MEMINTA KEPADA ALLAH SWT , JANGAN KEPADA KHODAM
ATAU YANG LAIN KARENA SESUNGGUHNYA ITU PERBUATAN SYIRIK
DEMIKIAN SECUIL ILMU DARI SAYA KURANG LEBIHNYA MOHON MAAF .

SALAM ASAH ASIH ASUH
@@@

MEMBERSIHKAN PENGARUH NEGATIF MAHLUK HALUS

ASSALAMUALAIKUM WR.WB

Keberadaan mahluk halus, apapun jenisnya dan golongannya, dapat berpotensi memberikan pengaruh tertentu kepada manusia, entah pengaruh positif ataupun pengaruh negatif. Keberadaan mahluk halus itu bisa di luar tubuh manusia, bisa juga bersama manusia seperti dalam bentuk khodam pendamping, disantet, dipelet, kesambet, ketempelan, atau bersama manusia dalam bentuk khodam benda-benda gaib.


Keberadaan suatu mahluk halus di tubuh manusia kadangkala diawali dengan adanya sakit panas demam tinggi selama beberapa hari, yang jika kondisi tubuhnya lemah bisa sampai menyebabkan si manusia mengalami kejang-kejang, step, dsb. Sakit panas tinggi ini adalah salah satu bentuk tanda pemberitahuan bagi si manusia tentang keberadaan mereka (ini adalah salah satu cara / tata krama mahluk halus untuk memberitahukan perihal keberadaan mereka). Tetapi si manusia sendiri harus melakukan tindakan-tindakan, supaya sakit panas demam tinggi itu tidak berakibat fatal bagi si manusia, jangan sampai kemudian mengakibatkan kerusakan saraf otak atau organ tertentu yang bersifat permanen.


Seseorang yang telah menerima khodam dari leluhur, selain khodam itu sendiri yang datang biasanya juga ada gaib-gaib lain yang datang kepadanya, disadari ataupun tidak, datang berkunjung, sebagai bentuk perhatian mereka kepada anak cucu keturunannya.

Keberadaan suatu mahluk gaib bersama manusia seringkali tidak disengaja dan tidak disadari, tetapi ada juga orang yang berinteraksi dengan sengaja, terutama yang berkaitan dengan benda-benda gaib dan keilmuan gaib / khodam. Tetapi disengaja ataupun tidak, manusia tetap harus waspada, terutama pada watak si mahluk halus dan pengaruh / akibat dari keberadaannya.

Jika tujuan dan pengaruh / akibat dari keberadaannya bersifat baik, mungkin manusia dapat merasa lega. Tetapi jika diketahui tujuan dan akibat dari keberadaannya bersifat merugikan, atau menyebabkan manusia menjadi sakit, celaka atau mengalami kemalangan, sebaiknya segera dilakukan tindakan-tindakan pembersihan gaib, termasuk dengan bantuan paranormal jika memang harus.

Selain itu, watak asli si mahluk halus juga harus diketahui. Jika wataknya baik mungkin si manusia dapat merasa lega, tetapi jika wataknya jelek / jahat, yang termasuk sebagai mahluk bergolongan hitam atau abu-abu, maka sebaiknya diusahakan supaya mahluk halus itu tidak bersama dengan manusia, jangan sampai manusia mengalami kerugian yang lebih besar di kemudian hari.


Bila yang bersama dengan manusia adalah dari golongan bangsa jin, biasanya keberadaannya juga membantu si manusia, sehingga doa-doa dan keinginannya atau ucapan-ucapannya menjadi terwujud. Bila itu terjadi, maka si manusia 'harus' memberikan 'sesuatu' sebagai upahnya karena mereka sudah 'bekerja'. Bila tidak diberikan, maka si manusia akan mendapatkan beberapa 'teguran' darinya, yang bentuknya bisa berupa sakit-penyakit, naas, kesialan, atau pertengkaran keluarga. Tetapi tuntutan bayaran upah yang tidak diterima oleh bangsa jin golongan hitam, akibatnya bagi manusia lebih berat dan menyakitkan, karena selain berupa naas dan kesialan, juga dapat berupa sakit / penyakit berat sampai kematian pada anggota keluarga yang lain.


Teguran dan hukuman yang diterima manusia dari mahluk halus golongan hitam biasanya lebih berat dan menyakitkan dibandingkan yang diterima manusia dari golongan putih. Selain yang berupa sakit-penyakit, naas, kesialan, pertengkaran keluarga, atau kematian, pancaran energi negatif mereka, selain mengganggu secara psikologis, juga bisa menyebabkan sel-sel tubuh manusia yang positif berubah menjadi bersifat negatif dan yang sudah menjadi negatif akan memakan yang positif dan merubahnya menjadi negatif (mengakibatkan penyakit kanker / tumor, kanker otak, kanker rahim, kista rahim, kerusakan ginjal, liver, dsb). Bila jin tersebut adalah khodam pendamping seseorang, hukuman itu seringkali tidak ditujukan kepada manusia tersebut, tetapi kepada orang-orang terdekatnya, kepada anggota keluarganya yang lain, bisa orang tua, istri / suami, anak-anak dan anak di dalam kandungan. Dan keberadaan jin dari golongan hitam itu pasti akan menyulitkan proses kematian orang tersebut.

