Bagi yang ingin mengamalkan silakan izin kepada admin melalui kolom komentar sebagai sambung sanad yang sangat penting dalam pengamalan sebuah ilmu/amalan.
WARGA SAMUDERA DOA

Friday, 31 May 2013

ILMU SYAHADAT LANGIT

Herjuno Boudhitama
boudhitamah@yahoo.com

Berhubung ada beberapa anggota KWA meminta saya untuk memposting amalan syahadat langit, maka saya share amalan ilmu syahadat langit.Amalan ini asli dari saya dan berasal dari guru saya bukan dari situs/blogger lain.apabila ada kesamaan dengan blogger lain kemungkinan yang memposting memiliki guru yang sama.

AMALAN SYAHADAT LANGIT

1. BASMALLAH 1X

2. SYAHADAT 1X

3. SHOLAWAT 1X

4. ALFATIHAH 1X

5. ILA HADROTI ROSULULLOH MUHAMMAD SAWW ALFATIHAH 1X

6. ILA HADROTI AHLI BAITI KHUSHUSHON IMAM ALI AS WA IMAM HASAN AS WA IMAM HUSAIN AS WA IMAM MAHDI AS ALFATIHAH 1X

7. ILA HDROTI NABI SULAIMAN AS ALFATIHAH 1X

8. ILA HADROTI NABI KHIDIR AS ALFATIHAH 1X

9. ILA HADROTI SYAIKH ABDUL QODIR ALJAELANI ALFATIHAH 1X

10. ILA HADROTI MALAIKAT JIBRIL AS WA MALAIKAT MIKALI AS WA MALAIKAT ISROFIL AS WA MALAIKAT IJROIL AS ALFATIHAH 1X

11. AL IKHLASH 1X

12. AL FALAQ 1X

13. ANNAS 1X

14. IBADALLOOH AGHISUNNI TA’ALA WANSURULILLAH 7X

15. SHOLAWAT NARIYAH:

ALLAHUMAA SHOLI SALAATAN KAMILATAN WASALIM SALAAMAN TAAMAAN ‘ALAA SAYYIDINA MUHAMMADINIL LADZI TAN HALU BIHIL ‘UQODU. WA TANFARIJU BIHIL KUROBU WA THUQHDAA BIHIL HAWAA-IJU WA TUNAALU BIHIR ROGHOOIBU WA HUSNUL KHOWAATIMI WA YUSTASQOL QHOMAAMU BIWAJHIHIIL KARIIMI WA ‘ALAA AALIHIII WA SHOHBIHI FII KULLI LAMHATIN WA NAFASIN BI ‘ADADIKULLI MA’LUUMIL LAKA BIROHAMTIKA YAA ARHAMAR ROOHIMIIN 11X

16. NURBUWWAH(VERSI SYAHADAT LANGIT):
ALLAHUMMA DZIS SULTHONUL ‘AZHIIM, WADZIL MANNIL QODDIM WADZIL WAJHIL KARIM WAWALIYYIL KALIMAATI TAMMAATI WADA ‘AWAATIL MUSTAJAABATI AQILIL HASANI WAL HUSAINI MIN ANFUSIL HAQQI, WA ‘AINUL QUDROTI WAN NAAZHIRIIN WA ‘AINUL JINNI WAL INSI WASYSYAYATIIN, WAIN YAKKADULLADZIINA NAKAFARU LIYUS LIKU NAKAA BI ABSHOORIHIIM, LAMMAA SAMIUDZIKRO WAYAKUULUUNA INNAHU LAMJANUUN, WA MA HUWA ILLA DZIKRU LIL ‘ALAMIIN, WA MUSTAJABIL LUKMANIL HAKIIM, WAWARITSA SULAIMAANUBNU DAWUUDA ALAIHIMAS SALAAM MU WADUUDUDZUL ARSYIL MAJIID, THOWWIL UMRI WA SHOHIH JAZADII WA’DHI HAJATII (SEBUT HAJATNYA), WAKSIR AMWAALI WA’ AULADII WAHAABIB LINNAASI AJMA’IIN,WATABAA ADIL ADAWAA KULLAHA MIN BANI ADAAMA ALAIHISSALAMU MANKAANA HAYYAN WAYAHIQQOL QOULU ALAL KAAFIRIIN, WAQUL JAA’AL HAQQU WA ZAHAQOL BATHILA KAANAA ZAHUQOO MA NUNAZZILU MINAL QUR’AANI MA HUWA SYIFAA’UN WAROHMAATUN LIL MU’MINIIN,WALAA YAZIDDUZH ZHOLIMIINA ILLA KHOSAARO, SUBHANAKA ROBBIKA ROBBIL IZZATI AMMA YASHIFUUN, WASALAMAN ALAL MURSALIN WAL HAMDULILLAAHIROBBIL ‘ALAAMIIN. 7X/40X/100X

17. DOA SULAIMAN:

BASMALLAH. ALLAHUMMA INDAHOLA FI SHUROTI SULAIMAN, MINAL MASRIQI ILAL MAGHRIBII LIDZATI WAKHUWWATIHI WA JIBRO ‘IILA WA MIKA ‘ILA WAISROFI ‘ILA WA IZRO ‘ILA WA MULKI SULAIMANA MINAL MASRIQI ILAL MAGHRIBI JINNAN WAINSAN WARIHAN WAGHOMAMAN WASALAAMAN TASLIIMAN KATSIROON, JALLA JALLA LAHU YAA IBLISI WAASYAITHONI FII DZULUMAATI WANNUUR, ROBBANA TAQOBBAL SULAIMAANA WA IBNU DAWUDA ALAIHISSALAM BIROHMATIKA YA ARHAMAR ROHIMIIN. 1X
18. BENTENGAN GHOIB:
LAA ILAAHA ILALLOOHU HAWALAINA HISARUN MUHAMMADAR ROSULULLOH QUFLAN WA MISWARA. LAA ILAAHA ILALLOOHU MUHAMMADAR ROSULULLOH, LAA ILAAHA ILALLOOHU MUHAMMADAR ROSULULLOH QOULAN WA FI’LAM, INNA BATSTA ROBBIKA LAA SYADIID, WALLAHU MIWWAROIHIIM MUHID. BAL HUWA QU’ANUM MAJIIDUN FII LAUHIM MAHFUD, SUMMUM BUKMUM UMYUN FAHUM LAA YUBSHIRUN, SUMMUM BUKMUM UMYUM FAHUM LA YA’ KILLUUN,SUMMUM BUKMUM UMYUN FAHUM LAA YATAKAALAMUN, SUMMUM BUKMUM UMYUN FAHUM LAA YUBSHIRUN,SHOLALLOHU ‘ALA QOIRI QOLQIHI MUHAMMADIN WA ‘ALA ALIHI WASSHOHBIHI AJMA’IN BIROHMATIKA YAA ARHAMAR ROHIMIIN. 1X

Cara mengetahui ilmu telah masuk ke tubuh:
-Baca Syahadat,Sholawat,Istighfar, masing – masing 3x tahan nafas kemudian berdoa :YAA ALLOH HAMBA MOHON BERKAH DAN KAROMAHMU AGAR HAMBA BISA MERASAKAN GETARAN GAIB ILMU SYAHADAT LANGIT.”
Anngkat tangan seperti sedang takbir disamping telinga. Kencangkan kedua tangan sambil gerakan maju mundur.maka tangan akan bergetar makin lama makin kencang hingga tubuh kitapun ikut bergoncang.
Khasiatnya:

1. Bentengan diri dari serangan gaib dan untuk senjata gaib : Membaca kalimat tauhid”Laa Ilaaha Ilallooh” tahan nafas sebanyak 11x Lakukan beberapa kali ulang:3x/7x/9x bebas.diwirid tiap malam atau selesai sholat fardhu

2.Membuat pagaran gaib untuk perlindungan rumah dsb: Baca doa nurbuwwah 1x,doa sulaiman 1x dan doa benteng ghoib 7x. kemudian berdoa:” Ya Alloh hamba berniat menggunakan semua kekuatan ghoib yang ada pada diri hamba. Hamba mohon dengan perantara air ini lindungilah……….. (sebut misal:rumah/tanah/kebun dsb)………… bin……..(sebut pemiliknya dan nama bapaknya) yang beralamat……..(alamat lengkap lokasi yang hendak dipagari) dari kejahatan kasar dan halus.amin. lalu tiupkan ke air dalam botol 3x.digunakan untuk menyiram sekeliling tempat yang dipagari.

3. Menyerap energy metafisis: duduk sila telapak tangan terbuka menghadap ke atas letakkan diatas lutut.bayangkan energy yang akan diserap sperti air,matahari,bintang dsb.. Baca sholawat Nariyah 3x dan berdoa:”Ya Alloh berikanlah kepada hamba energy metafisis dari energy………….(misal matahari/bulan/tanah dsb). Berikanlah manfaat dan kebaikan yang banyak untuk hamba .amin.”
tarik nafas dan tahan sekuat mungkin sambil membca :”Yaa Alloh Yaa Lathiif” dalam hati sebanyak – banyaknya.Bila tidak kuat nafas hembuskan dan tarik lagi seperti diatas. lakukan berulang kali sekuat mungkin dan rasakan energy yang masuk melalui telapak tangan. Rasnya seperti kesemutan/kesetrum/ada pusaran angin yang halus dsb.khasiatnya dapat menyerap energy positif,energy ghoib dan mengosongkan energy lawan.

4. Menyingkirkan hujan/mendung
Membaca sholawat nariyah 3X dan nurbuwwah 1x sambil memandang ke arah mendung.lalu berdoa:”Yaa Alloh dengan barokah sholawat dan doa yang hamba baca ini, saya mohon singkirkan hujan/mendung(pilih sala satu) ini sampai hajat…..(sebutkan hajatnya misal pernikahan dsb) selesai .amin.”
tiup ke arah mendung/hujan sambil visualisasi mendung pindah/hujan berhenti dan cuaca menjadi cerah kembali.

5.Komunikasi dengan isi pusaka
Ini dengan gerakan karomah.lebih baik sudah bisa silat karomah dahulu. untuk menguasai cara ini perlu latihan beberapa kali baru bisa.tapi ada pula langsung menguasai.saya sendiri perlu latihan beberapa kali baru bisa.caranya: membaca amalan utama. Lalu berdoa:”Yaa Alloh bukakanlah tabir ghaib untuk hamba untuk mengetahui isi pusaka ini.Amin.Tiup ke telapak tangan. kemudian membaca Alfatihah 1x,al ikhlash 3x,al Falaq1x,Annas 1x,syahadat 1x,hakalah 3x tiup ke telapak tangan tadi 3x.arahkan telapak tangan diatas pusaka kira- kira 3 – 5 cm.tarik nafas sambil membaca hawkalah(Laa Hawla wa la Quwwata…Azhiim.).Kemudian tahan nafas sambil niat untuk menarik isi pusaka.Bila telpak tangan berasa seperti menyentuh bola energy atau seperti kesetrum langsung genggam. dan hembuskan ,lemaskan tangan.kemudian ajak komunikasi. Seperti: “Apa kami isi pusaka?Apa kamu jin?Apa kamu energy?Apa kamu berkhasiat kekebalan?dan sebagainya. Bila ya maka tangan akan turun naik/mengangguk.bila tidak akan bergerak ke kanan-kiri. Bila sudah selesai kembalikan isi pusaka ke tempatnya.caranya:buka genggaman dian tiup 3x ke telapak tangan sambil baca hawkalah. Cara ini pula dapat memindahkan isi pusaka.

6.Khasiat lainnya menyusul seperti: silat karomah, deteksi tempat pusaka, transfer penyakit ke dalam telur, terapy halilintar, ruqyah, kerejekian, pengasihan, membuat air husada, tarik sukma, tarik khodam, tarik pusaka,membakar jin, menyembuhkan kesurupan, membungkan hewan galak, pengobatan narkoba , melihat aura, menawarkan santet, bedah aura, puter giling dsb.Semoga bermanfaat minimal tahu isi dari amalan ilmu syahadat langit.

 . !@@@

PENGIJAZAHAN BERAGAM ILMU GAIB

Oleh kibagus pamungkas
abah.raffi@yahoo.com

**AMALAN SEGERA MENDAPAT KEKAYAAN**
amalan ini tanpa puasa dilakukan selama 27 hari tdk boleh terputus bilamana terputus ngamalinya harus diulang dari awal,amalan dimulai hari kelahiran sendiri,setiap habis sholat isya baca surat alam nasyroh 217xdan setiap pagi hari sebelum sholat subuh yaitu sholat 2 rokaat ( sholat sunah qobliyah subuh )
rokaat ke1 al-fatihah 1x- al-ikhlash 7x-surat alam nasyroh 7x – surat al fill 7x
rokaat ke2 al-fatihah 1x -al-ikhlash 7x- ayat kursi 7x-surat an nashr 7x
setelah salam berdoa kepada ALLAH
ya allah ya robbi saya memohon milik rejeki langsung uang nyata sekarang kontan untuk keperluan hidup dan bekal ibadah saya.
biasanya klo anda ikhlas mengamalkan amalan ini insya allah.pada hari terakhir didepan sajadah akan langsung jatuh bungkusan yg berupa uang nyata.jangan pegang dulu tutup dengan sajadah.lalu bersujud syukur kepada ALLAH,atas apa yg diberikan,pakailah uang trsebut dijalan ALLAH,membayar hutang atau lainya.dan bisa terjadi juga khoodam akan datang pada malam hari.
untuk mengamalkan semua jenis ilmu saya atau lebih jelasnya tata cara nya,hubungi saya sms/tlpon 081220711822 mungkin anda akan saya ijazahkan ilmu hibah dana ghaib yang lainnya.yang menurut kemampuan anda mengamalkannya.

**AMALAN PENGASIHAN MUJARAB SURAT AL-IKHLASH**
caranya: puasa sehari semalam tidak makan minum tidak tidur dan tidak bicara/mbisu.pada hari kamis baca amalan pada jam 12 malam jumat.sebelum sholat hajat 4 rokaat 2x salam pakai surat al-ikhlash 100x.berdiri menghadap kiblat baca; BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM YA RAJA NAMLI SIRA MIREYA ENGGON NIRA AREP TAK ENGGONI NING ISUN. lalu sholat hajat,selesai salam baca amalanya
BASMALAH 7x tahan nafas
ISTIGHFAR 7x tahan nafas
SYAHADAT 7x tahan nafas
SHOLAWAT NABI 7x tahan nafas
HAWQOLAH 7x tahan nafas
TAKBIR 7x tahan nafas
BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM
KUSUSON ILA RUHI WAJASADI ……(NAMA ORANG YANG DIMAKSUD BIN/BINTI NAMA IBU KANDUNGNYA) AL-FATIHAH 11x
KUSUSON ILA RUHI WAJASADI SHOKHIBUL HAJAT……(NAMA ANDA BIN/BINTI NAMA IBU KANDUNGNYA) AL-FATIHAH 11x
BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM
BIHA TARIN TOSIN RUHIN NUKHIN WABIL HAQQI ( QULHUWAALLAHU AHAD sampai selesai surat ) ALLAHUMMA TAQOBBAL ATIE…..( NAMA ORANG YANG DIMAKSUD BESERTA IBU KANDUNGNYA ) DADI WELAS ASIH TUNDUK MARING BADAN ISUN. 1115x
amalan dibaca diluar rumah ditempat terbuka tidak ada naungan apapun.sewaktu membaca nya tidak boleh gerak.dalam keadaan diam.
perhatian amalan ini jangan sampai digunakan dengan sembarangan karna pengasihan ini bisa membikin lawan jenis kita gila.gunakan dengan benar kalo kita mau serius menikahi orang yang kita maksud.