Sekalipun manusia tidak secara langsung berhubungan dengan mahluk gaib, tetapi harus disadari bahwa manusia hidup di lingkungan mahluk gaib (dan mahluk gaib hidup di lingkungan manusia), bila ada di antara mahluk halus tersebut yang berenergi negatif, walaupun mahluk tersebut tidak bertindak mengganggu ataupun menyerang, pancaran energi dari keberadaannya dapat berpengaruh negatif bagi manusia. Contohnya adalah jenis gondoruwo, pengaruh negatifnya terhadap manusia adalah menyebabkan sakit atau mudah sakit-sakitan, dari sakit masuk angin, pegal-pegal, mulas-mencret, sakit kepala sampai kanker dan yang menyebabkan kematian, keguguran dan kematian anak di dalam kandungan, atau jenis bangsa jin yang berhawa aura panas yang menyebabkan manusia mudah marah dan bertengkar, tidak betah tinggal di rumah, malas bekerja, orang malas datang berkunjung, warung / toko sepi pengunjung, dsb.

Dari keterangan di atas dapat diketahui bahwa sakit-penyakit kanker / tumor, kanker otak, kanker rahim, kista rahim, kerusakan ginjal, liver, keguguran dan kematian anak di dalam kandungan, dsb, bukanlah semata-mata bersifat medis, dan kondisi manusia mudah marah dan bertengkar, tidak betah tinggal di rumah, malas bekerja, orang malas datang berkunjung, warung / toko sepi pengunjung, dsb, tidak semuanya bersifat psikologis asli manusia, karena asal-muasal awal penyebab terjadinya bisa juga adalah akibat dari perbuatan suatu mahluk halus, bisa juga sebagai efek dari keberadaan mahluk halus berenergi negatif di sekitar tempat tinggal si manusia, atau karena kepemilikan pusaka yang tidak cocok atau jimat yang tidak baik isi gaibnya.

Karakteristik mahluk halus dari golongan hitam dan yang berenergi negatif terhadap manusia dapat dibaca di : Penggolongan Mahluk Halus.

Di bawah ini ada beberapa contoh situasi / kejadian yang perlu dicurigai sebagai terjadi karena adanya gangguan mahluk halus. Gangguan itu bisa berasal dari keberadaan mahluk halus bersama manusia dalam bentuk khodam pendamping, atau kepemilikan jimat dan pusaka atau benda-benda lain yang berpenghuni gaib, atau karena ketempelan, kesambet, guna-guna, teluh dan santet, atau adanya keberadaan mahluk halus berenergi negatif di lingkungan tempat tinggal manusia.

Bila bayi atau anak kecil sering rewel pada sore atau malam hari, perlu diwaspadai adanya gangguan gaib yang biasanya berasal dari jenis dedemit kuntilanak, palasik, wewe gombel, dsb.


Bila sakit yang diderita seseorang bertambah parah di malam hari, sakit apa saja, termasuk sakit gatal-gatal kulit (bisa juga karena alergi udara malam), kondisi ini perlu dicurigai bahwa sakit / penyakit itu berasal dari adanya gangguan mahluk halus (ketempelan, kesambet, guna-guna, teluh atau santet), dan perlu juga diperiksa adanya kemungkinan keberadaan mahluk halus berenergi negatif di lingkungan tempatnya tinggal.

Atau bila seseorang sering bermimpi bertemu dengan seseorang, bercinta, dsb, apalagi kondisinya pada malam hari semakin menjadi-jadi (merasa rindu ingin bertemu sampai lupa diri), kondisi ini perlu dicurigai bahwa orang tersebut telah mengalami gangguan mahluk halus (dipelet / diguna-guna).

Bila seseorang telah beberapa kali mengalami kejadian keguguran kehamilan, atau bayi meninggal di dalam kandungan, selain memeriksakan diri secara medis, perlu juga diperiksa kemungkinan adanya mahluk halus berenergi negatif di lingkungan tempatnya tinggal.

Bila rumah anda terasa tidak nyaman untuk ditinggali, anggota keluarga tidak betah tinggal di rumah, sering terjadi pertengkaran antar anggota keluarga, anggota keluarga sering sakit-sakitan, perlu diperiksa kemungkinan adanya mahluk halus berenergi negatif di lingkungan tempat anda tinggal.

Bila kondisi di atas jelas terjadi, sakit seseorang jelas karena keberadaan sesuatu gaib, maka pengobatan dengan cara-cara kedokteran hanya akan menghilangkan sakit / penyakitnya, tetapi tidak menghilangkan sumber penyebab sakitnya, sehingga suatu saat akan kambuh kembali atau sakitnya akan berpindah tempat. Bila ini yang terjadi sebaiknya ditangani dengan cara-cara alternatif khusus kegaiban, misalnya dengan tenaga dalam atau kebatinan, atau menggunakan kekuatan gaib benda-benda bertuah, seperti keris atau jenis benda gaib lain.