AMALAN UNTUK SEGALA HAJAT YANG MENDADAK
baca kalimat thoyibah LAA ILAAHA ILLALLAH 200 ribu kali.pembacaan boleh dilakukan duduk,berdiri,sambil tiduran atau lebih utama sahabis sholat fardhu,tahajud sholat hajat dan sholat sunah lainya.sebelum selesai hitungan jgan berdoa dulu.nnti klo sudah selesai hitungan baru berdoa kepada ALLAH apa yang menjadi tujuannya.mulai ritual hari kelahiran sendiri dan sambil puasa mutih sampai pembacaan selesai.insya ALLAH,amalan ini juga bisa digunakan untuk meminta uang nyata.biasanya nanti ada orang bertamu kerumah dan memberikan uang kepada kita.

**ILMU KUSUS HIBAH DANA GHAIB**
ilmu ini kusus saya ijazahkan kepda yang sudah kepepet skali hal uang diantaranya banyak hutang.pemanggilan khodam jin selama 3 hari. cukup amalkan 1 jam saja.tapi biasanya insya ALLAH khodam tersebut akan datang sehari saja tidak sampai 1 jam.untuk mengambil ilmu ini hubungi langsung ke 081220711822. karna ilmu ini sangat ampuh dan rahasia sekali dan kusus untuk rekan2 wong alus yang sedang terbelit hutang.

semoga ALLAH memberikan pertolongannya kepada kita semua.saya hanya manusia biasa yang tak luput dari dosa dan kesalahan.saya hanya ingin membagi sedikit ilmu yang kiranya dapat bermanfaat untuk rekan2 saudara yg ada diwongalus.

SAMPAIKAN WALAUPUN HANYA SATU AYAT.Akhirul kalam>wassalamualaikum wr.wb @@@

ASMAK BILLAH UNTUK KESAKTIAN

wongalus

Bismillahirrohmanirrohim, pada kesempatan yang mulia ini dengan memohon ijin Allah SWT, saya ijasahkan Asmak Bismillah untuk amalan pegangan mendapatkan kesaktian umum, termasuk hajat untuk kebutuhan khusus seperti keselamatan, kekuatan, kekayaan, keluasan, derajat mulia, ketinggian maqom spiritual. Asmak ini ada tiga maqom.
Tawassul/kirim Al Fatihah. Khususon Imam Syeikh Al Syadzili

Maqom pertama

BISMILLAH WA BILLAH WAMINALLAH WA ILALLAH WA’ALALLAH FAL YATAWAKALIL MUTAWAKKILUN  1000 x selama 7 hari


Maqom kedua

BISMILLAH HASBIYALLAH AMANTU BILLAH WA RADHITU BILLAH TAWAKALTU ALALLAH WALA QUWWATA ILLA BILLAH  1000 x selama 7 hari


Maqom Ketiga

YA ALLAH YA RASULULLAH YA SYADZILI
1000 x selama 7 hari

Setelah pengamalan masing-masing 7 hari, bagus dibaca satu tingkat atau boleh digabung menjadi satu. Boleh dibaca dimana saja, lebih elok di dalam mushola, langgar, masjid.
Monggo diamalkan bagi yang berminat, saya ikhlaskan untuk siapapun yang berkenan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Matur nuwun dulur.. Rahayu Rahayu Rahayu.
@@@

ASMAK MAGHROBI

WONGALUS KWA

Bismilahirrohmanirrohim
====ALLAHUMMA SUKMA BALHUM FI SAKKIYAL ABUN, FARTAQIB INNAHUM MURTAQIBUN====

Diwirid dengan hapalan dan tidak boleh ditulis (kecuali utk kepentingan pengijazahan kali ini).  Jumlah bilangan tidak terbatas dan waktu wirid bebas. Lebih elok bila didahului Tawassul ke kanjeng Nabi Muhammad SAW dan ke para pengijazah. Monggo diamalkan bagi yang berminat. Fadhilah biidznillah. Nuwun. 

CATATAN:
Suatu ketika saya kelepasan sms ke teman saya yang masih Zuriat Rasulullah Saw. dia di percayai para Ulama sesepuh yang soleh mengijazahi berbagai bentuk ilmu Hikmat berdosis tinggi termasuk di antaranya asma Maghrobi . Saat saya sms lafaz itu tiba-tiba beliau istighfar dan menyayangkan hal ini sampai terjadi bisa kelepasan menulis asma maghrobi itu padahal itu adalah pantangan dalam asma maghrobi.
Beliau juga di ingatkan oleh para Ulama sesepuh jangan sampai menuliskannya dan jika sampai terjadi maka hilang Fadhilahnya dan sudah tidak bisa tuk di amalkan lagi… asma Magrobi jika di amalkan berbagai karomah Allah tampakkan luar biasa bahkan posisi asma Maghrobi itu lebih tinggi dari asma Suryani. saya yang telah terlanjur kebablasan menulis asma maghrobi ini sudah kehilangan Fadhilahnya tidak bisa lagi mengamalkan asma maghrobi untuk seterusnya kalaupun masih dibaca sudah tidak ada Fadhilahnya yang merupakan rahasia dari rahasia Allah yang di tunjukkan kepada hamba hamba pilihan Allah.
Bagi yang telah menerima ijazah asma Maghrobi bersyukurlah istiqomah sajalah dan jangan sesekali menulisnya maka Fadhilah asma Maghrobi tercurah padanya segala bentuk kemuliaan kekeramatan Allah tampakkan padanya..
Asma maghrobi tergolong luar biasa karena sampai kepada pengijazahan pun tidak boleh ada atap di atas yang menghalanginya harus di tempat langit terbuka (Pecinta Rasulullah)

@@@

AJIAN SENGGORO MACAN

Ini adalah ajian pelengkap berbagai ajian kesaktian yang dimiliki oleh kalangan pendekar. Ajian ini tidak akan dikeluarkan bila kita tidak terdesak dan tidak dalam kondisi sangat terpaksa.

Sebab bila ajian ini dikeluarkan, maka dengan sekali gertakan maka nyali lawan akan langsung ciut, bertekuk lutut tidak berdaya. Apapun yang kita perintahkan padanya akan menurut seperti kerbau yang sudah dicocok hidungnya.

Untuk memiliki ajian ini, syaratnya adalah puasa mutih 3 hari 3 malam dan patigeni semalam. Puasa dimulai pada hari Jum’at Pahing. Untuk matek aji caranya mudah: baca mantra di bawah ini diucapkan dalam hati. Mantranya sebagai berikut:


ONO KEDHAWANG MIBER ING TAWANG AWANG AWANG, MACAN SEWU ING MRIPATKU, MACAN PUTIH ING DHADHAKU, GELAP NGAMPAR SUWARAKU, DURGO MENDHAK KOLO MENDHAK TEKO KEDHEP TEKO WEDI, TEKO ASIH MUNGSUHKU, KODHENG MADHEP MANUT SAKAREPKU, SOKO KERSANING ALLAH.


salam rahayu.....

PENGIJAZAHAN KHUSUS SERTA PENYELARASAN ENERGI PENGASIHAN JARAN GOYANG DAN PUTER GILING

ASSALAMUALAIKUM...WR.WB
SALAM SEJAHTERA PARA BOLO SAMUDERA

Dengan memohon keridhoan dari yang maha kuasa dan ijin Nya, kami membuka program

 "PENGIJAZAHAN KHUSUS SERTA PENYELARASAN ENERGI PENGASIHAN SEMAR MESEM DAN PUTER GILING"

Bagi sedulur yang berminat dan tertarik silahkan cantumkan data diri, nama orang tua dan alamt lengkap pada kolom komentar atau silahkan hub no. 089652792664 atau email ke wongalus.banten@gmail.com
untuk mahar dan tata cara penerimaan ijazah/penyelarasan energi silahkan sms ke no 

089652792664 atau email ke wongalus.banten@gmail.com
Adapun mahar seihlasnya 

 PENGIJAJAHAN DI LAKUKAN DARI JARAK JAUH, UNTUK WAKTU ANDA YANG TENTUKAN, MANTRA DAN AMALAN NYA AKAN KAMI KIRIMKAN LEWAT EMAIL

SALAM RAHAYU DARI BANEN
WONG ALUS BANTEN, 2013

FUNGSI DAN PENGERTIAN 7 CHAKRA BESAR DAN PENGAKTIFAN KUNDALINI REIKI

ASSALAMUALIKUM..... 
SEDIKIT PENJELASAN TENTANG CHAKRA DARI WONG FAKIR INI
1.chakra Sahasrara (chakra Mahkota atau pintu gerbang energy spiritual)
 
Chakra Sahasrara terletak pada ubun-ubun kepala. Chakra ini dapat terus berkembang jika dialiri energi Metafisika Spiritual,dan Meditasi energi Metafisika 5 Unsur Alam Semesta (Unsur Api,Air,tanah,kayu,logam), dan energi Shaktiphat dari chakra Kundalini (Mooladhara). Kita dapat mengalirkan energi ini melalui jalannya chakra Kundalini melalui jalur Sushumna, nadi Ida dan nadi Pingala.
Sifat chakra Sahasrara ini adalah memiliki energi Spiritual yang lebih tinggi dibandingkan dengan lima chakra utama lainnya (selain chakra Ajna) dan memiliki energi 5 unsur yang sedikit rendah. Oleh karena itu, energi dari chakra Sahasrara ini bersifat dingin dan kaya dengan energi Spiritual. Chakra Sahasrara berguna sebagai pintu gerbang masuknya energi Spiritual yang telah diperoleh dari chakra Shing Chi Outer Body. Dalam proses keseimbangan chakra, energi chakra ini dapat diseimbangkan dengan chakra Kundalini
 
2.chakra Ajna (chakra mata ketiga atau indra keenam dan chakra spiritual pada tubuh manusia )
 
Chakra Ajna terletak di tengah-tengah antara alis mata kanan dan kiri. Chakra Ajna dapat terus dibangkitkan dan berkembang jika terus dialiri energi Metafisika Spiritual, dan Meditasi energi Metafisika 5 Unsur Alam Semesta (Unsur Api,Ai,tanah,kayu,logam) dan energi Shaktiphat dari chakra Kundalini (Mooladhara).
Chakra Ajna ini memiliki energi Spiritual yang lebih tinggi dibandingkan enam chakra utama lainnya, dan juga lebih tinggi dibandingkan dengan chakra Sahasrara. Chakra Ajna merupakan chakra Spiritual pada tubuh manusia dan memiliki energi 5 Unsur Alam Semesta yang sedikit rendah sehingga energi chakra Ajna ini lebih dominan dalam pembangkitan spiritual. Dalam proses keseimbangan chakra, chakra ini dapat diseimbangkan dengan chakra Ajna baik depan dan belakang (otak depan & belakang bagian kiri & kanan).
 
3.chakra visudhi (chakra tenggorokan)
 
Chakra Visudhi terletak pada tenggorokan. Chakra ini dapat terus dibangkitkan dan berkembang jika chakra ini terus dialiri energi Metafisika Spiritual dan Meditasi energi Metafisika 5 Unsur Alam Semesta dan energi Shaktiphat dari chakra Kundalini (Mooladhara).
Sifat chakra Visudhi adalah memiliki energi Spiritual yang cukup seimbang. Chakra ini juga sedikit lebih seimbang dibandingkan chakra Sahasrara dan chakra Ajna karena chakra Visudhi merupakan chakra penyeimbang dari segala hawa nafsu yang terdapat pada chakra Svadhistana pada tubuh manusia. Chakra Visudhi memiliki energi 5 Unsur Alam Semesta yang cukup seimbang sehingga energi chakra Visudhi merupakan regulator (pengatur) keseimbangan segala hawa nafsu tubuh manusia. Dalam proses keseimbangan energi, energi chakra Visudhi dapat diseimbangkan dengan chakra Svadhistana.
 
4.chakra Anahata (chakra jantung)
 
Chakra Anahata terdapat pada jantung manusia. Chakra ini merupakan penggerak dan penyeimbang detak jantung manusia, dan menggerakkan darah yang masuk dan keluar baik melalui bilik kanan dan bilik kiri maupun melalui serambi kanan dan kiri. Chakra Anahata juga mengendalikan pembuluh-pembuluh darah pada jantung dan pada seluruh tubuh.
Chakra Anahata dapat terus bangkit dan berkembang jika chakra ini dialiri energi Spiritual dan energi 5 Unsur Alam Semesta dan energi Shaktiphat dari Chakra Kundalini (Mooladhara).
Chakra Anahata memiliki keseimbangan dalam energi, terutama energi Spiritual dan energi 5 Unsur Alam Semesta. Chakra ini bersifat sebagai pembangkit dan penyeimbang sehingga dalam proses keseimbangan energi pada chakra, chakra Anahata dapat menyeimbangkan kekuatan daya tahan tubuh yang terbesar yang berasal dari chakra Manipura (Chakra Pusar).
  
5.chakra Manipura (chakra pusar)
 
Chakra Manipura terletak pada pusar manusia. Chakra ini merupakan inti kekuatan daya tahan tubuh manusia yang terbesar.
Chakra Manipura dapat mengoordinasi seluruh kegiatan dari sistem saluran pencernaan manusia . Oleh karena itu, chakra Manipura merupakan inti penggerak dari organ-organ pencernaan, seperti usus besar, usus kecil, usus halus, usus 12 jari, usus buntu, ginjal, dan lambung. Chakra ini merupakan penyeimbang energi murni yang telah diperoleh dari saluran pencernaan.
Chakra Manipura dapat terus berkembang dan aktif jika dialiri energi Spiritual dan energi 5 Unsur Alam Semesta dan energi Shaktiphat dari Chakra Kundalini (Mooladhara). Chakra ini memiliki keseimbangan yang baik antara energi Spiritual dan energi 4 Unsur Alam Semesta sehingga chakra ini bersifat sebagai penyeimbang energi pada saluran pencernaan. Dalam proses keseimbangan energi chakra, chakra Manipura dapat diseimbangkan dengan chakra Anahata.
 
6.chakra Svadhistana (chakra Sex atau Chakra alat kelamin)
 
Chakra Svadhistana terletak pada alat vital manusia. Chakra ini memiliki keseimbangan energi Spiritual dan energi 5 Unsur Alam Semesta yang cukup seimbang dan selaras. Namun, ketidakseimbangan dapat terjadi jika chakra Svadhis-tana yang bangkit maksimal tidak diseimbangkan oleh chakra Visudhi sehingga hawa nafsu manusia tidak dapat terkendali.
Chakra Svadhistana berfungsi sebagai pengendali urin yang diedarkan dari ginjal dan menyeimbangkan kadar urin terhadap racun-racun seperti kreatinin dan urium. Selain itu, chakra ini juga menyeimbangkan hormon ovum dan sperma serta hormon insulin dan hormon adrenalin —yang jika tidak seimbang dapat menyebabkan kadar gula yang menurun dan kadar gula yang menaik atau mengendap (gula darah).
Chakra ini dapat terus berkembang dan aktif jika chakra ini dialiri energi Spiritual dan energi 5 Unsur Alam Semesta dan energi Shaktiphat dari Chakra Kundalini (Mooladhara).
7.chakra Mooladhara (chakra kundalini atau chakra dasar)
 
Chakra Mooladhara (Kundalini) terdapat pada dasar tu-lang ekor. Chakra ini merupakan inti dari inti awal pem-bangkitan chakra lainnya. Kebangkitan chakra Mooladhara (Kundalini) merupakan kebangkitan yang sangat dahsyat karena dapat membangkitkan chakra-chakra lainnya pada seluruh chakra tubuh manusia, ketujuh chakra lainnya, jalur Sushumna, nadi Ida, dan nadi Pingala. Karena mempunyai energi cadangan (spare energy) yang lebih tinggi dari chakra-chakra lainnya, chakra Mooladhara mempunyai keistimewaan, yaitu hanya chakra ini yang dapat menuju ke seluruh cakra yang berada pada chakra Jasad.
Energi Spiritual, energi 5 Unsur Alam Semesta, energi Shaktiphat, dan energi cadangan pada chakra ini sangat mak-simal dan sangat seimbang sehingga dapat berfungsi sebagai penyeimbang dan penyelaras seluruh energi pada tubuh manusia.
Chakra ini memiliki sifat penyeimbang dan pengatur segala yang ada pada tubuh manusia, seperti:
  • Sebagai penyeimbang dan pengatur organ-organ utama pada tubuh, seperti lima organ Yin (jantung, paru-paru, limpa, ginjal, dan hati) dan lima organ Yang (usus besar, usus halus, usus 12 jari, usus buntu, dan lambung)
  • Sebagai pengatur energi pada tubuh
  • Sebagai pengatur hormon pada tubuh
  • Sebagai pengatur sirkulasi darah, air, serat makanan, dan gizi pada tubuh.


KUNDALINI REIKI

Kundalini Reiki, dikembangkan oleh Olle Gabrielson melalui proses selama bertahun-tahun. Didasarkan pada hasil meditasi chanelling dari Master Kundalini. Aliran ini terdiri atas 9 level. Aliran ini mengklaim bisa membangkitkan kundalini dengan aman, pembangkitan kundalini diberikan pada level 2.

Kundalini Reiki merupakan sebuah teknik pendayagunaan energy tubuh (kundalini) dan energy luar tubuh (reiki) yang ditujukan untuk keperluan tertentu seperti penyembuhan, meningkatkan kualitas dan kuantitas aura, kecantikan, perlindungan, perwujudan keinginan, dll

Kundalini adalah sebuah energy yang tidak akan pernah habis yang ada disetiap manusia, sedangkan reiki adalah sebuah energy cerdas yang berasal dari dimensi tinggi, perpaduan 2 energy luar biasa ini membuat metode ini banyak diminati masyarakat khususnya mereka yang sedang membutuhkan penyembuhan alternatif atau para praktisi metafisik.

Kundalini Reiki merupakan metode pendayagunaan energy yang sangat simple tetapi powerfull, tidak membutuhkan konsentrasi tinggi, latihan pernafasan, latihan jurus yg melelahkan, mantra-mantra dan hal mistik lainnya. Kundalini Reiki sangat simple penggunaannya karena tidak menggunakan simbol-simbol.
Kundalini Reiki ditemukan oleh Master Ole Gabrielsen dari Denmark dan telah tersebar diseluruh dunia. Untuk mempelajari Kundalini Reiki, anda cukup menerima attunement (penyelarasan energy) dari seorang Master sekitar 30 menit dan seketika itu juga anda dapat menggunakan Kundalini Reiki untuk berbagai keperluan.

Dalam aplikasinya, anda cukup meniatkan saja akan mengakses energy KR untuk keperluan tertentu.. misal: “saya akses dan salurkan energy KR untuk menyembuhkan sakit kepala saya sekarang”.
Anda juga dapat menggunakan energy KR anda untuk menyembuhkan orang yang berada jauh dari tempat anda tinggal, cukup niatkan saja, contoh: “terkirimlah energy KR kepada Ibunda Muslimah di Bumi Panyileukan, Bandung.. semoga disembuhkan dari penyakit flu nya secara cepat dan sempurna”
Dengan mempelajari Kundalini Reiki, anda dapat menyembuhkan diri sendiri dan orang lain secara alami, tanpa obat-obatan. Penyembuhan yang dapat anda lakukan meliputi penyembuhan fisik (segala macam penyakit fisik), mental (trauma, dll) , emosional (dendam, marah dll) , maupun spiritual.
Anda juga akan diajarkan bagaimana membersihkan rumah anda dari energy negatif, sehingga anda sekeluarga akan merasa lebih nyaman, dan sehat.

Selain itu, Anda juga akan diajarkan cara mengajarkan Kundalini Reiki kepada orang lain. Sehingga anda dapat menyebarkan Kundalini Reiki ini kepada keluarga, sahabat, orang terdekat agar mereka dapat menyembuhkan diri mereka sendiri..

Dan sebagaimana tradisi reiki kundalini pada umumnya, selain mendapat attunment energi reiki praktisi juga mendapat SHAKTIPAT kundalini pada attunment Kundalini Reiki tingkat ke 2.
Sangat disarankan bagi yang mengalami kundalini sindrom untuk mengikuti attunment kundalini reiki.
Attunement tambahan yang dipaketkan dalam attunement tingkat ke 3

DIAMOND REIKI (REIKI BERLIAN) – Apabila menggunakan teknik ini, maka sebuah kristal (berlian) eterik akan berada di chakra mahkota praktisi, dan memperkuatkan kualitas penyaluran Reiki praktisi.

CRYSTALLINE REIKI (REIKI KRISTAL) – Dikeseluruhan tubuh kita terdapat jumlah kecil kristal yang tertentu,ini adalah jalan keluar bagi trauma yang telah kita alami sepanjang hidup. Setiap kali kita gagal untuk menyelesaikan sesuatu trauma,sebutir kristal akan terbentuk. Trauma ini contohnya adalah seperti tulang tangan yang patah, keseleo, kesedihan dan sebagainya. Misalnya jika seseorang itu patah tulang ditangan maka sebutir kristal terbentuk untuk menjadi memori dari kesakitan dan perasaan dari trauma itu. Melalui Metode pengaliran reiki kristal ini akan mencair dan disembuhkan.

DNA REIKI (REIKI DNA) – Menguatkan kemampuan untuk menyembuhkan / memperbaiki kualitas DNA. Contohnya penyakit keturunan seperti Asma & dll.

BIRTH TRAUMA REIKI (REIKI TRAUMA KELAHIRAN) – Salah satu bentuk trauma adalah trauma akibat proses kelahiran. Ini mungkin terjadi akibat proses kelahiran yang sulit seperti bayi sungsang, premature, tali pusat terbelit dan sebagainya. Kesan daripada kejadian tersebut mungkin mengakibatkan seseorang tersebut mengalami trauma seperti takut dalam kegelapan atau sesuatu dan sebagainya. Trauma ini dapat dihilangkan secara perlahan dengan teknik ini

LOCATION REIKI (REIKI LOKASI) – Teknik ini digunakan untuk menyelaraskan “Carmic Band” antara manusia dengan suatu tempat yang penuh energi negatif yang menggangu kesehatan manusia. Oleh itu teknik location reiki digunakan untuk menetralkan energi negatif tersebut.
BALANCE REIKI (PENYEIMBANGAN REIKI) – Teknik ini digunakan untuk menyeimbang seluruh sistem energi tubuh .

Tingkatan Kundalini Reiki:

1. Kundalini Reiki 1 : Attunement pertama ini membuka jalur-jalur penyembuhan untuk menyalurkan energy reiki. Di tahap ini, anda dipersiapkan untuk terbangkitkannya kundalini di kundalini reiki 2. Chakra mahkota, chakra jantung dan chakra telapak tangan dibuka atau diperkuat. Anda mempelajari untuk melakukan penyembuhan secara menyeluruh dan sempurna, serta melakukan penyembuhan jarak jauh. Kundalini reiki 1 sepadan dengan attunement usui reiki 1-2-3.

2. Kundalini reiki 2 : Jalur reiki diperkuat. Kundalini terbangkitkan dimana jalur energy utama terbuka perlahan dan pasti, nyala ”api” Kundalini mencapai minimal Chakra Solar Plexus, persiapan untuk kenaikan kundalini secara penuh pada Kundalini Reiki 3. Anda juga mempelajari meditasi khusus. Ketika anda melakukan meditasi ini, anda meningkatkan dalam waktu singkat kekuatan nyala api pada api kundalini atau energi kundalini. Pada tahap ini, semua chakra atau system energy menjadi bersih dan aktif. (Minimum 2 hari setelah Kundalini reiki 1).

3. Kundalini Reiki 3 (Kundalini Reiki Master) : Seperti attunement sebelumnya. Menguatkan dan membuka Chakra Tenggorokan, Solar Plexus, Hara dan Chakra Dasar. ”Api” kundalini menjadi lebih kuat dan mencapai keatas dan keluar melalui chakra mahkota-kundalini naik secara penuh. Anda juga mempelajari memberikan attunement pada crystal dan obyek yang lain, sehingga mereka terprogram sebagai saluran reiki. Termasuk attunement extra : 1. balance. 2. diamond reiki. 3. crystalline reiki. 4. DNA reiki. 5. birth trauma reiki. 6. location reiki. 7. past life reiki. Anda juga mempelajari untuk memberikan attunement kundalini reiki 1-2-3. (minimum 10 hari setelah kundalini reiki 2).

4. Kundalini reiki booster 1-2-3 (kundalini reiki 4-5-6) memperkuat penerimaan attunement sebelumnya, pada masin-masing tahap seluruh chakra, saluran/jalur energi utama dan jalur energi ke tangan dilebarkan dan diperkuat. Setelah kundalini reiki booster 3, kekuatan anda untuk menyalurkan reiki akan meningkat sekitar 100%, anda juga telah bisa memberikan attunement kundalini reiki booster 1-2-3 kepada orang lain.

5. Kundalini reiki booster 4-5-6 (kundalini reiki 7-8-9) memperkuat penerimaan attunement sebelumnya, pada masin-masing tahap seluruh chakra, saluran/jalur energi utama dan jalur energi ke tangan dilebarkan dan diperkuat. Setelah kundalini reiki booster 3, kekuatan anda untuk menyalurkan reiki akan meningkat sekitar 300%, anda juga telah bisa memberikan attunement kundalini reiki booster 1-2-3 kepada orang lain.
(masing-masing dilakukan sekitar 25 menit MEDITASI).

Dari Berbagai Sumber

program pembukaan chakra, Aura, khusus nya kundalini Reiki dan pengisian energi hikmah telah saya buka bagi yang berminat dan berniat membuka chakra , Atunement Kundalini Reiki serta pengisian energi hikmah silahkan hub no.089652792664 atau email ke transferilmubatin@gmail.com
untuk mahar dan tata caranya silahkan hub no diatas untuk Informasi lebih lanjut

SALAM RAHAYU.....
sayyid wongalus banten

Wednesday, 22 May 2013

LELANG ONLINE BENDA BERTUAH

ASSALAMUALAIKUM WR.WB

Menanggapi permintaan dan pertanyaan para sedulur pembaca yang di kasihi Allah SWT. kami menggelar lelang online benda-benda bertuah antara lain

  • kulit macan ,dengan panjang 2cm dan lebar 1,5 cm, cocok di simpan di dompet ,dengan tuah keberanian dan kewibawaan di takuti dan di segani manusia dan mahluk halus mahar Rp.250.000
  • batu alam ,yang telah di isi 2 khodam muslim dan doa karomah ayat kursi cocok untuk para pengamal ilmu hikmah karena mengandung energi murni, dapat menguatkan batin dan pagar serta benteng dari manusia dan mahluk halus. penakluk dan di takuti mahluk halus mahar Rp.350.000
  • gelang dari kuningan arab, telah di isi khodam khusus tuah pengasihan mahabah umum dan khusus tergantung niatan kita. memberikan kepercayaan diri pada pemilik nya, memancarkan aura positif dan menyingkirkan aura negatif cocok untuk wanita maupun pria, jika untuk laki-laki kalau malu tidak usah di pakai di simpan di saku saja karena bentuk nya yang feminim cocok untuk wanita. mahar Rp. 350.000
bagi yang berminat silahkan hub 089652792664 untuk proses lebih lanjut, bagi yang sepakat silahkan transfer maharnya dan benda akan langsung kami kirimkan.

wassalam

GELAR IJAZAH LANGSUNG ILMU HIKMAH, PENGISIAN DAN ENERGI MURNI: PLUS TRANSFER KHODAM KE MEDIA

ASSALAMUAAIKUM WR.WB

DENGAN MENGHARAP RIDHO ALLAH DAN RAHMAT SETA IJIN NYA SAMUDERADOA AKAN MENGGELAR IJAZAH (PENYELARASAN)LANGSUNG ILMU HIKMAH DAN PENGISIAN , PENGAKTIFAN NERGI MURNI , PLUS TRANSFER KHODAM KE MEDIA.

ADAPUN BAGI YANG BERMINAT MENGIKUTI DI PERSILAHKAN  DATANG KE LOKASI LANGSUNG (KEDIAMAN SAYA).

SYARAT DAN ALAT-ALAT YANG HARUS DI BAWA ANTARA LAIN
  • MEDIA UNTUK PENGISIAN (CINCIN,GELANG,TASBEH,BATU DLL) pilih salah satu
  • MEMBAWA MINYAK NON ALKOHOL (MALAIKAT,  DLL) pilih salah satu
  • MEMBAWA BUHUR (SULAIMAN, MAGHRIBI, DLL) pilih salah satu
  • SEBOTOL AIR MINERAL
  • MAHAR / INFAK SEBESAR 350.00RB
 JIKA ANDA BERPIKIR MAHAR TSB TERLALU BESAR "ILMU YANG ANDA TERIMA AKAN MELEKAT SELAMA NYA DI TUBUH ANDA DAN LEBIH BENILAI DARI INFAK YANG ANDA BERIKAN BAHKAN JIKA ANDA MEMBERI LEBIH BESAR SEKALIPUN BELUM BISA MENGGANTIKAN NYA.

BAGI YANG BERMINAT SILAHKAN BERIKAN DATA DIRI LENGKAP BESERTA ALAMAT KIRIM KE NO 089652792664

UNTUK WAKTU PELAKSANAAN AKAN  SECEPAT NYA DI UMUMKAN , MENUNGGU RESPON SEDULUR KABEH

WASSALAM
SAYYID ALUS BANTANI

Tuesday, 21 May 2013

PELET TIUPAN DENGAN ROKOK

Erwansyah [Wong Kito Galo]
erwansyah1985@gmail.com

Assalamu’alaikum warohmattullahi wabbarokatuh!
Salam salim buat para sedulur semua khususon para sesepuh KWA semua
(Mbah,aki,yai,mas,kang,dll).
Semoga limpahan rahmat serta hidayahnya tetap tercurah pada kita
semua. Amin ya robbal ‘alamin!

INI SEJENIS ILMU PENGASIHAN/PELET YANG DULU SAYA PAKAI KETIKA MASIH MENJOBLO DULU, SEKARANG SUDAH BEKELUARGA YA SIAPA TAU ADA MANFAAT BUAT SEMUANYA.

BACAANNYA:

“Allahumma Tibba Lamen Lagaib, Ti Adam Si (sebut nama target)
Berjodoh dengan Adamku. Tiba Ke Hatinye Bergilo,Tiba Ke Dahanye Berguncang.
Riang Ati si (sebut nama target)
Tergile-gile dengan aku.
Berkat Lailaha ilallah muhammadarrosulullah”.


CARA PAKAI:
Jika bertemu target atau lagi ngobrol baca 3x tahan nafas lalu
hembuskan berlahan ke arahnya,jangan sampai dia tau. Usahakan tiupan
nafas kena ke wajahnya setidaknya rambutnya yg di tiup. BISA JUGA
dengan media rokok, hisap rokoknya baca 3x lalu hembuskan ke arahnya
setidaknya target menghisap asap rokok kita.
JUGA BISA digunakan dengan membacanya 3x tahan nafas lalu tepuklah
bahu kanannya.

REAKSI KENA:
Biasanya si target akan sedikit batuk-batuk dan selalu matanya tertuju
kepada anda. Walaupun anda mau menjauh dari si target dia akan tak
hentinya memperhatikan dan lihat anda.
Kalau sudah jelas tandanya tersebut bolehlah langsung PDKT atau bila
perlu langsung ungkapkan saja maksud anda kepada si target.
Mudah-mudahan si target Manut Wae kata Aak…

NOTE:
Ilmu ini tidak pakai lelaku puasa atau diamalkan sebelumnya. Begitu
hafal bisa langsung terjun kelapangan. Usahakan tidak kaku dalam
pengucapannya alias terbata-bata buatlah dalam melafazkannya lancar
benar.