Dalam upaya melakukan pembersihan gaib untuk membersihkan pengaruh negatif dari keberadaan mahluk halus terhadap manusia harus diteliti lebih dahulu gaib-gaib mana saja yang akan dibersihkan, apakah semuanya, ataukah hanya gaib-gaib tertentu saja (yang berenergi negatif dan yang dari golongan hitam saja).Bila keberadaan mahluk gaib dari golongan hitam dan yang berenergi negatif jelas ada, mungkin upaya pembersihan gaib perlu dilakukan secara berkala, untuk memastikan terusirnya kembali mereka jika mereka ternyata datang kembali, atau pembersihan itu dilakukan sampai pengaruh negatif keberadaan mereka telah hilang.


SEKIAN....

WASSALAM
SAMUDERADOA BLOG (samuderadoa.blogspot.com)

Assalamualaikum... Selamat datang sedulur spiritualis.Salam sejahtera dan berkah serta sukses slalu untuk semuanya...aamiin. Blog ini adalah wadah untuk ajang silaturahmi dan saling berbagi untuk menambah pengetahuan, wawasan, serta pengalaman. Bagi saudara ku yg mempunyai pengetahuan dan ingin berbagi atau ingin belajar dalam hal supranatural silahkan untuk komentar dan saling tegur sapa di artikel artikel yang telah di posting diblog ini. Dengan syarat memakai nickname dan komentar yg sopan santun. Bagi pendatang baru atau pun yang lama yg ingin menjadi anggota ataupun qobiltu amalan yg sudah dishare silahkan bergabung di postingan/artikel "daftar anggota "warga samuderadoa (WSD)". Terimakasih atas pertisipasinya melestrikan kebudayaan dan perbendaharaan ilmu nusantara...

Salam sejahtera untuk semuanya...

PENGIRIMAN ARTIKEL

Silahkan mengirimkan artikel keilmuan ataupun wawasan serta pengalaman spiritual yang bermanfaat ke alamat email: samuderadoa2013@gmail.com Artikel yg dikirim hendaknya orisinil tulisan sendiri dan bukan copas dari blog lain. Jika copas cantumkan sumbernya. Bagi yang ingin konsultasi tulis judul di email anda "KONSULTASI". Bagi yg ingin kirim artikel keilmua tulis judul di email anda "ARTIKEL KEILMUAN"

Salam...

HARAP DI PERHATIKAN!!!

Bagi para saudaraku yg ingin mengamalkan keilmuan ataupun amalan hikmah yg sdh dishare diblog ini, kami sarankan untuk berkonsultasi/mohon ijin/qobiltu kepada yg mengijazahkan. Sebelum mengamalkan sesuatu lebih baik sholat hajat dan istikhoroh meminta petunjuk kepada yg maha kuasa. Bagi yg tidak mempuanyai guru silahkan mencari orang yang faham, ustadz atau kiayi didaerah masing-masing yg sekiranya bisa membimbing dan mengarahkan saudaraku semua kepada jalan yg lebih baik. Silahkan yang ingin share artikel dari blog ini Kami persilahkan.


Salam rahayu dan sejahtera untk sedulurku semuanya....

Sekedar masukan bagi para pembaca dan bagi para sedulur semuanya jika masih kesulitan dan selalu gagal dalam mempelajari Amalan di blog ini ataupun amalan-amalan ilmu hikmah/kebatinan lainya kemungkinan aliran chakra anda masih terkunci, tertutup belum terbuka sehingga sulit dalam menangkap sinyal-sinyal ghoib dan sulit dalam konsentrasi dan tidak bisa fokus, saya sarankan aliran chakra/aura anda perlu di buka terlebih dahulu oleh orang yang mempunyai kemampuan membuka chakra/aura anda.

Dengan mengharap ridho Allah SWT, jika para sedulur berkenan ijinkan kami untuk menawarkan kepada sedulur sekalian untuk membuka aliran chakra/aura anda.

jika niat anda sudah yakin ingin membuka Chakra/Aura anda, sedulur bisa hubungi no ini 089652792664 atau bisa email ke: transferilmubatin@gmail.com

Sedulur tidak usah khawatir tentang apakah ini suatu penipuan atau kebohongan belaka,kami berikan garansi mahar kembali dalam 1 minggu jika anda tidak merasakan apa-apa.

Ketika proses nanti anda akan merasakan sendiri energi yg masuk ke tangan anda ketika proses berlangsung,
Reaksi biasanya tangan sprti ksetrum kcil, hangat dan dingin, kepala terasa berat dan lain-lain.

Nb: syarat dan mahar berlaku.

Bgi yg serius silhkn jangan sungkan untuk menghubungi kami
kami percaya kepada anda dan andapun seharusnya mempercayai kami..agar terjalin silahturahmi yang erat antar sesama manusia.

Follow by Email