SEMOGA BERMANFAAT BUAT SEMUA YANG MEMBUTUHKAN,
Akhir kata jikalau ada khilaf,baik sengaja maupun tak disengaja mohon
maafnya atas kekurangan hamba.
Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarrokatuh.

PELET TIUPAN

MOHAMMAD NURUL HIDAYAT
nunkyuni@gmail.com

Bismillaahirrohmanirrohiim…
Assalamu’alaikum…
Ijinkan saya kembali membabarkan ilmu pelet/mahabbah instan..

INNA ANNA AMANNA

TATA CARA :
-Baca 30x senafas sambil menatap target
-setelah selesai baca 30x Hirup sekuatnya melalui mulut (seolah-olah
kita menelan sukma target)
tahan nafas baca lafal 3x kemudian hembuskan/tiupkan lewat mulut
kembali pelan-pelan sampai nafas habis kearah target.
-target tidak boleh terhalang oleh apapun.
(misalkan sewaktu sdr. melafalkan bacaan tiba-tiba ada orang
lewat/target pindah tempat sehingga pandangan kita terhalang, maka
harus diulang dari awal lagi)

PESAN SAYA :
Mohon amalan ini dipergunakan seperlunya saja & JANGAN DIGUNAKAN UNTUK
MENDHOLIMI ORANG LAIN!

Mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan dengan ilmu ini.

Wassalam…
@@@

CAHAYA KEWALIAN SYAIKH ABU HASAN ASY SADZILI

Wongalus KWA

  “SIAPA YANG INGIN BERSAHABAT DENGAN ALLAH, MAKA SEHARUSNYA IA MEMULAI DENGAN MENINGGALKAN SEGALA SYAHWAT DIRI. SANG HAMBA TIDAK AKAN SAMPAI KEPADA ALLAH, JIKA MASIH ADA PADA DIRINYA SEGALA KESENANGAN DIRINYA. DAN TIDAK JUGA SAMPAI, JIKA DALAM DIRINYA ADA SEGALA KEINGINAN.”

 Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili lahir Ghumarah, Maroko, 1197 – wafat Humaitsara, Mesir, 1258) adalah pendiri Tarekat Syadziliyah yang merupakan salah satu tarekat terkemuka di dunia. Ia dipercayai oleh para pengikutnya sebagai salah seorang keturunan Nabi Muhammad, yang lahir di desa Ghumarah, dekat kota Sabtah, daerah Maghreb (sekarang termasuk wilayah Maroko, Afrika Utara) pada tahun 593 H/1197 M.

 Namanya lengkapnya adalah Abul Hasan Asy-Syadzili Al-HasaniSyekh Abul Hasan Asy-Syadzili adalah pendiri tarekat Syadziliah. Nasab Abul Hasan Asy-Syadzili bersambung sampai dengan Nabi Muhammad SAW. Berikut ini nasab Abu Hasan Asy-Syadzili: Abul Hasan, bin Abdullah Abdul Jabbar, bin Tamim, bin Hurmuz, bin Hatim, bin Qushay, bin Yusuf, bin Yusya’, bin Ward, bin Baththal, bin Ahmad, bin Muhammad, bin Isa, bin Muhammad, bin Hasan bin Ali bin Abi Thalib suami Fatimah binti Rasulullah SAW
 Sebagian besar sumber yang berbicara tentang sejarah Asy-Syadzili sepakat bahwa dia lahir di negeri Maghrib pada tahun 593 H (1197 M), di sebuah desa yang bernama Ghumarah dekat kota Sabtah (sekarang kota Ceuta, di Afrika Utara). Dia tumbuh di desa ini. Dia menghapal Al Quran Al-Karim dan mulai mempelajari ilmu syariat. Kemudian dia pergi ke kota Tunis ketika masih sangat muda. Dia tinggal di sebuah desa yang bernama Syadzilah. Oleh karena itu, dia dinisbatkan kepada desa tersebut meskipun dia tidak berasal dari sana, sebagaimana dikatakan oleh penulis al-Qamus. Ada juga yang mengatakan bahwa dia dinisbatkan kepada desa tersebut karena dia tekun beribadah di sana.

 Asy-Syadzili berkulit sawo matang, berbadan kurus, perawakannya tinggi, pipinya tipis, jari-jari kedua tangannya panjang, dan lidahnya fasih serta perkataannya baik. Dia tidak terlalu membatasi diri dalam makan dan minum. Dia selalu mengenakan pakaian yang indah setiap kali memasuki masjid. Dia tidak pernah terlihat memakai baju-baju bertambalan sebagaimana yang dipakai oleh sebagian sufi. bahkan selalu mengenakan pakaian bagus. Dia menyukai kuda, memelihara, dan menungganginya. Dia selalu menasihatkan untuk bersikap moderat.

 Sejak kecil Beliau biasa dipanggil dengan nama: ‘ALI, sudah dikenal sebagai orang yang memiliki akhlaq atau budi pekerti yang amat mulia. Tutur katanya sangat fasih, halus, indah dan santun, serta mengandung makna pengertian yang dalam. Di samping memiliki cita-cita yang tinggi dan luhur, Beliau juga tergolong orang yang memiliki kegemaran menuntut ilmu. Di desa tempat kelahirannya ini, Beliau mendapat tempaan pendidikan akhlaq serta cabang ilmu-ilmu agama lainnya langsung di bawah bimbingan ayah-bunda beliau.
 Beliau tinggal di desa tempat kelahirannya ini sampai usia 6 tahun, yang kemudian pada akhirnya hijrah ke kota Tunis (sekarang ibu kota negara Tunisia, Afrika Utara) yang semata-mata hanya untuk tujuan tholabul ‘ilmi di samping untuk menggapai cita-cita luhur Beliau menjadi orang yang memiliki kedekatan dan derajat kemuliaan di sisi Allah SWT.

 Beliau sampai di kota Tunis, sebuah kota pelabuhan yang terletak di tepi pantai Laut Tengah, pada tahun 599 H / 1202 M. Di suatu hari Jumat, Beliau pernah ditemui oleh Nabiyyullah Khidlir ‘alaihissalam, yang mengatakan bahwa kedatangannya pada saat itu adalah diutus untuk menyampaikan keputusan Allah SWT atas diri Beliau yang pada hari itu telah dinyatakan dipilih menjadi kekasih Robbul ‘Alamin dan sekaligus diangkat sebagai Wali Agung dikarenakan Beliau memiliki budi luhur dan akhlaq mulia.
 Segera setelah pertemuan dengan Nabiyyullah Khidir a.s. tersebut, Beliau segera menghadap Syekh Abi Said al Baji, rokhimahullah, salah seorang ulama besar di Tunis pada waktu itu, dengan maksud untuk mengemukakan segala peristiwa yang Beliau alami sepanjang hari itu. Akan tetapi pada saat sudah berada di hadapan Syekh Abi Said, sebelum Beliau mengungkapkan apa yang menjadi maksud dan tujuannya menghadap, ternyata Syekh Abi Said al Baji sudah terlebih dahulu dengan jelas dan runtut menguraikan tentang seluruh perjalanan Beliau sejak keberangkatannya dari rumah sampai diangkat dan ditetapkannya Beliau sebagai Wali Agung pada hari itu. Sejak saat itu Beliau tinggal bersama Syekh Abi Said sampai beberapa tahun guna menimba berbagai cabang ilmu agama. Dari Syekh Abi Said Beliau banyak belajar ilmu-ilmu tentang Al Qur’an, hadits, fiqih, akhlaq, tauhid, beserta ilmu-ilmu alat.

 Selain itu, karena kedekatan Beliau dengan sang guru, Beliau juga berkesempatan mendampingi Syekh Abi Said menunaikan ibadah haji ke Mekkah al Mukarromah sampai beberapa kali. Namun, setelah sekian tahun menuntut ilmu, Beliau merasa bahwa seluruh ilmu yang dimilikinya, mulai dari ilmu fiqih, tasawwuf, taukhid, sampai ilmu-ilmu tentang al Qur’an dan hadist, semuanya itu Beliau rasakan masih pada tataran syariat atau kulitnya saja. Karena itu Beliau berketetapan hati untuk segera menemukan jalan (thoriqot) itu sekaligus pembimbing (mursyid)-nya dari seorang Wali Quthub yang memiliki kewenangan untuk memandu perjalanan ruhaniyah Beliau menuju ke hadirat Allah SWT ? Maka dengan tekad yang kuat Beliau memberanikan diri untuk berpamitan sekaligus memohon doa restu kepada sang guru, syekh Abi Said al Baji, untuk pergi merantau demi mencari seseorang yang berkedudukan sebagai Quthub.

 Tempat pertama yang dituju oleh Beliau adalah kota Mekkah yang merupakan pusat peradaban Islam dan tempat berhimpunnya para ulama dan sholihin yang berdatangan dari seluruh penjuru dunia untuk memperdalam berbagai cabang ilmu-ilmu agama. Namun setelah berbulan-bulan tinggal di Mekkah, Beliau belum juga berhasil menemukan orang yang dimaksud. Sampai akhirnya pada suatu seat Beliau memperoleh keterangan dari beberapa ulama di Mekkah bahwa Sang Quthub yang Beliau cari itu kemungkinan ada di negeri Iraq yang berjarak ratusan kilo meter dari kota Mekkah.

 Sesampainya di Iraq, dengan tidak membuang-buang waktu, segeralah Beliau bertanya ke sana-sini tentang seorang Wali Quthub yang Beliau cari kepada setiap ulama dan masyayikh yang berhasil Beliau temui. Akan tetapi, mereka semua rata-rata menyatakan tidak mengetahui keberadaan seorang Wali Quthub di negeri itu.
 Memang sepeninggal Sulthonil Auliya’il Quthbir Robbani wal Ghoutsish Shomadani Sayyidisy Syekh Abu Muhammad Abdul Qodir al Jilani, rodliyallahu ‘anh, kedudukan Wali Quthub yang menggantikan Syekh Abdul Qodir Jilani oleh Allah disamarkan atau tidak dinampakkan dengan jelas. Pada waktu kedatangan Syekh Abil Hasan ke Baghdad itu, Syekh Abdul Qodir Jailani (470 – 561 H./1077 – 1166 M.) sudah wafat sekitar 50 tahun sebelumnya (selisih waktu antara wafatnya Syekh Abdul Qodir dan lahirnya Syekh Abil Hasan terpaut sekitar 32 tahun). Di kala hidupnya, asy Syekh. Abdul Qodir diakui oleh para ulama minash Shiddiqin sebagai seorang yang berkedudukan “Quthbul Ghouts”.

 Akhirnya, Beliau mendengar adanya seorang ulama yang merupakan seorang pemimpin dan khalifah thoriqot Rifa’iyah yaitu asy Syekh ash Sholih Abul Fatah al Wasithi, rodliyAllahu ‘anh. Syekh Abul Fatah adalah, yang memiliki pengaruh dan pengikut cukup besar di Iraq pada waktu itu. Segeralah Beliau sowan kepada Syekh Abul Fatah dan mengemukakan bahwa Beliau sedang mencari seorang Wali Quthub yang akan Beliau minta kesediaannya untuk menjadi pembimbing dan pemandu perjalanan ruhani Beliau menuju ke hadirat Allah SWT.

 Mendengar penuturan beliau, asy Syekh Abul Fatah sembari tersenyum kemudian mengatakan, “Wahai anak muda, engkau mencari Quthub jauh jauh sampai ke sini, padahal orang yang engkau cari sebenarnya berada di negeri asalmu sendiri. Beliau adalah seorang Quthubuz Zaman nan Agung pada saat ini. Sekarang pulanglah engkau ke Maghrib (Maroko) dari pada bersusah payah berkeliling mencari di negeri ini. Beliau, pada saat ini sedang berada di tempat khalwatnya, di sebuah gua di puncak gunung. Temuilah yang engkau cari di sana!”

 Beberapa saat setelah mendapat penjelasan dari Syekh Abul Fatah al Wasithi, Beliau segera mohon diri sekaligus minta doa restu agar Beliau bisa segera berhasil menemukan sang Quthub yang sedang dicarinya. Sesampainya di Maroko, Beliau langsung menuju ke desa Ghomaroh, tempat di mana Beliau dilahirkan. Tidak berapa lama kemudian, Beliau segera bertanya-tanya kepada penduduk setempat maupun setiap pendatang di manakah tinggalnya sang Quthub. Hampir setiap orang yang Beliau temui selalu ditanyai tentang keberadaan sang Quthub. Akhirnya setelah cukup lama mencari didapatlah keterangan bahwa orang yang dimaksud oleh Syekh Abul Fatah tiada lain adalah Sayyidisy Syekh ash Sholih al Quthub al Ghouts asy Syarif Abu Muhammad Abdus Salam bin Masyisy al Hasani, yang pada saat itu sedang berada di tempat pertapaannya, di suatu gua yang letaknya di puncak sebuah gunung di padang Barbathoh. Demi mendengar keterangan itu, sama seperti yang dijelaskan oleh Syekh Abul Fatah al Wasithi al Iraqi, segera saja Beliau menuju ke tempat yang ditunjukkan itu.

 Setelah melakukan perjalanan yang memakan waktu beberapa hari, akhirnya ditemukanlah gunung yang dimaksud. Beliau segera mendaki gunung itu menuju ke puncaknya. Dan, memang benar adanya, di puncak gunung tersebut terdapat sebuah gua. Sebelum Beliau melanjutkan perjalanannya untuk naik ke gua itu, Beliau berhenti di sebuah mata air yang terdapat di bawah gua tersebut. Selanjutnya Beliau lalu mandi di pancuran mata air itu. Hal ini Beliau lakukan semata-mata demi untuk memberikan penghormatan serta untuk mengagungkan sang Quthub, sebagai salah seorang yang memiliki derajat kcmuliaan dan keagungan di sisi Robbul ‘alamin, disamping juga sebagai seorang calon guru Beliau. Begitu setelah selesai mandi, Beliau merasakan betapa seluruh ilmu dan amal Beliau seakan luruh berguguran. Dan seketika itu pula Beliau merasakan kini dirinya telah menjadi seorang yang benar-benar faqir dari ilmu dan amal. Kemudian, setelah itu Beliau lalu berwudlu dan mempersiapkan diri untuk naik menuju ke gua tersebut. Dengan penuh rasa tawadhu’ dan rendah diri, Beliau mulai mengangkat kaki untuk keluar dari mata air itu.

 Namun, entah datang dari arah mana, tiba-tiba datang seseorang yang tampak sudah lanjut usia. Orang tersebut mengenakan pakaian yang amat sederhana. Bajunya penuh dengan tambalan. Sebagai penutup kepala, orang sepuh itu mengenakan songkok yang terbuat dari anyaman jerami. Dari sinar wajahnya menunjukkan bahwa orang tersebut memiliki derajat kesholihan dan ketaqwaan yang amat luhur. Kendati berpenampilan sederhana, tetapi orang tersebut tampak sangat anggun, arif, dan berwibawa. Kakek tua itu kemudian mendekati Beliau seraya mengucapkan salam, “Assalamu’alaikum”. Beliau, dengan agak sedikit terkejut, serta merta menjawab salam orang itu, “Wa ‘alaikumus salam wa rokhmatullohi wa barokatuh.” Belum pula habis rasa keterkejutan beliau, orang tersebut terlebih dahulu menyapa dengan mengatakan, “Marhaban! Ya, Ali bin Abdullah bin Abdul Jabbar bin Tamim bin….” dan seterusnya nasab Beliau disebutkan dengan runtut dan jelas sampai akhirnya berujung kepada baginda Rosululloh, shollollohu ‘alaihi wa aalihi wa sallam.

 Mendengar itu semua, Beliau menyimaknya dengan penuh rasa takjub. Belum sampai Beliau mengeluarkan kata-kata, orang tersebut kemudian melanjutkan, “Ya Ali, engkau datang kepadaku sebagai seorang faqir, baik dari ilmu maupun amal perbuatanmu, maka engkau akan mengambil dari aku kekayaan dunia dan akhirat.” Dengan demikian, maka jadi jelas dan yakinlah Beliau kini, bahwa orang yang sedang berada di hadapannya itu adalah benar-benar asy Syekh al Quthub al Ghouts Sayyid Abu Muhammad Abdus Salam bin Masyisy al Hasani, rodhiyAllahu ‘anh, orang yang selama ini dicari-carinya. “Wahai anakku, hanya puji syukur alhamdulillah kita haturkan ke hadirat Allah SWT yang telah mempertemukan kita pada hari ini.” Berkata Syekh Abdus Salam lagi, “Ketahuilah, wahai anakku, bahwa sesungguhnya sebelum engkau datang ke sini, Rosululloh SAW telah memberitahukan kepadaku segala hal-ihwal tentang dirimu, serta akan kedatanganmu pada hari ini. Selain itu, aku juga mendapat tugas dari Beliau agar memberikan pendidikan dan bimbingan kepada engkau. Oleh karena itu, ketahuilah, bahwa kedatanganku ke sini memang sengaja untuk menyambutmu”.
 Selanjutnya, Beliau tinggal bersama dengan sang guru di situ sampai waktu yang cukup lama. Beliau banyak sekali mereguk ilmu-ilmu tentang hakikat ketuhanan dari Syekh Abdus Salam, yang selama ini belum pernah Beliau dapatkan. Tidak sedikit pula wejangan dan nasihat-nasihat yang asy Syekh berikan kepada beliau.
 Pada suatu hari dikatakan oleh asy Syekh kepada beliau, “Wahai anakku, hendaknya engkau semua senantiasa melanggengkan thoharoh (mensucikan diri) dari syirik. Maka, setiap engkau berhadats cepat-cepatlah bersuci dari ‘kenajisan cinta dunia’. Dan setiap kali engkau condong kepada syahwat, maka perbaikilah apa yang hampir menodai dan menggelincirkan dirimu.”

 Berkata asy Syekh Ibn Masyisy kepada beliau, “Pertajam pengelihatan imanmu, niscaya engkau akan mendapatkms Allah; Dalam segala sesuatu; Pada sisi segala sesuatu; Bersama segala sesuatu; Atas segala sesuatu; Dekat dari segala sesuatu; Meliputi segala sesuatu; Dengan pendekatan itulah sifatNya; Dengan meliputi itulah bentuk keadaanNya.”

 Di lain waktu guru beliau, rodhiyallahu ‘anh, itu mengatakan, “Semulia-mulia amal adalah empat disusul empat : KECINTAAN demi untuk Allah; RIDHO atas ketentuan Allah; ZUHUD terhadap dunia; dan TAWAKKAL atas Allah.
 Kemudian disusul pula dengan empat lagi, yakni MENEGAKKAN fardhu-fardbu Allah; MENJAUHI larangan-laranganAllah; BERSABAR terhadap apa-apa yang tidak berarti; dan WARO’ menjauhi dosa-dosa kecil berupa segala sesuatu yang melalaikan”.

Asy Syekh juga pernah berpesan kepada. beliau, “Wahai anakku, janganlah engkau melangkahkan kaki kecuali untuk Allah, sesuatu yang dapat mendatangkan kcridhoan Allah, dan jangan pula engkau duduk di suatu majelis kecuali yang aman dari murka Allah. Janganlah engkau bersahabat kecuali dengan orang yang bisa membantu engkau berlaku taat kepada-Nya. Serta jangan memilih sahabat karib kecuali orang yang bisa menambah keyakinanmu terhadap Allah”.
 Asy Syekh Abdus Salam sendiri adalah merupakan pribadi yang amat berpegang teguh kepada Kitab Allah dan as Sunnah. Walaupun pada kenyataannya Syekh Abil Hasan adalah muridnya, namun Syekh Abdus Salam juga amat mengagumi akan ilmu yang dimiliki oleh sang murid, terutama tentang Kitabullah dan Sunnah, disamping derajat kesholihan dan kewaliannya, serta kekeramatan Syekh Abul Hasan.
 Tetapi, dari semua yang Beliau terima dari asy Syekh, hal yang terpenting dan paling bersejarah dalam kehidupan Beliau di kemudian hari ialah diterimanya ijazah dan bai’at sebuah thoriqot dari asy Syekh Abdus Salam yang rantai silsilah thoriqot tersebut sambung-menyambung tiada putus sampai akhirnya berujung kepada Allah SWT. Silsilah thoriqot ini urut-urutannya adalah sebagai berikut :

 Beliau, asy Syekh al Imam Abil Hasan Ali asy Syadzily menerima bai’at thoriqot dari :
1. Asy Syekh al Quthub asy Syarif Abu Muhammad Abdus Salam bin Masyisy, Beliau menerima talgin dan bai’at dari
2. Al Quthub asy Syarif Abdurrahman al Aththor az Zayyat al Hasani al Madani, dari
3. Quthbil auliya’ Taqiyyuddin al Fuqoyr ash Shufy, dari
4. Sayyidisy Syekh al Quthub Fakhruddin, dari
5. Sayyidisy Syekh al Quthub NuruddinAbil HasanAli, dari
6. Sayyidisy Syekh Muhammad Tajuddin, dari
7. Sayyidisy Syekh Muhammad Syamsuddin, dari
8. Sayyidisy Syekh al Quthub Zainuddin al Qozwiniy, dari
9. Sayyidisy Syekh al Quthub Abi Ishaq Ibrohim al Bashri, dari
10. Sayyidisy Syekh al Quthub Abil Qosim Ahmad al Marwani, dari
11. Sayyidisy Syekh Abu Muhammad Said, dari
12. Sayyidisy Syekh Sa’ad, dari
13. Sayyidisy Syekh al Quthub Abi Muhammad Fatkhus Su’udi, dari
14. Sayyidisy Syekh al Quthub Muhammad Said al Ghozwaniy, dari
15. Sayyidisy Syekh al Quthub Abi Muhammad Jabir, dari
16. Sayyidinasy Syarif al Hasan bin Ali, dari
17. Sayyidina’Ali bin Abi Tholib, karromallahu wajhah, dari
18. Sayyidina wa Habibina wa Syafi’ina wa Maulana Muhammadin, shollollohu ‘alaihi wa aalihi wasallam, dari
19. Sayyidina Jibril, ‘alaihis salam, dari
20. Robbul ‘izzati robbul ‘alamin.

 Setelah menerima ajaran dan baiat thoriqot ini, dari hari ke hari Beliau merasakan semakin terbukanya mata hati beliau. Beliau banyak menemukan rahasia-rahasia Ilahiyah yang selama ini belum pernah dialaminya. Sejak saat itu pula Beliau semakin merasakan dirinya kian dalam menyelam ke dasar samudera hakekat dan ma’rifatulloh. Hal ini, selain berkat dari keagungan ajaran thoriqot itu sendiri, juga tentunya karena kemuliaan barokah yang terpancar dari ketaqwaan sang guru, asy Syekh Abdus Salam bin Masyisy, rodhiyAllahu ‘anh.
 Thoriqot ini pula, di kemudian hari, yaitu pada waktu Beliau kelak bermukim di negeri Tunisia dan Mesir, Beliau kembangkan dan sebar luaskan ke seluruh penjuru dunia melalui murid-murid beliau. Oleh karena Beliau adalah orang yang pertama kali mendakwahkan dan mengembangkan ajaran thoriqot ini secara luas kepada masyarakat umum, sehingga akhirnya masyhur di mana-mana, maka Beliau pun kemudian dianggap sebagai pendiri thoriqot ini yang pada akhirnya menisbatkan nama thoriqot ini dengan nama besar beliau, dengan sebutan “THORIQOT SYADZILIYAH”. Banyak para ulama dan pembesar-pembesar agama di seluruh dunia, dari saat itu sampai sekarang, yang mengambil berkah dari mengamalkan thoriqot ini. Sebuah thoriqot yang amat sederhana, tidak terlalu membebani bagi khalifah dan para guru mursyidnya serta para pengamalnya.

 Setelah cukup lama Beliau tinggal bersama asy Syekh, maka tibalah saat perpisahan antara guru dan murid. Pada saat perpisahan itu Syekh Abdus Salam membuat pemetaan kehidupan murid tercinta Beliau tentang hari-hari yang akan dilalui oleh Syekh Abil Hasan dengan mengatakan, “Wahai anakku, setelah usai masa berguru, maka tibalah saatnya kini engkau untuk beriqomah. Sekarang pergilah dari sini, lalu carilah sebuah daerah yang bernama SYADZILAH. Untuk beberapa waktu tinggallah engkau di sana. Kemudian perlu kau ketahui, di sana pula Allah ‘Azza wa Jalla akan menganugerahi engkau dengan sebuah nama yang indah, asy Syadzily.”

 “Setelah itu,” lanjut asy Syekh, “Kemudian engkau akan pindah ke negeri Tunisia. Di sana engkau akan mengalami suatu musibah dan ujian yang datangnya dari penguasa negeri itu. Sesudah itu, wahai anakku, engkau akan pindah ke arah timur. Di sana pulalah kelak engkau akan menerima warisan al Quthubah dan menjadikan engkau seorang Quthub.”
 Pada waktu akan berpisah, Beliau mengajukan satu permohonan kepada asy Syekh agar memberikan wasiat untuk yang terakhir kalinya, dengan mengatakan, “Wahai Tuan Guru yang mulia, berwasiatlah untukku.” Asy Syekh pun kemudian berkata, “Wahai Ali, takutlah kepada Allah dan berhati-hatilah terhadap manusia. Sucikanlah lisanmu daripada menyebut akan keburukan mereka, serta sucikanlah hatimu dari kecondongan terhadap mereka. Peliharalah anggota badanmu (dari segala yang maksiat, pen.) dan tunaikanlah setiap yang difardhukan dengan sempurna. Dengan begitu, maka sempurnalah Allah mengasihani dirimu.”
 Lanjut asy Syekh lagi, “Jangan engkau memperingatkan kepada mereka, tetapi utamakanlah kewajiban yang menjadi hak Allah atas dirimu, maka dengan cara yang demikian akan sempurnalah waro’mu.” “Dan berdoalah wahai anakku, ‘Ya Allah, rahmatilahlah diriku dari ingatan kepada mereka dan dari segala masalah yang datang dari mereka, dan selamatkanlah daku dari kejahatan mereka, dan cukupkanlah daku dengan kebaikan-kebaikanMu dan bukan dari kebaikan mereka, dan kasihilah diriku dengan beberapa kelebihan dari antara mereka. Ya Allah, sesungguhnya Engkaulah atas segala sesuatu Dzat Yang Maha Berkuasa.”‘
 Selanjutnya, setelah perpisahan itu, asy Syekh Abdus Salam bin Masyisy yang dilahirkan di kota Fes, Maroko, tetap tinggal di negeri kelahirannya itu sampai akhir hayat beliau. Sang Quthub nan agung ini meninggal dunia pada tahun 622 H./1225 M. Makam Beliau sampai saat ini ramai diziarahi kaum muslimin yang datang dari seluruh penjuru dunia.

 Seusai berpisah dengan asy Syekh Abdus Salam bin Masyisy, Beliau mulai menapaki perjalanan yang pertama sebagai apa yang telah dipetakan oleh sang guru, yaitu mencari sebuah desa bernama Syadzilah. Setelah dicari-cari, akhirnya sampailah Beliau di sebuah desa bernama Syadzilah yang terletak di wilayah negeri Tunisia. Pada saat Beliau tiba di desa itu, yang mengherankan, Beliau sudah disambut dan dielu-elukan oleh segenap penduduk Syadzilah, sedang Beliau sendiri tidak tahu siapa sebenarnya yang memberitakan akan kedatangan beliau. Tapi, itu sebuah kenyataan bahwa mereka dalam memberikan sambutan kepada Beliau tampak sekali terlihat dari raut wajah mereka suatu kegembiraan yang amat dalam, seakan mereka bisa bertemu dengan orang yang sudah lama dinanti-nantikan.

 Beliau tinggal di tengah-tengah desa Syadzilah hanya beberapa hari saja. Karena, sejak tiba di kota itu, Beliau telah memutuskan untuk tidak berlama-lama berada di tengah keramaian masyarakat. Beliau ingin bermukim di tempat yang tenang dan jauh dari hiruk-pikuknya orang-orang. Memang, tujuan Beliau datang ke kota itu, sesuai dengan petunjuk sang guru, semata-mata hanyalah untuk lebih meningkatkan dan menyempurnakan ibadah Beliau dengan cara menjauh dari masyarakat.
 Akhirnya, Beliau memilih tempat di luar kota Syadzilah, yaitu di sebuah bukit yang bernama Zaghwan. Maka, berangkatlah Beliau ke bukit itu dengan diiringi oleh sahabat Beliau bernama Abu Muhammad Abdullah bin Salamah al Habibie. Dia adalah seorang pemuda penduduk asli Syadzilah yang memiliki ketaqwaan dan telah terbuka mata hatinya (mukasyafah).

 Di bukit itu, Beliau melakukan laiihan-latihan ruhani dengan menerapkan disiplin diri yang tinggi. Setiap jengkal waktu, Beliau gunakan untuk menempa ruhani dengan melakukan riyadhoh, mujahadah dan menjalankan wirid-wirid sebagaimana yang telah diajarkan oleh guru beliau, asy Syekh Abdus Salam. Di bukit itu, Beliau melakukan uzlah dan suluk dengan cara menggladi nafsu sehingga benar-benar menjadi pribadi yang cemerlang dan istiqomah yang diliputi dengan rasa khidmah dan mahabbah kepada Allah dan Rasul-Nya.

 Untuk kehidupannya, Beliau bersama sahabat setianya, al Habibie, hanya mengambil tumbuhan yang ada di sekitar bukit Zaghwan itu saja. Tetapi, sejak Beliau bermukim di bukit itu, Allah SWT telah mengaruniakan sebuah mata air untuk memenuhi keperluan beliau.
 Pernah, pada suatu hari, Beliau menyaksikan gusi al Habibie terluka hingga mengeluarkan darah lantaran terkena ranting dari dedaunan yang dimakannya. Melihat hal itu, Leliau menjadi terharu karena sahabat yang setia mengiringinya harus mengalami kesakitan. Segera saja, setelah itu, Beliau mengajak al Habibie turun ke desa Syadzilah untuk mencari makanan yang lunak. Dan sekiranya telah tercukupi, maka Beliau berdua segera naik kembali ke bukit Zaghwan untuk meneruskan “perjalanan”. Memang, semenjak beruzlah di bukit itu, kadang-kadang Beliau berdua turun ke desa Syadzilah untuk berbagai keperluan.
 Berkaitan dengan pengalaman keruhanian, diceritakan oleh al Habibie, bahwa pada suatu ketika dia pernah melihat dalam pandangan mata batinnya, nampak segerombolan malaikat, ‘alaihimus sholatu was salam, mengerumuni asy Syekh. Bahkan, lanjut al Habibie, “Sebagian dari malaikat itu ada yang berjalan beriringan bersamaku dan ada pula yang bercakap-cakap dengan aku.” Tidak jarang pula dilihat oleh al Habibie arwah para waliyulloh yang secara berkelompok maupun sendiri-sendiri, mendatangi dan mengerubuti asy Syekh. Para wali-wali itu, rohimahumulloh, dikatakan oleh al Habibie, merasakan memperoleh berkah lantaran kedekatan dan kebersamaan mereka dengan asy Syekh.

 Sehubungan dengan nama desa Syadzilah, yang akhirnya bertautan dengan nama beliau, diceritakan oleh beliau, bahwa Beliau pada suatu ketika dalam fana’nya, pernah mengemukakan sebuah pertanyaan kepada Allah SWT, “Ya Robb, mengapa nama Syadzilah Engkau kaitkan dengan namaku ?” Maka, dikatakan kepadaku, “Ya Ali, Aku tidak menamakan engkau dengan nama asy Syadzily, tetapi asy Syaadz-ly (penekanan kata pada “dz”) yang artinya jarang (langka), yaitu karena keistimewaanmu dalam menyatu untuk berkhidmat demi untukKu dan demi cinta kepada-Ku.”
 Beliau tinggal di bukit Zaghwan itu sampai bertahun-tahun, sampai pada suatu hari, Beliau mendapatkan perintah dari Allah SWT agar turun dari bukit dan keluar dari tempat khalwatnya untuk segera mendatangi masyarakat.
 Diceritakan oleh beliau, begini, “Pada waktu itu telah dikatakan kepadaku, ‘Hai Ali, turun dan datangilah manusia-manusia, agar mereka memperoleh manfaat dari padamu !’ Lalu, akupun mengatakan, ‘Ya Allah, selamatkanlah diriku dari manusia banyak, karena aku tidak berkemampuan untuk bergaul dengan mereka’. Lalu dikatakan kepadaku, ‘Turunlah, wahai Ali ! Aku akan mendampingimu dengan keselamatan dan akan Aku singkirkan engkau dari marabahaya’. Aku katakan pula, ‘Ya Allah, Engkau serahkan diriku kepada manusia-manusia, termasuk apa yang aku makan dan harta yang aku pakai ?’ Maka, dikatakan kepadaku, ‘Hendaklah engkau menafkahkan dan Aku-lah yang mengisi, pilihlah dari jurusan tunai ataukah jurusan ghaib.”‘

Setelah selesai menjalani seperti apa yang telah dipetakan oleh asy Syekh Abdus Salam dan setelah mendapat perintah untuk keluar dari tempat uzlahnya guna mendatangi masyarakat, maka Beliau segera melanjutkan perjalanannya sesuai dengan pemetaan berikutnya, yaitu menuju ke kota Tunis.
 Kalau dirunut nasab maupun tempat kelahiran syekh agung ini, tidak didapati sebuah nama yang memungkinkan ia dinamakan Syadzili. Dan memang, nama tersebut adalah nama yang dia peroleh dalam perjalanan ruhaniah.

 Dalam hal ini Abul Hasan sendiri bercerita : “Ketika saya duduk di hadapan Syekh, di dalam ruang kecil, di sampingku ada anak kecil. Di dalam hatiku terbersit ingin tanya kepada Syekh tentang nama Allah. Akan tetapi, anak kecil tadi mendatangiku dan tangannya memegang kerah bajuku, lalu berkata, “Wahai, Abu al–Hasan, kamu ingin bertanya kepada Syekh tentang nama Allah, padahal sesungguhnya kamu adalah nama yang kamu cari, maksudnya nama Allah telah berada dalam hatimu. Akhirnya Syekh tersenyum dan berkata, “Dia telah menjawab pertanyaanmu”.

 Selanjutnya Syekh Abdussalam memerintahkan Abu al-Hasan untuk pergi ke daerah Afriqiyyah tepatnya di daerah bernama Syadzilah, karena Allah akan menyebutnya dengan nama Syadzili –padahal pada waktu itu Abu al-Hasan belum di kenal dengan nama tersebut-.
Sebelum berangkat Abu al-Hasan meminta wasiat kepada Syekh, kemudian dia berkata, “Ingatlah Allah, bersihkan lidah dan hatimu dari segala yang mengotori nama Allah, jagalah anggota badanmu dari maksiat, kerjakanlah amal wajib, maka kamu akan memperoleh derajat kewalian. Ingatlah akan kewajibanmu terhadap Allah, maka kamu akan memperoleh derajat orang yang wara’. Kemudian berdoalah kepada Allah dengan doa, “Allahumma arihnii min dzikrihim wa minal ‘awaaridhi min qibalihim wanajjinii min syarrihim wa aghninii bi khairika ‘an khairihim wa tawallanii bil khushuushiyyati min bainihim innaka ‘alaa kulli syai’in qadiir”.
 Selanjutnya sesuai petunjuk tersebut, Syekh Abu al-Hasan berangkat ke daerah tersebut untuk mengetahui rahasia yang telah dikatakan kepadanya. Dalam perjalanan ruhaniah kali ini dia banyak mendapat cobaan sebagaimana cobaan yang telah dialami oleh para wali-wali pilihan. Akan tetapi dengan cobaan tersebut justru semakin menambah tingkat keimanannya dan hatinya semakin jernih.
 Sesampainya di Syadzilah, yaitu daerah dekat Tunis, dia bersama kawan-kawan dan muridnya menuju gua yang berada di Gunung Za’faran untuk munajat dan beribadah kepada Allah SWT. Selama beribadah di tempat tersebut salah satu muridnya mengetahui bahwa Syekh Abu al-Hasan banyak memiliki keramat dan tingkat ibadahnya sudah mencapai tingkatan yang tinggi.

 Pada akhir munajat-nya ada bisikan suara , “Wahai Abu al-Hasan turunlah dan bergaul-lah bersama orang-orang, maka mereka akan dapat mengambil manfaat darimu, kemudian beliau berkata: “Ya Allah, mengapa Engkau perintahkan aku untuk bergaul bersama mereka, saya tidak mampu” kemudian dijawab: “Sudahlah, turun Insya Allah kamu akan selamat dan kamu tidak akan mendapat celaan dari mereka” kemudian beliau berkata lagi : “Kalau aku bersama mereka, apakah aku nanti makan dari dirham mereka? Suara itu kembali menjawab : “Bekerjalah, Aku Maha Kaya, kamu akan memperoleh rizik dari usahamu juga dari rizki yang Aku berikan secara gaib.

 Dalam dialog ilahiyah ini, dia bertanya kepada Allah, kenapa dia dinamakan syadzili padahal dia bukan berasal dari syadzilah, kemudian Allah menjawab: “Aku tidak menyebutmu dengan syadzili akan tetapi kamu adalah syadzdzuli, artinya orang yang mengasingkan untuk ber-khidmat dan mencintaiku”.
 Dialog ilahiyah yang sarat makna dan misi ini membuatnya semakin mantap menapaki dunia tasawuf. Tugas selanjutnya adalah bergaul bersama masyarakat, berbaur dengan kehidupan mereka, membimbing dan menyebarkan ajaran-ajaran Islam dan ketenangan hidup. Dan Tunis adalah tempat yang dituju wali agung ini.
 Di Tunis Abul Hasan tinggal di Masjid al-Bilath. Di sekitar tempat tersebut banyak para ulama dan para sufi. Di antara mereka adalah karibnya yang bernama al-Jalil Sayyidi Abu al-Azaim, Syekh Abu al-Hasan al-Shaqli dan Abu Abdillah al-Shabuni.

 Popularitas Syekh Abu al-Hasan semerbak harum di mana-mana. Aromanya sampai terdengar di telinga Qadhi al-Jama’ah Abu al-Qasim bin Barra’. Namun aroma ini perlahan membuatnya sesak dan gerah. Rasa iri dan hasud muncul di dalam hatinya. Dia berusaha memadamkan popularitas sufi agung ini. Dia melaporkan kepada Sultan Abi Zakaria, dengan tuduhan bahwa dia berasal dari golongan Fathimi.
 Sultan meresponnya dengan mengadakan pertemuan dan menghadirkan Syekh Abu al-Hasan dan Qadhi Abul Qosim. Hadir di situ juga para pakar fiqh. Pertemuan tersebut untuk menguji seberapa kemampuan Syekh Abu al-Hasan.

 Banyak pertanyaan yang dilontarkan demi menjatuhkan dan mempermalukan Abul Hasan di depan umum. Namun, sebagaimana kata-kata mutiara Imam Syafi’i, dalam ujian, orang akan terhina atau bertambah mulia. Dan nyatanya bukan kehinaan yang menimpa wali besar. Kemuliaan, keharuman nama justru semakin semerbak memenuhi berbagai lapisan masyarakat.
 Qadhi Abul Qosim menjadi tersentak dan tertunduk malu. Bukan hanya karena jawaban-jawaban as-Syadzili yang tepat dan bisa menepis semua tuduhan, tapi pengakuan Sultan bahwa Syekh Abu al-Hasan adalah termasuk pemuka para wali. Rasa iri dan dengki si Qadhi terhadap Syekh Abu al-Hasan semakin bertambah, kemudian dia berusaha membujuk Sultan dan berkata: “Jika tuan membiarkan dia, maka penduduk Tunis akan menurunkanmu dari singgasana”.

 Ada pengakuan kebenaran dalam hati, ada juga kekhawatiran akan lengser dari singgasana. Sultan demi mementingkan urusan pribadi, menyuruh para ulama’ fikih untuk keluar dari balairung dan menahan Syekh Abu al-Hasan untuk dipenjara dalam istana.

 Kabar penahanan Syekh Abul Hasan mendorong salah seorang sahabatnya untuk menjenguknya. Dengan penuh rasa prihatin si karib berkata, “Orang-orang membicarakanmu bahwa kamu telah melakukan ini dan itu”. Sahabat tadi menangis di depan Syekh Abu al-Hasan lalu dengan percaya diri dan kemantapan yang tinggi, Syekh tersenyum manis dan berkata, “Demi Allah, andaikata aku tidak menggunakan adab syara’ maka aku akan keluar dari sini –seraya mengisyaratkan dengan jarinya-. Setiap jarinya mengisyaratkan ke dinding maka dinding tersebut langsung terbelah, kemudian Syekh berkata kepadaku: “Ambilkan aku satu teko air, sajadah dan sampaikan salamku kepada kawan-kawan. Katakan kepada mereka bahwa hanya sehari saja kita tidak bertemu dan ketika shalat maghrib nanti kita akan bertemu lagi”.

 Tunis, kendatipun bisa dikatakan cikal bakal as-Syadzili menancapkan thariqah Syadziliyah namun itu bukan persinggahan terakhirnya. Dari Tunis, Syekh Abu al-Hasan menuju negara kawasan timur yaitu Iskandariah. Di sana dia bertemu dengan Syekh Abi al-Abbas al-Mursi. Pertemuan dua Syekh tadi memang benar-benar mencerminkan antara seorang mursyid dan murid.

 Adapun sebab mengapa Syekh pindah ke Mesir, beliau sendiri mengatakan, “Aku bermimpi bertemu baginda Nabi, beliau bersabda padaku : “Hai Ali… pergilah ke Mesir untuk mendidik 40 orang yang benar-benar takut kepadaku”.

 Di Iskandariah beliau menikah lalu dikarunia lima anak, tiga laki-laki, dan dua perempuan. Semasa di Mesir beliau sangat membawa banyak berkah. Di sana banyak ulama yang mengambil ilmu dari Syekh agung ini. Di antara mereka adalah hakim tenar Izzuddin bin Abdus-Salam, Ibnu Daqiq al-Iid , Al-hafidz al-Mundziri, Ibnu al-Hajib, Ibnu Sholah, Ibnu Usfur, dan yang lain-lain di Madrasah al-Kamiliyyah yang terletak di jalan Al-muiz li Dinillah.

 Selama berada di Tunisia, beliau bersahabat dan banyak berdiskusi dengan para Ulama dan kaum Sufi besar disana. Di antara mereka terdapat :
 • Syekh Abul Hasan Ali bin Makhluf As Syazili
• Abu Abdullah Al Shabuni
• Abu Muhammad Abdul Aziz Al-Paituni
• Abu Abdillah Al Binai Al Hayah
• Abu Abdillah Al-Jarihi
 Sedangkan diantara murud-murid beliau di Tunisia, dimana sebagian mereka adalah para Ulama kenamaan’ yaitu :
 • Izzudin bin Abdul Salam
• Taqiyudin bin Daqiqi’id
• Abul Adhim Al-Munziri
• Ibnu Shaleh
• Ibnu Hajib
• Jamaluddin Usfur
• Nabiuddin bin Auf
• Muhyiddin bin Suraqah
• Ibnu Yasin
 Diantara kemuliaan beliau, sebagaimana kesaksian sahabat seperjalanannya, bahwa diutusnya Syekh Abul Hasan Ali As Syazili oleh gurunya agar berangkat menuju Iskandaria, karena di kota itu telah menunggu 40 Waliyullah untuk meneruskan pelajaran kepada beliau.
 Dasar-dasar Pemikiran Syekh Abul Hasan Ali Asy Syadzili
• Seseorang yang ingin mendalami ajaran tasawuf, maka terlebih dahulu harus mendalami dan memahami ajaran Syari’ah.
• Beliau mengajarkan ajaran Tasawuf kepada murid-muridnya dengan menggunakan 7 kitab; yaitu :
 1. Khatam Al Auliyah karya Al Hakim At Tirmidzi ( menguraikan tentang masalah kewalian dan Kenabian )
2. Al Mawaqif wa Al Mukhatabah karya Syekh Muhammad bin Abdul Jabbar An Nifari ( menguraikan tentang kerinduan Tokoh sufi kepada Allah swt )
3. Qutub Qulub karya Abu Tholib Al Makki ( menguraikan pandangan tokoh sufi yang menjelaskan Syari’at dan hakikat bersatu )
4. Ihya Ulumuddin karya Imam Abu Hamid Muhammad Al Ghazali ( Paduan antara Syari’at dan Tasawuf )
5. Al Syifa’ karya Qadhi Iyadh ( dipergunakan untuk mengambil sumber Syarah-syarah dengan melihat tasawuf dari sudut pandang Ahli Fiqih )
6. Ar Risalah Qusyairiyah karya Imam Qusyairi ( dipergunakan beliau untuk permulaan dalam pengajaran Tasawuf )
7. Ar Muhararul Wajiz dan Al Hikam karya Ibnu Aththa’illah ( melengkapi pengetahuan dalam pengajian )

 Syekh Abu al-Abbas al-Mursy, murid kesayangan dan penerus thariqah Syadziliyah mengatakan bahwa gurunya setiap tahun menunaikan ibadah haji, kemudian tinggal di kota suci mulai bulan Rajab sampai masa haji habis. Seusai ibadah haji beliau pergi berziarah ke makam Nabi SAW di Madinah. Pada musim haji yang terakhir yaitu tahun 656H, sepulang dari haji beliau memerintahkan muridnya untuk membawa minyak wangi dan perangkat merawat jenazah lainnnya. Ketika muridnya bertanya untuk apa kesemuanya ini, beliau menjawab, “Di Jurang Humaistara (di propinsi Bahr al-Ahmar) akan terjadi kejadian yang pasti. maka di sanalah beliau meninggal. Beliau wafat pada tahun 656 H / 1258 M di Homaithira, Mesir. Hingga kini makamnya masih selalu diziarahi, baik oleh pengikut tarekat Syaziliyah atau bukan; yang menganggapnya sebagai waliyullah.

 Karya Syekh Abul Hasan Ali Asy Syadzili
 • Majmu’atul Ahzab ( Kumpulan Hizib-wirid )
• Mafakhirul ‘Aliyah
• Al Amin
• As Sirrul Jalil fi Khawashi Hasbunallah Wa Ni’mal Wakil
• Hizbus Syadzili ( partai terkenal di Afrika )
 Karomah Sayyidi Syekh Imam Abul Hasan Ali Asy Syadzili
 Sulthonul Auliya’ Syaikh Abul Hasan Asy Syadzili ra adalah seorang yang dianugerahi karomah yang sangat banyak, tidak ada yang bisa menghitung karomahnya kecuali Allah SWT. Dan sebagian dari karomah beliau antara lain adalah :
Allah SWt menganugerahkan kepada beliau kunci seluruh Asma-Asma, sehingga seandainya seluruh manusia dan jin menjadi penulis beliau (untuk menulis ilmu-ilmu beliau) mereka akan lelah dan letih, sedangkan ilmu beliau belum habis.
Beliau adalah sangat terpuji akhlaqnya, sifat mudah menolong dan kedermawanannya dari sejak usia anak-anak sampai ketika umur enam tahun telah mengenyangkan orang-orang yang kelaparan pada penduduk Negara Tunisia dengan uang yang berasal dari alam ghoib (uang pemberian Allah secara langsung kepada beliau.

Beliau didatangi Nabiyulloh Khidir as untuk menetapkan “wilayatul adzimah” kepada beliau (menjadi seorang wali yang mempunyai kedudukan tinggi) ketika beliau baru berusia enam tahun.
Beliau bisa mengetahui batin isi hati manusia
Beliau pernah berbicara dengan malaikat dihadapan murid-muridnya
Beliau menjaga murid-muridnya meskipun di tempat yang jauh
Beliau mampu memperlihatkan/menampakkan ka’bah dari negara Mesir
Beliau tidak pernah putus melihat/menjumpai Lailatul Qodar semenjak usia baligh hingga wafatnya beliau. Sehingga beliau berkata : Apabila Awal Puasa ramadhan jatuh pada hari Ahad maka Lailatul Qodarnya jatuh pada malam 29, Awal Puasa pada hari Senin Lailatul Qodarnya malam 21, Awal puasa pada hari Selasa Lailatul Qodarnya malam 27, Awal puasa pada hari Rabu Lailatul Qodarnya malam 19, awal puasa pada hari Kamis Lailatul Qodarnya malam 25, awal puasa pada hari jum’at maka Lailatul Qodarnya pada malam 17, sedangkan bila awal puasa pada hari Sabtu maka Lailatul Qodarnya jatuh pada malam 23.
Barang siapa yang meninggal dan dikubur sama dengan hari meninggal dan dikuburkannya beliau, maka Allah akan mengampuni seluruh dosanya
Doa Beliau Mustajabah (dikabulkan oleh Allah SWT)
Beliau tidak pernah terhalang sekejap mata pandangannya dari Rasulullah saw selama 40 tahun (artinya beliau selalu berjumpa dengan Rasulullah selama 40 tahun)
Beliau dibukakan (oleh Allah) bisa melihat lembaran buku murid-murid yang masuk kedalam thoriqohnya, padahal lebar bukunya tersebut berukuran sejauh mata memandang. Hal ini berlaku bagi orang yang langsung baiat kepada beliau dan juga bagi orang sesudah masa beliau sampai dengan akhir zaman. Dan seluruh murid-muridnya (pengikut thoriqohnya) diberi karunia bebas dari neraka. Syaikh Abul Hasan Asy Syadzili ra sungguh telah digembirakan diberi karunia, barang siapa yang melihat beliau dengan rasa cinta dan rasa hormat tidak akan mendapatkan celaka.
Beliau menjadi sebab keselamatan murid-muridnya/pengikutnya (akan memberikan syafaat di akhirat)
Beliau berdo’a kepada Allah SWT, agar menjadikan tiap-tiap wali Qutub sesudah beliau sampai akhir zaman diambil dari golongan thoriqohnya. Dan Allah telah mengabulkan Do’a beliau tersebut. Maka dari itu wali Qutub sesudah masa beliau sampai akhir zaman diambil dari golongan pengikut beliau.
Syaikh Abul Abbas Al Mursi ra berkata : “Apabila Allah SWT menurunkan bala/bencana yang bersifat umum maka pengikut thoriqoh syadziliyah akan selamat dari bencana tersebut sebab karomah syaikh Abul Hasan Asy Syadzili ra”.
Syaikh Syamsudin Al-Hanafi ra mengatakan bahwa pengikut thoriqoh syadziliyah dikaruniai kemulyaan tiga macam yang tidak diberikan pada golongan thoriqoh yang lainnya :
a. Pengikut thoriqoh Syadziliyah telah dipilih di lauhil mahfudz
b. Pengikut thgoriqoh syadziliyah apabila jadzab/majdub akan cepat kembali seperti sedia kala.
c. Seluruh Wali Qutub yang diangkat sesudah masa syaikh Abul Hasan Asy Syadzili ra akan diambil dari golongan ahli thoriqoh Sadziliyah.
Apabila beliau mengasuh/mengajar murid-muridnya sebentar saja, sudah akan terbuka hijab.
Pada suatu ketika, Sultan Abi Zakaria dikejutkan dengan berita bahwa budak perempuan yang paling disenangi dan paling dibanggakan terserang penyakit langsung meninggal. Ketika mereka sedang sibuk memandikan budak itu untuk kemudian dishalati, mereka lupa bara api yang masih menyala di dalam gedung. Tanpa ampun bara api tadi melalap pakaian, perhiasan, harta kekayaan, karpet dan kekayaan lainnya yang tidak bisa terhitung nilainya.

Sembari merenung dan mengevaluasi kesalahan masa lalu, Sultan yang pernah menahan Syekh Syadzili karena hasudan qadhi Abul Qosim tersadar bahwa kejadian-kejadian ini karena sikap dia terhadap Syekh Abu al-Hasan. Dan demi melepaskan ‘kutukan’ ini saudara Sultan yang termasuk pengikut Syekh Abu al-Hasan meminta maaf kepada Syekh, atas perlakuan Sultan kepadanya. Cerita yang sama juga dialami Ibnu al-Barra. Ketika mati ia juga banyak mengalami cobaan baik harta maupun agamanya.
Di antara karomahnya adalah, Abul Hasan berkata, “Ketika dalam suatu perjalanan aku berkata, “Wahai Tuhanku, kapankah aku bisa menjadi hamba yang banyak bersyukur kepada-Mu?, kemudian beliau mendengar suara , “Yaitu apabila kamu berpendapat tidak ada orang yang diberi nikmat oleh Allah kecuali hanya dirimu. Karena belum tahu maksud ungkapan itu aku bertanya, “Wahai Tuhanku, bagaimana saya bisa berpendapat seperti itu, padahal Engkau telah memberikan nikmat-Mu kepada para Nabi, ulama’ dan para penguasa.

Suara itu berkata kepadaku, “Andaikata tidak ada para Nabi, maka kamu tidak akan mendapat petunjuk, andaikata tidak ada para ulama’, maka kamu tidak akan menjadi orang yang taat dan andaikata tidak ada para penguasa, maka kamu tidak akan memperoleh keamanan. Ketahuilah, semua itu nikmat yang Aku berikan untukmu”.
Di antara karomah sudi agung ini adalah, ketika sebagian para pakar fiqh menentang Hizib Bahr, Syekh Syadzili berkata, “Demi Allah, saya mengambil hizib tersebut langsung dari Rasulullah saw harfan bi harfin (setiap huruf)”.

Di antara karomah Syekh Syadzili adalah, pada suatu ketika dalam satu majlis beliau menerangkan bab zuhud. Beliau waktu itu memakai pakaian yang bagus. Ketika itu ada seorang miskin ikut dalam majlis tersebut dengan memakai pakaian yang jelek. Dalam hati si miskin berkata, “Bagaimana seorang Syekh menerangkan bab zuhud sedangkan dia memakai pakaian seperti ini?, sebenarnya sayalah orang yang zuhud di dunia”.

Tiba-tiba Syekh berpaling ke arah si miskin dan berkata, “Pakaian kamu ini adalah pakaian untuk menarik simpatik orang lain. Dengan pakaianmu itu orang akan memanggilmu dengan panggilan orang miskin dan menaruh iba padamu. Sebaliknya pakaianku ini akan disebut orang lain dengan pakaian orang kaya dan terjaga dari meminta-minta”.

Sadar akan kekhilafannya, si miskin tadi beranjak berlari menuju Syekh Syadzili seraya berkata, “Demi Allah, saya mengatakan tadi hanya dalam hatiku saja dan saya bertaubat kepada Allah, ampuni saya Syekh”. Rupanya hati Syekh terharu dan memberikan pakaian yang bagus kepada si miskin itu dan menunjukkannya ke seorang guru yang bernama Ibnu ad Dahan. Kemudian syekh berkata, “Semoga Allah memberikan kasih sayang-Nya kepadamu melalui hati orang-orang pilihan. Dan semoga hidupmu berkah dan mendapatkan khusnul khatimah”.

 Rasulullah saw memberikan izin bagi orang yang berdo’a Kepada Allah SWT dengan bertawasul kepada Syaikh Abul Hasan Asy Syadzili.
 Pendapat Ulama tentang Syekh Abul Hasan Ali Asy Syadzili
 • Al-Manawi berkata : ketika ditanya orang siapa Syekh nya; Syekh Abu Hasan Ali menjawab : “Adapun pada masa lalu, Syekh Abdus Salam Masyisy, sekarang aku minum dari sepuluh lautan, lima diantaranya di langit dan lima di bumi.”
• Al-Mursi berkata : “Allah swt pernah membukakan tabir pemandanganku, maka Ku lihat Syekh Abu Madyan bergantung di tiang Arasy. Aku mengajukan pertanyaan :
”Berapa banyak ilmu anda?”
Dia menjawab :”71”
Aku bertanya lagi : “Apa Jabatanmu?”
Dia menjawab :”Khalifah keempat dan pemimpin 7 wali Abdal
Kutanya lagi :”Bagaimana pendapatmu tentang Abu Hasan
Asy-Syazili?”
Dia menjawab :”Dia lebih dari padaku dengan 40 Ulama, dia
Adalah samudera tidak bertepi.”
• Abu Abdullah As-Syatibi berkata : “ Aku setiap malam mengadakan hubungan dengan Syekh Abu Hasan beberap kali. Aku mohon berbagai hajat kepada Allah swt, dengan perantaraannya. Ternyata hajatku dikabulkan Allah swt. Pada suatu malam, aku bermimpi bertemu Rasulullah saw. Aku bertanya kepada beliau :

 ”Wahai Rasulullah saw, relakah rasul kepada Abu Hasan. Aku selalu bermohon kepada Allah swt dengan perantaraan beliau, ternyata doa’ ku makbul. Bagaimana pendapat Rasulullah tentang dirinya?
 Beliau bersabda :
 “Abu Hasan itu adalah putraku, secara rohaniah. Anak adalah bagian dari Ayah. Siapa yang berpegang kepada sebagian, berarti sesungguhnya berpegang pada semua. Apabila kamu meminta kepada Allah swt dengan perantaraan Syekh Abu Hasan, maka sesungguhnya kamu telah memohon kepada Allah swt dengan perantaraanku.”

 Wasiat dan Nasihat Syekh Abul Hasan Ali Asy Syadzili
 • Jika Kasyaf bertentangan dengan Al Qur’an dan Sunah, tinggalkanlah Kasyaf dan berpeganglah pada Al Qur’an dan Sunah. Katakana pada dirimu : Sesungguhnya Allah swt menjamin keselamatan saya dalam kitabnya dan sunah Rasulnya dari kesalahan, bukan dari Kasyaf, Ilham, maupun Musyahadah sebelum mencari kebenarannya dalam Al Qur’an dan Sunah terlebih dahulu.
 • Kembalilah dari menentang Allah swt, maka engkau menjadi Ahli Tauhid. Berbuatlah sesuai dengan rukun-rukun Syara’, maka engkau menjadi Ahli Sunah. Gabungkanlah keduanya, maka engkau menuju kesejatian.

 • Jika engkau menginginkan bagian dari anugerah para wali, berpalinglah dari manusia kecuali dia menunjukkanmu kepada Allah swt dengan cara yang benar dan tidak bertentangan dengan Al Qur’an dan Sunah.
 • Seandainya kalian mengajukan permohonan kepada Allah swt, sampaikan lewat Imam Abu Hamid Muhammad Al Ghazali. Kitab Ihya Ulumuddin Al Ghazali mewariskan Ilmu; sedangkan Qutub Qulub Al Makki mewariskan cahaya kepada kalian.
 • Ketuklah pintu zikir dengan hasrat dan sikap sangat membutuhkan kepada Allah swt melalui kontemplasi, menjauhkan diri segala hal selain Allah swt. Lakukanlah dengan menjaga rahasia batin, agar jauh dari bisikan nafsu dalam seluruh nafas dan jiwa, sehingga kalian memilki kekayaan rohani. Tuntaskan lisanmu dengan berzikir, hatimu untuk tafakur dan tubuhmu untuk menuruti perintah-Nya. Dengan demikian kalian bisa tergolong orang-orang saleh.

 • Manakala zikir terasa berat di lisanmu, sementara pintu kontemplasi tertutup, ketahuilah bahwa hal itu semata-mata karena dosa-dosamu atau kemunafikan dalam hatimu. Tak ada jalan bagimu kecuali bertobat, memperbaiki diri, hanya menggantungkan diri kepada Allah swt dan ikhlas beragama
Dasar-dasar ajaran Syekh Abul Hasan Ali Asy Syadzili bahwa seseorang yang ingin mendalami ajaran tasawuf, maka terlebih dahulu harus mendalami dan memahami ajaran Syari’ah. Beliau mengajarkan ajaran Tasawuf kepada murid-muridnya dengan menggunakan 7 kitab; yaitu :
1. Khatam Al Auliyah karya Al Hakim At Tirmidzi ( menguraikan tentang masalah kewalian dan Kenabian )
2. Al Mawaqif wa Al Mukhatabah karya Syekh Muhammad bin Abdul Jabbar An Nifari ( menguraikan tentang kerinduan Tokoh sufi kepada Allah SWT )
3. Qutub Qulub karya Abu Tholib Al Makki ( menguraikan pandangan tokoh sufi yang menjelaskan Syari’at dan hakikat bersatu )
4. Ihya Ulumuddin karya Imam Abu Hamid Muhammad Al Ghazali ( Paduan antara Syari’at dan Tasawuf )
5. Al Syifa’ karya Qadhi Iyadh ( dipergunakan untuk mengambil sumber Syarah-syarah dengan melihat tasawuf dari sudut pandang Ahli Fiqih )
6. Ar Risalah Qusyairiyah karya Imam Qusyairi ( dipergunakan beliau untuk permulaan dalam pengajaran Tasawuf )
7. Ar Muhararul Wajiz dan Al Hikam karya Ibnu Aththa’illah ( melengkapi pengetahuan dalam pengajian ).
Syekh Abul Hasan Ali Asy Syadzili wafat pada tahun 656 H / 1258 M di Homaithira, Mesir. Hingga kini makamnya masih selalu diziarahi, baik oleh pengikut tarekat Syaziliyah atau bukan; yang menganggapnya sebagai waliyullah. Karya Syekh Abul Hasan Ali Asy Syadzili • Majmu’atul Ahzab ( Kumpulan Hizib-wirid ) • Mafakhirul ‘Aliyah • Al Amin • As Sirrul Jalil fi Khawashi Hasbunallah Wa Ni’mal Wakil • Hizbus Syadzili (partai terkenal di Afrika)
 Pendapat Ulama tentang Syekh Abul Hasan Ali Asy Syadzili • Al-Manawi berkata : ketika ditanya orang siapa Syekh nya; Syekh Abu Hasan Ali menjawab: “Adapun pada masa lalu, Syekh Abdus Salam Masyisy, sekarang aku minum dari sepuluh lautan, lima diantaranya di langit dan lima di bumi.”
•Al-Mursi berkata : “Allah SWT pernah membukakan tabir pemandanganku, maka Ku lihat Syekh Abu Madyan bergantung di tiang Arasy. Aku mengajukan pertanyaan : ”Berapa banyak ilmu anda?”  Dia menjawab :”71” Aku bertanya lagi : “Apa Jabatanmu?” Dia menjawab :”Khalifah keempat dan pemimpin 7 wali Abdal Kutanya lagi :”Bagaimana pendapatmu tentang Abu Hasan Asy-Syazili?” Dia menjawab :”Dia lebih dari padaku dengan 40 Ulama, dia adalah samudera tidak bertepi.”
• Abu Abdullah As-Syatibi berkata: “ Aku setiap malam mengadakan hubungan dengan Syekh Abu Hasan beberap kali. Aku mohon berbagai hajat kepada Allah SWT, dengan perantaraannya. Ternyata hajatku dikabulkan Allah SWT. Pada suatu malam, aku bermimpi bertemu Rasulullah saw. Aku bertanya kepada beliau : ”Wahai Rasulullah saw, relakah rasul kepada Abu Hasan. Aku selalu bermohon kepada Allah SWT dengan perantaraan beliau, ternyata doa’ ku makbul. Bagaimana pendapat Rasulullah tentang dirinya?
Beliau bersabda : “Abu Hasan itu adalah putraku, secara rohaniah. Anak adalah bagian dari Ayah. Siapa yang berpegang kepada sebagian, berarti sesungguhnya berpegang pada semua. Apabila kamu meminta kepada Allah SWT dengan perantaraan Syekh Abu Hasan, maka sesungguhnya kamu telah memohon kepada Allah SWT dengan perantaraanku.” Wasiat dan Nasihat Syekh Abul Hasan Ali Asy Syadzili
• Jika Kasyaf bertentangan dengan Al Qur’an dan Sunah, tinggalkanlah Kasyaf dan berpeganglah pada Al Qur’an dan Sunah. Katakan pada dirimu : Sesungguhnya Allah SWT menjamin keselamatan saya dalam kitabnya dan sunah Rasulnya dari kesalahan, bukan dari Kasyaf, Ilham, maupun Musyahadah sebelum mencari kebenarannya dalam Al Qur’an dan Sunah terlebih dahulu.
• Kembalilah dari menentang Allah SWT, maka engkau menjadi Ahli Tauhid. Berbuatlah sesuai dengan rukun-rukun Syara’, maka engkau menjadi Ahli Sunah. Gabungkanlah keduanya, maka engkau menuju kesejatian.
• Jika engkau menginginkan bagian dari anugerah para wali, berpalinglah dari manusia kecuali dia menunjukkanmu kepada Allah SWT dengan cara yang benar dan tidak bertentangan dengan Al Qur’an dan Sunah.
• Seandainya kalian mengajukan permohonan kepada Allah SWT, sampaikan lewat Imam Abu Hamid Muhammad Al Ghazali. Kitab Ihya Ulumuddin Al Ghazali mewariskan Ilmu; sedangkan Qutub Qulub Al Makki mewariskan cahaya kepada kalian.
• Ketuklah pintu zikir dengan hasrat dan sikap sangat membutuhkan kepada Allah SWT melalui kontemplasi, menjauhkan diri segala hal selain Allah SWT. Lakukanlah dengan menjaga rahasia batin, agar jauh dari bisikan nafsu dalam seluruh nafas dan jiwa, sehingga kalian memilki kekayaan rohani. Tuntaskan lisanmu dengan berzikir, hatimu untuk tafakur dan tubuhmu untuk menuruti perintah-Nya. Dengan demikian kalian bisa tergolong orang-orang saleh.
• Manakala zikir terasa berat di lisanmu, sementara pintu kontemplasi tertutup, ketahuilah bahwa hal itu semata-mata karena dosa-dosamu atau kemunafikan dalam hatimu. Tak ada jalan bagimu kecuali bertobat, memperbaiki diri, hanya menggantungkan diri kepada Allah SWT dan ikhlas beragama.
 Sulthonul Auliya’ Syaikh Abul Hasan Asy Syadzili ra adalah seorang yang dianugerahi karomah yang sangat banyak, tidak ada yang bisa menghitung karomahnya kecuali Allah SWT. Dan sebagian dari karomah beliau antara lain Allah SWT menganugerahkan kepada beliau kunci seluruh Asma-Asma, sehingga seandainya seluruh manusia dan jin menjadi penulis beliau (untuk menulis ilmu-ilmu beliau) mereka akan lelah dan letih, sedangkan ilmu beliau belum habis.
 Beliau adalah sangat terpuji akhlaqnya, sifat mudah menolong dan kedermawanannya dari sejak usia anak-anak sampai ketika umur enam tahun telah mengenyangkan orang-orang yang kelaparan pada penduduk Negara Tunisia dengan uang yang berasal dari alam ghoib (uang pemberian Allah secara langsung kepada beliau.
 Beliau didatangi Nabiyulloh Khidir as untuk menetapkan “wilayatul adzimah” kepada beliau (menjadi seorang wali yang mempunyai kedudukan tinggi) ketika beliau baru berusia enam tahun.
 Beliau bisa mengetahui batin isi hati manusia, Beliau pernah berbicara dengan malaikat dihadapan murid-muridnya, Beliau menjaga murid-muridnya meskipun di tempat yang jauh, Beliau mampu memperlihatkan/menampakkan ka’bah dari negara Mesir, Beliau tidak pernah putus melihat/menjumpai Lailatul Qodar semenjak usia baligh hingga wafatnya beliau. Sehingga beliau berkata : Apabila Awal Puasa ramadhan jatuh pada hari Ahad maka Lailatul Qodarnya jatuh pada malam 29, Awal Puasa pada hari Senin Lailatul Qodarnya malam 21, Awal puasa pada hari Selasa Lailatul Qodarnya malam 27, Awal puasa pada hari Rabu Lailatul Qodarnya malam 19, awal puasa pada hari Kamis Lailatul Qodarnya malam 25, awal puasa pada hari jum’at maka Lailatul Qodarnya pada malam 17, sedangkan bila awal puasa pada hari Sabtu maka Lailatul Qodarnya jatuh pada malam 23.

 Barang siapa yang meninggal dan dikubur sama dengan hari meninggal dan dikuburkannya beliau, maka Allah akan mengampuni seluruh dosanya, Doa Beliau Mustajabah (dikabulkan oleh Allah SWT),
Beliau tidak pernah terhalang sekejap mata pandangannya dari Rasulullah saw selama 40 tahun (artinya beliau selalu berjumpa dengan Rasulullah selama 40 tahun), Beliau dibukakan (oleh Allah) bisa melihat lembaran buku murid-murid yang masuk kedalam thoriqohnya, padahal lebar bukunya tersebut berukuran sejauh mata memandang. Hal ini berlaku bagi orang yang langsung baiat kepada beliau dan juga bagi orang sesudah masa beliau sampai dengan akhir zaman. Dan seluruh murid-muridnya (pengikut thoriqohnya) diberi karunia bebas dari neraka. Syaikh Abul Hasan Asy Syadzili ra sungguh telah digembirakan diberi karunia, barang siapa yang melihat beliau dengan rasa cinta dan rasa hormat tidak akan mendapatkan celaka.
 Beliau menjadi sebab keselamatan murid-muridnya/pengikutnya (akan memberikan syafaat di akhirat). Beliau berdo’a kepada Allah SWT, agar menjadikan tiap-tiap wali Qutub sesudah beliau sampai akhir zaman diambil dari golongan thoriqohnya. Dan Allah telah mengabulkan Do’a beliau tersebut. Maka dari itu wali Qutub sesudah masa beliau sampai akhir zaman diambil dari golongan pengikut beliau.
 Syaikh Abul Abbas Al Mursi ra berkata : “Apabila Allah SWT menurunkan bala/bencana yang bersifat umum maka pengikut thoriqoh syadziliyah akan selamat dari bencana tersebut sebab karomah syaikh Abul Hasan Asy Syadzili ra”. Apabila beliau mengasuh/mengajar murid-muridnya sebentar saja, sudah akan terbuka hijab. Rasulullah saw memberikan izin bagi orang yang berdo’a Kepada Allah SWT dengan bertawasul kepada Syaikh Abul Hasan Asy Syadzili.

Nah demikian sekilas gambaran sosok sang syaikh. Semoga kita bisa mengambil hikmah dan pembelajaran bagi kehidupan kita sekarang. Terakhir mari kita berefleksi: “Jika engkau telah berusia empat puluh tahun, maka segeralah untuk memperbanyak amal shaleh siang maupun malam. Sebab, waktu pertemuanmu dengan Allah ‘Azza wa Jalla semakin dekat. Ibadah yang kau kerjakan saat ini tidak mampu menyamai ibadah seorang pemuda yang tidak menyia-nyiakan masa mudanya. Bukankah selama ini kau sia-siakan masa muda dan kekuatanmu. Andaikata saat ini kau ingin beramal sekuat-kuatnya, tenagamu sudah tidak mendukung lagi.

 Oleh karena itu beramallah sesuai kekuatanmu. Perbaikilah masa lalumu dengan banyak berdzikir, sebab tidak ada amal yang lebih mudah dari dzikir. Dzikir dapat kamu lakukan ketika berdiri, duduk, berbaring maupun sakit. Dzikir adalah ibadah yang paling mudah. Rasulullah saw bersabda : Dan hendaklah lisanmu basah dengan berdzikir kepada Allah SWT. Bacalah secara berkesinambungan doa’ dan dzikir apapun yang mudah bagimu. Pada hakikatnya engkau dapat berdzikir kepada Allah SWT adalah karena kebaikannya. Ia akan mengaruniamu. (Ibnu ‘Atha illah Askandari)

 ”Ketahuilah, sebuah umur yang awalnya disia-siakan, seyogyanya sisanya dimanfaatkan. Jika seorang ibu memiliki sepuluh anak dan sembilan diantaranya meninggal dunia. Tentu ia akan lebih mencintai satu-satunya anak yang masih hidup itu. Kamu telah menyia-nyiakan sebagian besar umurmu, oleh karena itu jagalah sisa umurmu yang sangat sedikit itu.

Demi Allah, sesungguhnya umurmu bukanlah umur yang dihitung sejak engkau lahir, tetapi umurmu adalah umur yang dihitung sejak hari pertama engkau mengenal Allah SWT. (Ibnu ‘Atha illah Askandari)
 ”Seseorang yang telah mendekati ajalnya (berusia lanjut) dan ingin memperbaiki segala kekurangannya di masa lalu, hendaknya dia banyak membaca dzikir yang ringkas tetapi berpahala besar. Dzikir semacam itu akan membuat sisa umur yang pendek menjadi panjang, seperti dzikir yang berbunyi: Maha suci Allah yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya, (kalimat ini kuucapkan) sebanyak jumlah ciptaan-Nya, sesuai dengan yang ia sukai, seberat timbangan Arsy-Nya dan setara dengan jumlah kata-kata-Nya.
Jika sebelumnya kau sedikit melakukan shalat dan puasa sunah, maka perbaikilah kekuranganmu dengan banyak bershalawat kepada Rasulullah saw.

 Andaikata sepanjang hidupmu engkau melakukan segala jenis ketaatan dan kemudian Allah SWT bershalawat kepadamu sekali saja, maka satu shalawat Allah ini akan mengalahkan semua amalmu itu. Sebab, engkau bershalawat kepada Rasulullah sesuai dengan kekuatanmu, sedangkan Allah SWT bershalawat kepadamu sesuai dengan kebesaran-Nya. Ini jika Allah SWT bershalawat kepadamu sekali, lalu bagaimana jika Allah SWT membalas setiap shalawatmu dengan sepuluh shalawat sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah Hadits Shahih?
Betapa indah hidup ini jika kau isi dengan ketaatan kepada Allah SWT, dengan berdzikir kepada-Nya dan bershalawat kepada Rasulullah SAW.”

( Ibnu ‘Atha illah Askandari ) @@@.
SAMUDERADOA BLOG (samuderadoa.blogspot.com)

Assalamualaikum... Selamat datang sedulur spiritualis.Salam sejahtera dan berkah serta sukses slalu untuk semuanya...aamiin. Blog ini adalah wadah untuk ajang silaturahmi dan saling berbagi untuk menambah pengetahuan, wawasan, serta pengalaman. Bagi saudara ku yg mempunyai pengetahuan dan ingin berbagi atau ingin belajar dalam hal supranatural silahkan untuk komentar dan saling tegur sapa di artikel artikel yang telah di posting diblog ini. Dengan syarat memakai nickname dan komentar yg sopan santun. Bagi pendatang baru atau pun yang lama yg ingin menjadi anggota ataupun qobiltu amalan yg sudah dishare silahkan bergabung di postingan/artikel "daftar anggota "warga samuderadoa (WSD)". Terimakasih atas pertisipasinya melestrikan kebudayaan dan perbendaharaan ilmu nusantara...

Salam sejahtera untuk semuanya...

PENGIRIMAN ARTIKEL

Silahkan mengirimkan artikel keilmuan ataupun wawasan serta pengalaman spiritual yang bermanfaat ke alamat email: samuderadoa2013@gmail.com Artikel yg dikirim hendaknya orisinil tulisan sendiri dan bukan copas dari blog lain. Jika copas cantumkan sumbernya. Bagi yang ingin konsultasi tulis judul di email anda "KONSULTASI". Bagi yg ingin kirim artikel keilmua tulis judul di email anda "ARTIKEL KEILMUAN"

Salam...

HARAP DI PERHATIKAN!!!

Bagi para saudaraku yg ingin mengamalkan keilmuan ataupun amalan hikmah yg sdh dishare diblog ini, kami sarankan untuk berkonsultasi/mohon ijin/qobiltu kepada yg mengijazahkan. Sebelum mengamalkan sesuatu lebih baik sholat hajat dan istikhoroh meminta petunjuk kepada yg maha kuasa. Bagi yg tidak mempuanyai guru silahkan mencari orang yang faham, ustadz atau kiayi didaerah masing-masing yg sekiranya bisa membimbing dan mengarahkan saudaraku semua kepada jalan yg lebih baik. Silahkan yang ingin share artikel dari blog ini Kami persilahkan.


Salam rahayu dan sejahtera untk sedulurku semuanya....

Sekedar masukan bagi para pembaca dan bagi para sedulur semuanya jika masih kesulitan dan selalu gagal dalam mempelajari Amalan di blog ini ataupun amalan-amalan ilmu hikmah/kebatinan lainya kemungkinan aliran chakra anda masih terkunci, tertutup belum terbuka sehingga sulit dalam menangkap sinyal-sinyal ghoib dan sulit dalam konsentrasi dan tidak bisa fokus, saya sarankan aliran chakra/aura anda perlu di buka terlebih dahulu oleh orang yang mempunyai kemampuan membuka chakra/aura anda.

Dengan mengharap ridho Allah SWT, jika para sedulur berkenan ijinkan kami untuk menawarkan kepada sedulur sekalian untuk membuka aliran chakra/aura anda.

jika niat anda sudah yakin ingin membuka Chakra/Aura anda, sedulur bisa hubungi no ini 089652792664 atau bisa email ke: transferilmubatin@gmail.com

Sedulur tidak usah khawatir tentang apakah ini suatu penipuan atau kebohongan belaka,kami berikan garansi mahar kembali dalam 1 minggu jika anda tidak merasakan apa-apa.

Ketika proses nanti anda akan merasakan sendiri energi yg masuk ke tangan anda ketika proses berlangsung,
Reaksi biasanya tangan sprti ksetrum kcil, hangat dan dingin, kepala terasa berat dan lain-lain.

Nb: syarat dan mahar berlaku.

Bgi yg serius silhkn jangan sungkan untuk menghubungi kami
kami percaya kepada anda dan andapun seharusnya mempercayai kami..agar terjalin silahturahmi yang erat antar sesama manusia.

Follow by Email